Lantai 17

Lantai 17
CHAPTER 30


__ADS_3

Pria itu di panggil oleh sang ayah untuk


Berkenalan dengan keluarga barunya,tetapi


Dia melengos pergi menghiraukan nya


Sekarang zwen ada di sebuah club bersama


Teman-temannya,dia menghabiskan tiga


Botol wine dengan kadar cukup tinggi.


Sehingga mabuk dan berbicara tak jelas


Seketika kedua sahabatnya pun kewalahan


Tetapi zwen tidak di bawa pulang ke rumah


Karena sahabat nya tahu apa sumber


Masalah sehingga pria ini mabuk,dan dia


Membawa ke apartemen pribadinya.


Sesampai di apartemen zwen yang tengah


Mabuk itu terkulai lemas, Sahabat nya pun


Memutuskan untuk pulang.supaya dia


Bisa istirahat.pagi harinya perutnya merasa


Mual ingin sekali mengeluarkan isi perut nya.


Zwen berlari ke kamar mandi,mungkin efek


Meminum banyak alkohol yang ia minum.


Lalu dia mencuci wajah dan menatap datar


Dirinya di cermin,dia masih tak terima kalau


Dia memiliki keluarga baru.apalagi ia melihat


Kalau ibu dan saudara tirinya itu berasal


Dari keluarga menengah kebawah,pasti


Yang ada di pikiran mereka adalah ingin


Hidup enak dan harta.


"Dasar mereka semua itu rendahan,gue gak


Akan pernah menganggap mereka keluarga''


Sorot mata zwen dengan tatapan tajam.


Di perusahan dia melihat kakak tirinya


Bekerja sebagai karyawan biasa,dia menyapa


Tetapi tak balas oleh zwen.vander yang


Ingin sekali akrab dengan zwen,tetapi


Sang adik tiri seperti menyukai dirinya.


Menurut vander mungkin suatu saat pasti


Akan menerima nya sebagai saudara.


Patita yang tengah pemotretan di luar kota


Wanita itu merindukan sang kekasih,dia


Memutuskan untuk mengambil ponsel dan


Panggilan video.alhasil patita menghela


Nafas karena seperti nya zwen tidak


Sedang memainkan ponsel.


" Nanti aja deh aku telepon lagi,mungkin


Dia lagi sibuk." memasukan ponselnya


ke tas.dan kembali ke studio pemotretan.


POV Vander


Ketika ibu ku menikah lagi dengan seorang


Pria asing.dan yang membuat terkejut ialah


Bahwa dia ayah dari pemilik perusahaan


Tempat ku bekerja,dan aku akan menjadi


Saudara dengannya.sungguh ini bagaikan


Mimpi.setelah menikah dengan ibu ku,


Aku bertemu dengan dengan zwen.dia


Melihat kami dengan tatapan membenci.


Dan setiap aku berpas-pasan dengan dia


Selalu mengatakan ucapan yang membuat


Hati ku tertusuk,ingin sekali membalasnya


Apa daya kalau aku hanya pria biasa.


Aku bersabar dengan apa yang selalu di

__ADS_1


Ucapkan atasan atau adik tiri ku ini.


'Sabar vander suatu saat nanti dia akan


Menerima mu sebagai kakaknya' gumam


Dalam hati.


Pekerjaan pun selesai,aku memutuskan


Untuk pulang karena akan ada acara


Makan malam bersama saudara dari ibu


Dan ayah.aku me rapihkan kertas yang


Berserakan, setelah nya pulang.


Aku di beri mobil oleh ayah tiri ku,aku


Merasa sungkan Karena mobil yang ia beri


Adalah keluaran terbaru di atas lima milyar


Tak ku sangka, akhirnya memiliki mobil yang


Aku mimpi kan menjadi kenyataan.


Jam menunjukkan pukul empat sore,


Aku memutuskan ke cafe karena merasa


Ingin kopi.dan melihat ada cafe yang tak


Jauh dari kantor, akhirnya aku menepikan


Mobil untuk kesana.


Suasana cafe ini biasa saja seperti cafe


Pada umumnya,aku merasa mengenal


Suara orang di belakang ku.saat aku tengok


Ternyata adik yang tengah makan bersama


Teman temannya,aku pura pura tidak tahu


Saja.


Seperti nya adik ku sudah pergi pulang,


Mungkin dia tidak tahu kalau aku ada disini


Dan aku menyeruput kopi yang tadi ku


Pesan,dan tanpa kuduga ada zwen tengah


Berdiri melihat ku.


