Lantai 17

Lantai 17
CHAPTER 19


__ADS_3

Mati aja lho!!gue bosen pura pura baik


Mampus bangsat..hahahah!!


Memegang kepalanya yang teramat pusing


Suara itu selalu terngiang di telinganya,


Melihat itupun asla memanggil terus


Sehingga tersadar.


"Lho kenapa sih?"tanya asla.


"Gue juga gak tahu apa yang alami selama


Ini..begitu berat''nada memelas.


Kedua sejoli berbeda alam itupun menatap


Lurus, teringat asla saat itu di lantai 17


Di kejar oleh seorang pria misterius,dia


Langsung memberitahukan zwen.


Mendengar yang di ceritakan asla diam


Terpaku.


"Mungkin aja dia yang udah bikin perjanjian


Dengan iblis itu,dan kayanya nih.tuh orang


Ada disekitar sini''.suara asla dengan berbisik.


" Bisa jadi,kalau gitu gue bakal ikutin satu


Satu pegawai pria disini.tapi lho ingat


Gak gimana tekstur tubuhnya?'' tanya zwen.


"Kalau gak salah sih,yang gue lihat badannya


Tinggi,terus tegap..tapi kalau suara kaya


Pernah gue denger'' kepala nya condong


Keatas memikirkan Sesuatu.


Sangat sulit bagi zwen,karena banyak


Dengan tubuh seperti itu.dia pun menanyakan


Kepada gadis yang sedang asik dalam


Pemikiran nya,diapun tersadar.ternyata asla


Masih menyimpan foto zwen di lemari.


Dan bikin kaget lagi ada mayat lagi di


Tangga darurat dengan kondisi yang sama.


''Itu kan cewek yang gue lihat di bully sama

__ADS_1


Yang mati tadi,kenapa dia juga ikut mati?"


Benar -benar membuat dia semakin


Penasaran.


***Sebelum mati si dina di bully tahu sama


Geng nya si Icha,kata polisi bilang kalau


Dina mati duluan sebelum ena.


Ihk kok bisa samaan gitu ya?jadi ngeri deh,


Dan katanya juga si Ica sama si Devi hilang


Juga lho..dan penemuan terakhir nya mereka


Naik lift***.


Sepasang OG dan OB yang sedang bergosip


Itupun,tak luput dari pendengaran asla.


Dengan tekad gadis itu pun menghampiri


Tangga darurat,sesampai di depan pintu itu


Memberanikan diri untuk masuk,


Ceklek!.


Ketika masuk suasana nya begitu mencekam


Dia pun melangkah kan kakinya untuk naik


Di temani oleh vino yang membuntuti nya


Dari belakang.terus berjalan ke atas dia


Juga entah sampai lantai berapa,merasa


Lelah berhenti sejenak.


'Kok tempatnya kaya kejadian pas gue


Mimpi,''gumam dalam hati.


''Kak asla,ayo cepat sembunyi ada yang


Naik kesini.''ucapa vino menarik tangan


Asla.


Memang benar mendengar suara langkah


Kaki yang akan menaiki tangga,mungkin


Pikir Asla itu seorang polisi.tetapi dia


Dia di suruh vino untuk bersembunyi di


Tong sampah,saat melihat tong sampah


Itu kelihatan begitu bersih dan asla segera

__ADS_1


Bersembunyi di temani vino.


Terdengar suara langkah kaki itu sudah


Dekat,di balik itupun ingin mengintip tetapi


Takut ketahuan lebih baik dia mendengar


Kan saja ucapan mereka,


''Kamu gak merasa bersalah apa..ke mereka?''


ucap salah satu wanita.


''Ha..ha..ha, bersalah? bersalah apanya.


Yang aku lakukan ini gak ada salah nya kok


Fine aja,malahan aku mendapat kan apa


Yang aku mau..sejak dari dulu kenapa aku


Tidak seperti ini saja.'' ungkap pria itu dengan


Suara lantang.


''Kamu Benar-benar sudah menjadi jelmaan


Setan Ben,dan kamu tega membunuh


Teman kamu sendiri!!..padahal dia selalu


Baik sama kamu,tetapi kamu malah


Mengkhianati nya.kamu mengorbankan jiwa


Nya kepada iblis disini'' emosi wanita itu.


Di balik tong sampah itupun asla mendengar


Pun menutup mulutnya,dia berbalik ke arah


Vino yang tertunduk dan anak itupun


Menatap asla dengan raut begitu sedih.


''Kamu kenapa,kok kaya sedih gitu?'' pelan


Asla.


''Itu pria yang ikut membunuh aku kak,itu


Orang nya.''Sontak membulatkan matanya.


Dia ingin sekali mengintip di balik mereka


Tetapi dia takut ketahuan.


''Kejadian lima tahun lalu aku masih ingat


Ben,dengan sadis nya kamu membunuh dia''


Seperti wanita itu sedang menahan tangisan


''Stop jangan pernah membahas hal itu lagi,

__ADS_1


Yang lalu biar lah berlalu...''


Bersambung....


__ADS_2