Lantai 17

Lantai 17
31


__ADS_3

Patita tidak tahu mengetahui akar masalah


Nya,dia lalu masuk kedalam rumah sang


kekasih.saat melihat pertama ia lihat,patita


kalau zwen sedang marah akan tetapi,wanita


itu menghampiri nya namun saat menyentuh


Bahu pria itu pun malah membentak nya dan


Menyuruh pergi,hati patita bagaikan tertusuk


Ribuan duri.bahwa pria yang selalu berkata


Lembut kepadanya kini dia berbeda.


Dengan hati yang sakit patita pun pergi


Dengan air mata bercucuran,zwen didalam


Kamar mandi dan mencuci wajahnya dengan


Kasar,ia menyesal kalau ia tadi membentak


Wanita tercinta.dan zwen merebahkan


Badannya.


keesokan hari,zwen tidak izin untuk ke


kantor bahwa dia ingin meminta maaf


kepada patita soal kemarin malam karena


Membentaknya,zwen menelpon sang kekasih


Namun ponselnya tak di angkat.tanpa


pikir panjang pria itu melajukan mobilnya


Ke sebuah taman dimana tempat wanita


Itu selalu menyendiri,dugaan zwen benar


Wanita yang ia cintai nya sedang merenung


di sebuah kursi di kelilingi taman bunga


yang cantik.


Zwen turun dari mobil lalu menghampiri


Wanita nya,dia menutup mata wanita itu


Sehingga patita memberontak saat tahu


Siapa pelaku nya.patita lalu mengabaikan


Nya kembali.


Merasa bersalah zwen duduk di sebelah


Patita "Sayang,maafkan soal kemarin mengusir mu",setelah meminta maaf patita


Kalau besok akan pergi ke Bali untuk


Pemotretan.mereka berdua pun pergi


Dari taman ke sebuah restauran mewah


Yang baru buka,pemiliknya yaitu sahabat


Zwen.

__ADS_1


''Keren juga restaurannya,kenalin cewek gue"


Memperkenalkan nya .


''Yaudah kalau gitu gue punya tempat khusu


Buat kalian,ayo" ajak ben.dan pasangan


Sejoli itupun mengikuti.


Merasa di remehkan oleh sahabatnya


Feza merasa sakit hati dari ucapan menyakit


Kan kemarin.dia berencana akan membalas


Semuanya,feza menghubungi seseorang.


lewat telepon.dan dia keluar dari rumah


Ternyata ada seseorang yang sedang


Menunggu didalam mobil.


''Gimana rencana ini akan berhasil,"orang


Itu adalah vander kakak Tiri zwen bersama


Feza.


''Gue yakin akan berhasil,gue pengen ngebalas rasa sakit hati ini.sekalian dia


Lebih baik lenyap di muka bumi ini"


Feza dengan nada marah.


'Hahahah.. akhirnya gak lama lagi gue


Akan ngerebut kekuasaan lho zwen,dan


Sebentar lagi lho akan terhempas jauh


Senyuman.


Sesampai di sebuah rumah yang menurutnya


Amat terpencil dari yang lain,kedua pria


Itupun masuk ke dalam rumah itu.disana


Sudah ada seorang kakek-kakek.mereka


Berdua pun berhadapan dengan kakek


Tersebut,


''Saya tahu apa yang kalian ingin untuk


Datang kesini,pasti kalian berdua ingin


Mendapatkan uang dan jabatan dengan


Instan." apa yang di ucapkan nya itu ada


Benarnya.


''Benar sekali kek,kita ingin mendapatkan


Jabatan yang tinggi."kakek itu hanya


Mengangguk saja.


Kakek itu menjelaskan kalau mereka ingin


Menaikan jabatan,maka harus menumbalkan

__ADS_1


Salah satu orang untuk memberikan kepada


Jin dengan haus tumbal.setelah itu memberi


Kan nomor angka 17,vander dan feza


Keheranan.lalu dia melihat kartu bernomor


17 tersebut


''Asal kalian tahu,nomor 17 belas adalah


Nomor keramat,jadi kalian harus Mengosongkan salah satu ruangan untuk


Jin itu tempati.jadi,setiap ada orang yang


Tiba-tiba saja di berhenti dan berani masuk


Kedalam sana.maka jin itu akan mengambil


Sukma korbannya,untuk tumbal pertama


Yaitu kalian harus membunuh siapa pun itu


Di sebuah hutan.maka kalian akan mendapatkan kabar baik dan jin itu sudah


Sepakat bersekutu dengan kalian,ingat!!


Setiap malam purnama harus ada tumbal


Dan kalia ada satu lagi yang harus benar


Benar ingat,jika kalian melanggarnya


Maka musibah akan menimpa kalian


Mengerti!!''..


Hanya mengangguk saja,feza menanyakan


Apakah bisa di percetkan?jawaban kakek


Itupun bisa,mereka berdua pun saling


Berhadapan bahwa.dia akan menumbalkan


Salah satu orang.keesokan hari nya zwen


Yang tengah santai ada notifikasi dari


Ben,bahwa dia mengajak jalan.zwen pun


Menyetujui nya.apalagi dia sudah lama


Tidak liburan,


zwen pun sudah bersiap-siap,dengan baju


Casual membuat siapa saja akan terpukau


Tak lupa pria itupun menelpon patita agar


Dia tidak khawatir,setelah memberitahukan


Masuk kedalam mobil.


Disebrang sana sudah ada Ben,lalu zwen


Melajukan ke arah sana.ben izin menumpang


Ke mobil zwen bahwa mobil nya sedang


Di servis.dia tak ambil pusing mengiyakan


Saja.

__ADS_1


'Bodoh' dalam hati Ben seperti merencana


Kan sesuatu.


__ADS_2