Hormat.


" Cih,emang gue bapak lho apa?dasar


Parasit!"Mengatakan kata menyakitkan


Itu dia berlalu pergi,rasa nya ingin sekali


Menghajar nya.tetapi yang ada masalah


Akan menjadi runyam.


Semakin lama kelamaan, akhirnya kesabaran


Ku habis.aku menjadi benci kepadanya


Berusaha aku ingin menjadi saudara dengan


Nya.tetapi, kebencian dalam hatiku semakin


Muncul.aku berencana ingin membalas


Perbuatan terhadap ibu dan diriku dan


Adikku.


POV AND


5 tahun kemudian


Dan sekarang perusahaan yang di kembang


Kan zwen semakin maju pesat,banyak


Investor Yang ingin sekali bekerja sama


Dengan Perusahan milik nya,tetapi tak


Semudah itu bagi zwen.dia memilih mana


Yang cocok dan mana yang tidak.


Sedangkan vander yang sekarang di


Angkat hanya menjadi kepala keuangan


Oleh ayah tiri nya,bahwa dia ingin di angkat


Menjadi CEO.padahal perusahaan ayah


Nya banyak.


" Hai kak zwen,ini aku bawa kue.ini kue


Di kasih temen aku yang datang dari


Prancis.ini rasanya enak banget'',zwen

__ADS_1


Yang baru saja pulang dari kantor, melihat


Tingkah adik tirinya ini membuat pikiran


Nya nambah mumet.


''Sorry,udah bosen'' singkat tapi menyakitkan


Itu lah yang di dengar oleh veny,dia merasa


Kikuk.


Merasa lelah zwen mencopoti pakaian


Kerja nya,dan sebelum tidur dia masuk


Kekamar mandi untuk membersihkan diri.


Sehabis mandi,hanya memakai pakaian


Santai.dan hendak mengambil ponsel,


Ponselnya terjatuh ke dalam kolong kasur


Dia pun akhirnya menemukan ponselnya,


Pintu kamar di ketuk ,zwen pun menghampiri


Nya.yang ia lihat adalah pembantunya.


"Ada bi?'' tanya zwen.


"Ada temen tuan,dia lagi nunggu.yaudah


Bibi ke kamar dulu tuan mau istirahat''


Jawaban pun sekedar menganggukkan


Kepala.


Sebenarnya zwen ingin sekali istirahat


Tetapi dia menemui temannya terlebih


Dahulu, Pada akhirnya zwen duduk dan


Ingin tahu temannya malam-malam disini


''Ngapain lho malam kerumah gue?''


Nada zwen seperti tak bersahabat.


"Santai aja kali,gue kesini pengen kerjasama


lho?" dengan berbicara gugup.


''Kerja sama apaan?''tanya nya malas.


''Gue pengen ngajak kerja sama,buat


Cafe gue.lho tahu dari dulu cafe gue biasa


Aja,jadi orang pada bosen.mungkin lho


Bisa investasi sama gue'' jelasnya.


''Hahah...aduh feza feza,Duh jangan


Bertele-tele deh.bilang aja lho mau ngemis


Ke gue,jangan bawa-bawa kerja sama.


Mana mungkin gue pengen kerja sama


Cafe gembel lho..yaudah sebut aja nominal


Nya berapa buruan?" dengan penuh ejakan.


Feza yang mendengar nya yang di ucapkan


Sahabat nya itu membuat hati nya sakit,


''Gue kesini bukan minta duit sama lho,


Tapi gue kesini bener-bener mau ngajak


Lho kerja sama dengan cafe gue,tapi.nuduh


Gue seorang pengemis.manusia sombong


Kaya lho seperti nya harus di binasakan!''


Dengan nada penekanan.


Mendengar apa yang di ucapkan feza,


Membuat ia bangkit lalu membentak Temannya dan mengusir.lalu feza pun


Pergi dengan perasaan marah.


''Akhirnya aku sampai juga di ze,jam berapa


Ya sekarang" melihat jam tangannya.


'' Baru juga jam 8 malam.aku masuk aja


Dulu'' keluar dari mobil.


Dan pertama yang ia lihat adalah sahabat


Nya zwen,tetapi patita tidak tahu namanya


Siapa.melihat mimik wajah pria itu


Seperti sedang emosi.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2