Lantai 17

Lantai 17
CHAPTER 26


__ADS_3

Mendengar zwen yang ingin mengatakan


Sesuatu terhadap asla,membuat dia


Penasaran.mulai menceritakan apa yang


Katakan zwen, membuat asla tercengang


Jadi selama ini dia memang benar-benar


Arwah penasaran.


Hantu pria itu bilang kalau dia mati terbunuh


Tetapi dia lupa siapa orang yang membunuh


Nya.dimana tempat dia di bunuh, sedikit


Mengingat yaitu di hutan yang begitu


Belantara,hanya itu saja pada ingatan zwen


''Cuma itu doang?'' tanya asla.


''Iya seingat gue cuma itu doang,dan gak


Tahu juga kenapa orang itu tega ngebunuh


Gue.salah apa coba ?''pikir hantu itu.


'Hmm...kan gue ketemu sama dia di lantai


17,kenapa dia bisa mati di hutan?, benar


Benar gak beres nih.' pikir Asla dalam hati.


Setelah apa yang di katakan oleh zwen,


Asla ingin menemukan titik terang soal


Misteri ini.dan mengingat perkataan ayah


Nya,jika tubuh zwen masih utuh karena


Ada seseorang yang merawat tubuhnya.


Apa mungkin dia akan bilang kepada pria


Yang tengah duduk tepat di depan ini.


Asla ingin membicarakan hal ini,bibirnya


Sehingga tidak mau terbuka.dia menghela


Nafas seperti mulutnya ini tidak mengizinkan


Untuk berbicara.


''Btw,lho tadi di bawa ke rumah sakit sama


Siapa?'' tanya zwen yang ingin tahu.


''Sama atasan gue,mungkin dia pikir gue


Cuma pingsan biasa.jadi dia antusias


Bawa gue ke rumah sakit deh,'' jawab


asla dengan senyuman.


''Hmmm..maafin gue ya,gue gak bisa jaga


Lho.gue terlalu lemah..'' Pesimis zwen


''Eh,kok lho pikiran nya gitu sih?jangan


Merendahkan diri lho sendiri.namanya juga


Manusia pasti ada kekurangan nya.''


Nasehat asla


Keesokan harinya,kantor di liburkan selama


5 hari.jadi mereka di tugas untuk bekerja


Di rumah bagi karyawan,untuk pekerja


Cleaning servis.tidak ada tugas apapun,


Mungkin ini beruntung nya jadi OG.


Sekarang dia mempunyai ide,lalu mengambil


Ponsel dan menghubungi sana.


^^^'Hallo asla^^^


'Sekarang kan lagi libur,gimana


Kalau secepatnya kita pergi, apa


Yang kamu bilang kemarin?'


...'Betul juga kata kamu,lebih cepat lebih...


^^^baik^^^


'Yaudah kalau gitu aku hubungi Desi dulu


Siapa tahu dia mau ikut'

__ADS_1


Dan mengakhiri telepon,asla juga kirim


Pesan kepada desi.dan ia membalas kalau


Dia juga ingin ikut,karena kalau ramai lebih


Seru.rencana akan pergi ke sana pada hari


Ini, mumpung masih pagi dia mengemas


Barang-barang yang dia bawa.


Hingga perlengkapan untuk disana,dan


Asla pun membawa tenda.selesai itu semua


Dia berpamitan kepada ibunya,beralasan


Akan hiking bersama temannya ke gunung.


Ibu asla memperbolehkan, sehingga


Memeluk erat.


''Makasih ya..Bu,buat izinin aku kesana.


Ibu doain aja semoga aku gak kenapa-kenapa''.ucap asla merasa senang


''Iya ibu doain,supaya kamu di lindungi sama


Allah.yaudah kamu hati-hati ya''


Di anggukan oleh asla,lalu dia pun pergi


Meninggalkan ibu nya yang menatap


Dia pergi.


'Ibu punya firasat kalau kamus sebenarnya


Bukan sekedar naik gunung,ada suatu hal


Yang lain.mudah-mudahan kamu selalu


Di lindungi oleh orang baik nak'


Gumam dalam hati,dan meneteskan air


Mata.


