
''Permisi nona patita,mobil jemputan sudah
Tiba'' ucap asisten nya.dan di anggukan
Dan senyuman,orang didalam bandara pun
Mengambil kesempatan untuk memotret
Sang model papan atas.
Banyak sekali yang memanggil namanya
Sesampai depan mobil,wanita itu pun
Masuk karena banyak sekali orang yang
Ingin meminta foto.bukan dia sombong
Akan tetapi mana mungkin orang sebanyak
Itu berfoto satu persatu, mobil pun melaju
Meninggalkan bandara yang begitu riuh.
Patita melihat gedung-gedung yang semakin
Banyak di negara kelahirannya,tak kalah
Jauh dari negara luar.wajah yang tadi Tersenyum Kini berubah menjadi kesedihan
Dia kembali mengingat kenangan manis
Dengan sang kekasih,air mata pun menetes
Lalu dia menghapus dengan tissue.
'Ze,aku kangen kamu.aku gak bisa ngelupain
Kamu.gak ada pria yang bisa menggantikan
Posisi nya seperti kamu ze, aku berusaha
Membuka hati untuk pria lain dan itu gak
Bisa.di hati ini cuma hanya ada kamu seorang' gumam dalam hati.
Sang supir melihat ke arah belakang,karena
Mengetahui kalau majikannya itu tengah
Termenung dan bersedih.patita sampai
Ke perusahaan kekasihnya,melihat itupun
Sungguh banyak perubahan.sangat indah
Dan enak di lihat oleh mata.
''Pak Supri saya masuk dulu ya,kalau mau
Pulang.pulang duluan aja pak dan barang
Barang di mobil tolong beresin ya pak,''
Mendengar itu pak Supri mengiyakan sang
Majikan.
''Perusahaan kamu sekarang lebih megah,
Dan elegan.coba aku masuk aja deh,apa
Ada perubahan nya juga di dalamnya
Daripada penasaran aku masuk aja deh,''
wanit itu pun masuk.
''Hah!,kok karyawan disini kenapa sedikit.
Ternyata masih ada resepsionis,aku tanya
Aja deh.'' menghampiri resepsionis.
''Permisi mbak,kenapa karyawan disini begitu
Sedikit?'' tanya patita kepada nya, resepsionis
Itupun yang dia lihat adalah seorang model
Terkenal.
''O..ohhh, kalau sebagian para pekerja di Liburkan nona patita.apakah nona ingin
Bertemu dengan pak direktur?''tanya ke
Patita.
''Iya,bisa kamu antar?'' resepsionis wanita itu
Dengan senang hati untuk mengantarkan.
Mereka berdua masuk kedalam,patita melihat
Furniture disini sudah begitu canggih.benar
Benar menakjubkan,hingga lift dengan design
Yang unik.
TING!
Pintu lift terbuka lalu mempersilahkan untuk
__ADS_1
Masuk ke ruangan di rektur,patita menyuruh
Nya untuk di tinggal kan saja.tepat didepan
Pintu dan dia mengetuk,tak lama pintu
Akhirnya terbuka.
''Selamat pagi nona patita,silahkan masuk
Pak alaxsa sudah menunggu anda di dalam''
ucap sekretaris itu menyambut dengan ramah
''what's up vander,?'' tanya patita lalu duduk
Di sebuah sopa.
Can you see, I'm fine and how about you?''
tanya balik vander.
''aku juga baik kok,oh iya btw.ini design itu
Kamu yang bikin?'' patita yang ingin tahu.
'' so true,ini juga kerja sama dengan adikku
z..'' seketika pria itu menatap ke arah patita.
''Maaf kalau aku menyebut kan nama itu didepan kamu,bukan nya aku ingin membuat
Kamu sedih''
'' no problem vander, ''patita balasan dengan
Senyuman,lalu mereka membicarakan Tentang bisnis.sehingga begitu lama.
Dan pada akhirnya patita untuk pamit pulang
Karena seluruh anggota tubuh nya begitu
Pegal.vander menawarkan tumpangan kepada nya,tetapi dia menolak untuk di antar.
''Yaudah aku duluan ya, semangat untuk
Bekerja nya.'' vander lalu masuk kembali
Kedalam ruangan nya,dan seketika dia
Tersenyum miring seperti memiliki sebuah
Arti.
