
Tiba tiba saja bulu punuk toni merinding karena si wanita masuk dalam ruangan yang
Begitu mengerikan dan sangat gelap gulita,
Toni merasa ada yang aneh segera menekan
Tombol lift,
Tetapi lift tidak mau tertutup membuat toni
Semakin panik dan gelisah,tiba tiba saja ada
Suara berasal dari kegelapan yang akan
Menghampiri dirinya.
Namun toni berusaha menekan terus tombol
Nya,karena suara itu seperti semakin dekat
Sehingga keringat dingin bercucuran, akhirnya
Pintu lift tertutup.
Dia pun menarik nafas dalam-dalam,tetapi
Rasa lega itu kian musnah,dikarenakan lift itu
Terbuka.tetapi lift itu kembali ke lantai 17.
"Gak mungkin!..tadi gue tekan tombol dasar?!''
Dia semakin panik dan ketakutan,lalu dia keluar dari lift itu dan mencari tangga darurat.
Toni berlari menuju ke tangga darurat,namun
Apes nya Pintu nya terkunci.
Toni kembali berlari menuju ke lift, langkah Nya pun terhenti karena melihat seorang
Wanita tadi bersama di lift.wanita itu di Depan lift bertingkah aneh.
Wanita itu terus menunduk dan menggedor
Pintu lift, toni memberanikan diri untuk dekat
Dengan wanita itu.
"Mbak,gak a..pa apa kan?" tanya toni dengan
Badan gemetar,si wanita itu lalu berhenti dan
Menengok ke arah toni,
Alangkah kagetnya toni membuat kan mata
Karena wajah wanita itu mengerikan,dengan
Penuh darah dan mata sebelah tak ada.
''Aaarrggg!...setann!!.'' toni berlari ke arah Tangga darurat lagi,dan berhasil terbuka dia
Berlari dengan tergesa-gesa sehingga kakinya
Terpeleset dan menggelinding,
Lalu kepalanya terbentur,dia melihat wanita Itu dekat di samping nya.akhirnya toni tak
Sadar kan diri,dengan kepala nya yang keluar
Darah terus mengalir.
__ADS_1
Keesokan harinya seorang gadis yang duduk
Termenung,sambil mengarah kedepan Dengan tatapan nya yang kosong,lalu dia kaget karena ibunya tiba-tiba saja memanggil
'' Apaan sih bu,manggil sampe teriak kuping aku nih jadi budeg denger suara terompet ibu.''gadis itu ngedumel sang ibu.
"Sembarangan kalau ngomong!.mulut ibu di samain,sama terompet! anak durhaka kamu ya.!!'' Ibu nya yang lalu mengomeli anaknya.
'' Iya emang bener suara ibu itu ngalahin Suara terompet tahun baru.'' gadis itu dengan
Entengnya mengucapkan kalimat itu pada Ibu Nya.
Seketika tangan ibunya pun menjewer telinga
Gadis itu, sehingga merintih kesakitan sang
Ibu pun sangat kesal terhadap anak nya satu satunya.
''Rasain ini ya,kamu berani ngomong gitu Ngatain suara ibu kaya terompet tahun baru!
Ibu sumpahin kamu nikah aki-aki!" Omelan Sang ibu yang masih menjewer telinga gadis itu.
"ya Bu,ampun.ini telinga bukan karet'' ibunya
Melepaskan jeweran nya,gadis itu mengusap
Telinga nya yang merasa panas.
"Yaudah sekarang ini mau ngomong apa?''
gadis itu bertanya kepada sang ibu.
" Oh itu mau nanyain,kamu udah ada panggil
an belum di kantor tempat kamu ngelamar?''
ibunya menanyakan dengan suara yang lembut, berubah 180°.
Apalagi itu perusahaan terelite,semoga aja Aku secepatnya keterima''.ungkap gadis itu.
'' Iya deh Aamiin.secepatnya ada kabar,jangan Terus berhenti berdoa,selalu berusaha berdoa yaudah ibu mau ke rumah Bu tati dulu mau ada Arisan,kalau misalnya kamu mau keluar jangan lupa kunci pintu'' lalu sang ibu pergi.
'' Ibu gue jangan-jangan punya kepribadian Ganda lagi cepet banget berubahnya?"