'Apa mungkin ini petunjuk kalau gue memang


Harus menuntaskan semua ini.gue takut


Kalau semakin banyak korban,semakin


Banyak juga yang hilang.mudah-mudahan


Dalang di balik semua' asla bergumam kecil


Soal zwen dia berpamitan akan pergi


ke suatu tempat,jadi selama 2 hari dia


Tidak akan menemui asla dahulu.dan


Asla juga tidak tahu sampai kapan dia


Berapa lama di gunung tersebut.


Asla mendapatkan notifikasi dari sana


Kalau dia bersama pamannya sudah


Di halte bus.dia lalu menaiki ojek dan


Pergi,di jalan asla memikirkan apa yang


Akan terjadi selanjutnya.semua itu serahkan


Kepada maha pencipta,saat sampai halte


Berpas-pasan dengan desi,dia juga baru


Sampai.


Lalu Desi dan asla menyalami paman


Sana, setelah itupun bus pun cepat tibanya


Berempat pun naik kedalam bus,saat


Melihat ternyata masih sedikit penumpang


Nya,hanya ada 7 orang termasuk kita.


Jadi leluasa untuk duduk dimana saja


Asla duduk dengan kedua sahabatnya,


Sedangkan paman sana duduk bersama


Kakek-kakek.perjalanan cukup memakan


Waktu selama 15 jam,jadi mereka akan


Sampai pada malam hari.asla yang duduk


Di pojok membuka ponsel karena banyak


Notifikasi, ternyata itu dari Balween.

__ADS_1


Lelaki itu menanyakan bagaimana sekarang


Keadaan asla,dia menjawab sudah lebih


Baik.dan membuat terkejut,dia juga akan


Pergi mendaki gunung yang sama dengan


Asla.


Tetapi Balween sudah ada di tempat,jadi


Kemungkinan dia tidak akan bertemu


Dengan nya,dia menatap kepada kedua


Sahabat yang tertidur pulas.dan juga ia


Menyusul mereka tidur, telinga asla merasa


Geli.saat membuka matanya tidak lagi


Didalam bus,tetapi dia berada dalam sebuah


Hutan yang penuh dengan pohon yang


Sangat tinggi.


Lalu dia terbangun,dia sekarang bisa


Menyadari kalau dia sekarang bukan sekedar


Mimpi.tetapi dia berada di alam yang berbeda


Hendak akan melangkah kan kaki,asla


Mendengar seperti orang yang sedang


Berlari ke arah nya.asla pun bersembunyi


Di balik akar cukup besar.


Mengintip siapa yang di kejar itu,suara


Itu semakin mendekat.tiba-tiba saja dia


Terbangun dari tidurnya,dan ternyata


Dia di bangunkan oleh Desi kalau sudah


Sampai.


Desi agak melamun,cepat sekali sampai


Nya.dia melihat ke arah jendela ternyata


Hari sudah sangat malam.sesampai


Di kediaman paman sana,Desi dan asla


Di sambut begitu ramah.dia disuguhkan


Air dan cemilan.


''Aduh..jadi ngerepotin ya bu.jadi gak enak nih'


Kata asla merasa merepotkan.


''Enggak sama sekali,ibu malah seneng.


Soalnya sudah lama tidak ada yang bertamu


Ke rumah ibu..jadi kalian tidak usah merasa


Sungkan.ayo minum dan sama cemilan nya


Juga,kalau kalian mau istirahat itu ada


Dua kamar kosong.sudah ibu siap kan.''


Pantesan sana baik dan sopan, ternyata


Keluarganya orang yang begitu baik.


Merasa lelah,asla masuk kedalam kamar


Yang sudah di siapkan oleh bibi sana.


Rumah paman dari sana sangat dekat


Dengan pegunungan,jadi begitu dingin.


Dan tempat tinggal nya pun masih dari


Bilik.


Walaupun bilik rumah nya begitu rapih


Dan bersih di tambahkan di keliling


Perkebunan.yang begitu asri,dia pun


Menyibakan selimut lalu tertidur,


''Hah...lelah nya, akhirnya aku sampai juga


Di indonesia.aku jadi kangen teman teman


Ku disini.'' Seorang gadis dengan perawakan


Yang begitu seperti bidadari,isi bandara

__ADS_1


Pun terpukau melihat wanita itu.


__ADS_2