Lantai 17

Lantai 17
LN 17 6


__ADS_3

''Gue mau tanya ke kalian berdua?kalau kalian


Udah lama kerja disini?'' tanya asla ke Desi


Dan sana.


'' Gak kok,gue baru 3 bulan disini'' jawab


Desi menyuapkan mie ayam mulut nya.


''Kalau aku beda 3 hari sama desi,kirain aku


Kerja disini di pikiran aku itu bakalan enak


Dan nyaman, eh ternyata cuma angan-angan


Ku aja.'' sana me manyun kan bibirnya.


''Paling yang aku gak suka itu geng nya si


Veni tuh,pengen aku geprek wajahnya.sampai


Gepeng'' Sana begitu kesal sampai mie milik


Nya di aduk-aduk.


'' Yang tadi itu nama nya Veni?''tanya asla


Ke pada sana.


''Iya,dia itu adik CEO yang punya perusahaan Ini. dia orang nya sombong,angkuh,sok cantik


Banyak deh julukan buat dia''


'' Bener kata sana,tuh orang berkuasa lagi


Mentang-mentang kakaknya pemilik perusahaan,dia semena-mena sama pekerja


Kelas bawah''.kesal Desi.


''Kalau boleh tahu,kalian berdua pernah ketemu sama CEO pemilik ini?katanya pernah


Pergantian CEO?emang benar ya?'' tanya asla


Yang ingin tahu.


''Kata orang disini sih iya,tapi yang dulu itu CEO yang pemilik resmi nih perusahaan katanya hilang.itu sih semenjak kejadian lama


Banget.sekitar 5 tahun yang lalu,tapi kelanjutan nya gue kagak tahu.'' ucap Desi


Yang menjelaskan.


''Berarti yang CEO sekarang itu adik nya,CEO


Yang pertama dong?'' tanya asal memastikan.


''Iya.dia anak ke dua,yang terakhir itu si veni.


Itu kata temen gue yang karyawan disini.tapi,


Gue belum pernah ketemu sama CEO nya''


Desi sambil mengucek es teh nya.


''Mungkin dia ada perusahaan lainnya kali.kan lho tahu kan nih perusahaan cabang nya


Dimana-mana.pasti sibuk banget,jadi dia


Gak bisa pulang kesini,itu sih menurut gue.''


Asla hanya berpikir menurut nya.


Jam istirahat pun berakhir.asla dan teman


Teman nya pun kembali bekerja,asla di tugas


Kan ke tempat karyawan.di lantai 5,dia pun


Menuju kesana.


Sesampainya,asla menghampiri mereka dan


Bertanya.dengan wajah jutek nya karyawan


Itu menyuruh asla,untuk membeli kopi di cafe


Dekat kantor.asla pun menuruti nya.


Asla menuju ke lift lagi,dan menekan tombol


Ke bawah.didalam lift.asla merasakan seperti


Ada orang yang memperhatikan nya,dia Teringat Kejadian tadi malam.asla geleng


Geleng kepala.

__ADS_1


''Kenapa Lho geleng-geleng kepala?'' tanya


Seseorang di belakang asla,asla terkaget


Dan melihat ke arah belakang.ternyata ada


Seorang pria.


''Sejak kapan lho disini?kok gue gak lihat?''


Tanya asla sedikit jantung nya berdetak.


'' Akhirnya udah sekian lama,ada orang yang


Berhasil membebaskan gue dan bisa lihat


G-u-e'' dengan mengeja kata.


Pria itu menatap ke arah asla dengan tatapan


Tajam dan senyuman misterius, mendengar


Perkataan yang di ucapkan oleh pria itu,


Membuat asla aneh dan bingung.


''Gila lho,dasar cowok aneh.'' kesal asla,namun


Ia sebenarnya takut.tapi ia memberanikan diri


Dan Asla pun meninggalkan pria misterius itu.


Dia keluar kantor untuk menuju cafe,tetapi


Dia harus menyebrangi jalan lalu lintas.lalu


Asla sampai depan cafe.tetapi,cafe itu tutup


Membuat asla heran.dan dia juga harus


Menjelaskan ke pada karyawan itu.


''Veni Tadi gue udah kerjain tuh si cewek og,hahah'' ucapa wanita yang tadi menyuruh


Asla untuk ke cafe kosong, ternyata asla


Dikerjai oleh teman-temannya Veni.


''Hahahah,aduh gimana ya tuh orang mukanya?pasti panik gak sih.jadi gak sabar


Dengan teman-temannya.