Sambil menggaruk rambut nya yang tidak gatal.
"Asla!!!..jangan lupa kunci pintu kalau mau bepergian.'' dia di kagetkan lagi oleh ibunya.
Membuat tangan gadis itu mengusap ke dadanya.
'' Sabar asla itu ibu lho,lho harus sabar." dia menyemangati dirinya sendiri,karena tingkah
Laku sang ibu yang selalu berubah ubah.
Gadis yang bernama asla itu mengambil Handuk,dan pergi ke kamar mandi.selesai Mandi asla mengambil ponselnya mengecek
Akun WhatsApp, ternyata banyak sekali Notifikasi dari beberapa temannya.
'' Daripada gue mager di rumah mendingan keluar aja cari udara seger,aduh dasar Lo Bego asla ini tuh Jakarta mana mungkin Seger. yang ada Lo kena penyakit,iya.''
Asla pergi dan mengunci pintu lalu kunci pintu itu pun di letakkan di atas pintu,supaya
Ibunya gampang menemukannya ia pun pergi.
Saat di perjalanan suara ponselnya bersuara
Lalu ia angkat, ternyata itu panggilan dari perusahaan ternyata asla di terima.membuat
Dia jingkrak-jingkrak.
Dengan hati bergembira asla menuju ke Perusahaan bergensi itu,dangan hati yang
__ADS_1
Berbunga bunga,dia menyetopkan angkot.
Lalu dia masuk,didalam angkot sudah ada lumayan banyak orang.apalagi ibu ibu yang Sedang menggosipkan sesuatu yang bisa Terdengar di dalam angkot.
" Eh tahu gak bu.anak nya bu Imah gak pulang Semalam,terus Bu Imah coba telepon tapi hp nya mati bu.gak bisa di hubungi.''
'' lah kok bisa sih?,kalau kabur sih gak mungkin ya.apalagi si toni itu kan anak nya baik sopan lagi.''timbal si ibu yang duduk di Sebelah asla.
Asla yang malah fokus mendengar kan ibu Ibu yang asik bergosip,membuat dia melewati
Perusahaan.lalu ia memberhentikan sang sopir.
Setelah itu dia keluar dari angkot dan bayar
Segera lah asla dengan perasaan yang amat
Bahagia,masuk ke perusahaan itu.ia bertanya
kepada penjaga kantor.
Asla di suruh langsung di antar oleh penjaga
Itu ke lantai 23 karena dia akan bertemu langsung dengan kepala HRD nya.
Ia terus mengamati ruangan yang begitu mewah dan elegan,asla pun masuk kedalam
Lift,asla pun melihat didalam lift pun sangat
Terpukau yang begitu bagus dan modern.
Namun saat asla hampir naik ke lantai atas
Dia tidak melihat lantai 17,tetapi loncat ke lantai 18 membuat dia sangat heran.
Ting!
Pintu lift terbuka lalu asla di persilahkan Masuk oleh penjaga kantor tadi.asla pun Masuk kedalam ruangan kepala HRD itu.
Asla membungkan kepala.
''Asla denisa citra,itu nama lengkap kamu?''
Tanya pria kepala HRD itu.
''Iya pak,itu nama lengkap saya.mohon maaf pak kapan saya bekerja disini.'' Asla dengan
Bicara to the points.
'' Untuk kamu mulai bekerja mulai besok,tapi
Kamu datang saja ke sini lagi, nanti saya
Bicara kan ke pada kamu lagi, mengerti?''.
Asla pun menggangguk mengerti,lalu dia pun
Beranjak dari kursi kembali untuk pulang,lalu
dia menekan tombol lift,didalam lift asla Senyum-senyum sendiri.
Mengingat kalau kepala HRD itu begitu tampan dan gagah,membuat dirinya gagal fokus.
'' kalau kepala hrdrnya ganteng gitu,gimana CEO yang punya perusahaan ini.bisa-bisa gue Betah di perusahaan.''bergumam dalam hati.
Lift pun berhenti seketika asla tersentak dari
Lamunannya,dia membulatkan mata karena
Dia berhenti di lantai 17.
'' Kok aneh sih,perasaan tadi gak ada lantai 17 belas deh.kenapa ada?" membuat asla merasa aneh.
__ADS_1
Bersambung....