Tepat depan pintu lift,patita menekan tombol
Lalu masuk.merigoh sebuah handphone
Dia mengabarkan supir untuk menjemput
Dan tiba-tiba lift berhenti di lantai 17.
''Kenapa berhenti disini?,mungkin lift nya
Sedang ada masalah.lagian aku bukan
Sekali dua kali kejadian seperti ini,nanti
Juga berfungsi kembali'' wanita itu tak
Curiga sama sekali.
Dan dia di kejutkan dengan lampu padam
Seketika,patita berubah menjadi panik.
Dia menelpon seseorang tetapi jaringan
Tidak ada sama sekali.dia menyalakan
Senter di handphone, mengatur nafas
Agar tak terlalu panik.
Lampu lift pun kembali menyala,dia pun
Bernafas lega.akhirnya lift sampai kelantai
Dasar, ternyata supir nya itu sudah ada
Di depan.
Asla yang sekarang akan bersiap-siap
Kan menaiki gunung,dia membawa
Tenda dan makanan yang banyak.setelah
Itu beres semua.mereka berempat pergi
Dengan di bimbing oleh paman sana.
"Yasudah kalian hati hati,ibu do'akan.
Semoga di lindungi oleh Gusti Allah ''
Bibi sana yang mendoakan.
Diperjalanan disini begitu sejuk dengan
Pepohonan yang begitu asri,semakin
Masuk kedalam hutan.semakin juga
__ADS_1
hutan belantara,dan matahari seakan tak
Terlihat padahal jam masih menunjukkan
Pukul 10.
''Kok suasana nya mencekam begini ya,gue
Takut ada binatang sama..'' ucapan Desi
Terpotong karena ada suara burung gagak.
"Kalian hiraukan saja!,ayo lanjut jalan''
Tegas paman sana.bertiga nya pun berjalan
Saling berpegangan karena takut terpisah.
Ternyata hutan ini semakin masuk kedalam
Begitu lebat dan mengerikan, seperti nya
Hutan ini tidak pernah ada yang pijak.
Seketika asla terdiam tiba-tiba,karena
Perasaan nya hutan yang dia lihat sekarang
Adalah, hutan yang berada di dalam mimpi
Nya tadi.
''Kamu gak apa-apa kan asla?''sana menepuk
Bahu asla,dan dia tersadar.
Dia mengingat kalau dia sembunyi di balik
Akar yang di lewati,dan situ pula seorang
Pria yang di kejar-kejar.dan terkejutnya lagi
Seekor 2 harimau menghadang perjalanan
Mereka.
''Tenang kan diri kalian lalu pejam kan mata''
Memberi instruksi dari paman sana,dan
Menurut saja.
"Buka mata kalian!'' ketiga wanita itu sontak
Kaget karena sudah ada di depan rumah
Yang begitu kuno.
''Perasaan tadi kita di hadang sama dua
Harimau,kenapa kita udah ada disini?"
''Atau jangan-jangan',serentak bertiga.
''Hey cepat masuk!!'',ucap paman sana.
Ketiganya pun masuk kedalam rumah
Kuno itu.banyak sekali barang-barang antik
Yang terpajang yang sangat cantik.
Mata asla terpesona oleh sebuah Kris
Yang di lapisi emas.
''Bagaimana perjalanan nya tadi?pasti
Mengerikan!..hahah,yasudah kalian duduk
Lah dahulu'' kembaran paman sana
Mempersilahkan duduk di kursi.
''Sebenarnya kita mau kesini ingin meminta
Bantuan kepada paman?'' sana berbicara
Langsung sambil melirik ke arah asla.
''Bantuan apa?'' dengan mengusap jenggot
Panjang nya.
''Lebih tepatnya,teman aku yang ingin
Meminta bantuan.'' sana yang mengganti
Posisi duduk asla di depan.
''Coba saya ingin melihat telapak tangan
Kamu?'' asla menurut dan menjulurkan
tangannya.lalu paman sana kain merah
Dan meletakan ke telapak tangannya.
Paman sana menjepit jari tengah asla,dan
Membaca seperti mantra.setelah itu
Paman sana seperti melihat sesuatu.
__ADS_1
BERSAMBUNG....