Asla akan kembali ke kantor untuk berbicara


Kepada nya,kalau cafe nya tutup.asla akan


Melangkah tetapi dia di panggil oleh seorang


Orang pria.


''Hey lho mau ke cafe ini?'' tanya pria Berkacamata Itu.


'' Iya kak,tadi di suruh buat beli kopi di cafe ini.eh ternyata tutup'' asla mengusap wajah


Nya yang berkeringat,membuat si pria itu


Menatap terpesona.


'' Cantik manis lagi'' gumam dalam hati si pria


Itu.memuji asla.


'' Yaudah lho masuk aja,ntar gue bikinin.tenang aja lho gak usah takut gue pemilik cafe ini'' pria itu menjelaskan.


Asla pun mengangguk kan kepalanya,dan dia


Pun masuk kedalam cafe.cafe nya begitu


Nyaman dan elegan.asla duduk di dekat Jendela Menghadap keluar.


''Kopi nya mau di bikin berapa? tanya pria itu


Kepada asla yang termenung di hadapan jendela.


'' 5 kak'' ucap asla singkat,pria itu membuat


Kopi.dan selalu melirik ke arah asla.membuat


Asla tak sadar karena sedang asik melamun.


'' Nih udah jadi kopinya'' membuat asla kaget


Tersadar dari lamunannya.


'' Iya makasih kak,jadi berapa totanya?satu juta.'' membuat asla melototkan matanya

__ADS_1


Baru kali ini dia mendengar kopi semahal itu.


'' Berarti 1 kopi nya 200 ribu dong,aduh duitnya ngasih tiga ratus ribu lagi.gimana ya?'' asla mengigit bibir bawah nya,merasa


Kebingungan.


''Tapi mereka ngasih uang tiga ratus ribu,jadi kurang tujuh ratus ribu lagi.''membuat pria


Melihat wajah bingung asla pun tersenyum.


'' Yaudah gak usah bayar,uang itu ambil aja.


Dan kopi ini gratis buat kamu.''kata si pria


Itu membuat asla menutup mulutnya.


'' Yang bener kak?''pria itu mengangguk kepalanya.


''Makasih kak,atas kopinya'' saat ia lihat Ternyata kopi itu berjumlah tujuh,membuat


Asla melirik ke arah si pria berkacamata itu.


''Kok ada tujuh kopinya,aku pesen kan 5 kak''?


Tanya asla heran.


''Gak apa-apa,aku kasih bonus''pria itu senyum


Kepada asla,membuat asla menjadi malu.


Asla pun keluar dari cafe,dan mengucapkan


Terimakasih.asla pun sampai kantor,


Dengan tersenyum-senyum.dia menuju ke


lIft,tetapi dia terdiam karena teringat tentang


Kejadian tadi di lift,dia memundurkan tubuh


Nya.dan menubruk seorang wanita gemuk


Dia juga seorang OG.


'' Eh maaf.''ucap asla kepada wanita gemuk


Dan berkacamata bulat,wanita yang bernama


Una itu tersenyum.


'' Kamu mau naik ke lift, Yaudah bareng yuk Sama aku? tawar Una kepada asla.


Asla pun mengiyakan,dan mereka berdua


Pun masuk ke dalam lift.ternyata Una pun


Sama akan ke lantai lima.dia juga panggil


Oleh para karyawan disana.


'' Guys,nanti setelah pulang dari kantor kita


Ke salon dulu yuk.nih rambut udah lepek


Tahu gak sih.'' Memutar rambut panjang nya.


''Oke deh sil,gue juga mau beli make up yang


Keluaran terbaru.'' sambung temannya


Di sebelah nya.


'' Permisi,ini kopinya'' membuat dua wanita


Yang asik ngobrol sambil menatap layar


Komputer,beralih ke hadapan asla.


''Perasaan,tuh cafe tutup deh?masa buka sih?''


Ersil beranjak dari duduknya,memastikan.


''Ini kak kopinya,dan ini uangnya.tadi soalnya


Tadi di kasih sama pemilik cafe'' asla Menyodorkan kopi itu dan uang tiga ratus ribu.


'' Kok bisa sih? Ersil merasa rencana nya Gagal.


''Dan uang tiga ratus ribu nya buat Lo aja,yaudah sanah pergi.''mengibaskan tangan


Nya mengusir asla.


''Baik, terimakasih kak'' jawab asla kepada


Ersil.walaupun wanita itu jutek kepadanya

__ADS_1


Asla mengangguk dengan senyuman.


__ADS_2