Lantai 17

Lantai 17
CHAPTER 27


__ADS_3

''Permisi nona patita,mobil jemputan sudah


Tiba'' ucap asisten nya.dan di anggukan


Dan senyuman,orang didalam bandara pun


Mengambil kesempatan untuk memotret


Sang model papan atas.


Banyak sekali yang memanggil namanya


Sesampai depan mobil,wanita itu pun


Masuk karena banyak sekali orang yang


Ingin meminta foto.bukan dia sombong


Akan tetapi mana mungkin orang sebanyak


Itu berfoto satu persatu, mobil pun melaju


Meninggalkan bandara yang begitu riuh.


Patita melihat gedung-gedung yang semakin


Banyak di negara kelahirannya,tak kalah


Jauh dari negara luar.wajah yang tadi Tersenyum Kini berubah menjadi kesedihan


Dia kembali mengingat kenangan manis


Dengan sang kekasih,air mata pun menetes


Lalu dia menghapus dengan tissue.


'Ze,aku kangen kamu.aku gak bisa ngelupain


Kamu.gak ada pria yang bisa menggantikan


Posisi nya seperti kamu ze, aku berusaha


Membuka hati untuk pria lain dan itu gak


Bisa.di hati ini cuma hanya ada kamu seorang' gumam dalam hati.


Sang supir melihat ke arah belakang,karena


Mengetahui kalau majikannya itu tengah


Termenung dan bersedih.patita sampai


Ke perusahaan kekasihnya,melihat itupun


Sungguh banyak perubahan.sangat indah


Dan enak di lihat oleh mata.


''Pak Supri saya masuk dulu ya,kalau mau


Pulang.pulang duluan aja pak dan barang


Barang di mobil tolong beresin ya pak,''


Mendengar itu pak Supri mengiyakan sang


Majikan.


''Perusahaan kamu sekarang lebih megah,


Dan elegan.coba aku masuk aja deh,apa


Ada perubahan nya juga di dalamnya


Daripada penasaran aku masuk aja deh,''


wanit itu pun masuk.


''Hah!,kok karyawan disini kenapa sedikit.


Ternyata masih ada resepsionis,aku tanya


Aja deh.'' menghampiri resepsionis.


''Permisi mbak,kenapa karyawan disini begitu


Sedikit?'' tanya patita kepada nya, resepsionis


Itupun yang dia lihat adalah seorang model


Terkenal.


''O..ohhh, kalau sebagian para pekerja di Liburkan nona patita.apakah nona ingin


Bertemu dengan pak direktur?''tanya ke


Patita.


''Iya,bisa kamu antar?'' resepsionis wanita itu


Dengan senang hati untuk mengantarkan.


Mereka berdua masuk kedalam,patita melihat


Furniture disini sudah begitu canggih.benar


Benar menakjubkan,hingga lift dengan design


Yang unik.


TING!


Pintu lift terbuka lalu mempersilahkan untuk

__ADS_1


Masuk ke ruangan di rektur,patita menyuruh


Nya untuk di tinggal kan saja.tepat didepan


Pintu dan dia mengetuk,tak lama pintu


Akhirnya terbuka.


''Selamat pagi nona patita,silahkan masuk


Pak alaxsa sudah menunggu anda di dalam''


ucap sekretaris itu menyambut dengan ramah


''what's up vander,?'' tanya patita lalu duduk


Di sebuah sopa.


Can you see, I'm fine and how about you?''


tanya balik vander.


''aku juga baik kok,oh iya btw.ini design itu


Kamu yang bikin?'' patita yang ingin tahu.


'' so true,ini juga kerja sama dengan adikku


z..'' seketika pria itu menatap ke arah patita.


''Maaf kalau aku menyebut kan nama itu didepan kamu,bukan nya aku ingin membuat


Kamu sedih''


'' no problem vander, ''patita balasan dengan


Senyuman,lalu mereka membicarakan Tentang bisnis.sehingga begitu lama.


Dan pada akhirnya patita untuk pamit pulang


Karena seluruh anggota tubuh nya begitu


Pegal.vander menawarkan tumpangan kepada nya,tetapi dia menolak untuk di antar.


''Yaudah aku duluan ya, semangat untuk


Bekerja nya.'' vander lalu masuk kembali


Kedalam ruangan nya,dan seketika dia


Tersenyum miring seperti memiliki sebuah


Arti.


Tepat depan pintu lift,patita menekan tombol


Lalu masuk.merigoh sebuah handphone


Dia mengabarkan supir untuk menjemput


Dan tiba-tiba lift berhenti di lantai 17.


''Kenapa berhenti disini?,mungkin lift nya


Sedang ada masalah.lagian aku bukan


Sekali dua kali kejadian seperti ini,nanti


Juga berfungsi kembali'' wanita itu tak


Curiga sama sekali.


Dan dia di kejutkan dengan lampu padam


Seketika,patita berubah menjadi panik.


Dia menelpon seseorang tetapi jaringan


Tidak ada sama sekali.dia menyalakan


Senter di handphone, mengatur nafas


Agar tak terlalu panik.


Lampu lift pun kembali menyala,dia pun


Bernafas lega.akhirnya lift sampai kelantai


Dasar, ternyata supir nya itu sudah ada


Di depan.


Asla yang sekarang akan bersiap-siap


Kan menaiki gunung,dia membawa


Tenda dan makanan yang banyak.setelah


Itu beres semua.mereka berempat pergi


Dengan di bimbing oleh paman sana.


"Yasudah kalian hati hati,ibu do'akan.


Semoga di lindungi oleh Gusti Allah ''


Bibi sana yang mendoakan.


Diperjalanan disini begitu sejuk dengan


Pepohonan yang begitu asri,semakin


Masuk kedalam hutan.semakin juga

__ADS_1


hutan belantara,dan matahari seakan tak


Terlihat padahal jam masih menunjukkan


Pukul 10.


''Kok suasana nya mencekam begini ya,gue


Takut ada binatang sama..'' ucapan Desi


Terpotong karena ada suara burung gagak.


"Kalian hiraukan saja!,ayo lanjut jalan''


Tegas paman sana.bertiga nya pun berjalan


Saling berpegangan karena takut terpisah.


Ternyata hutan ini semakin masuk kedalam


Begitu lebat dan mengerikan, seperti nya


Hutan ini tidak pernah ada yang pijak.


Seketika asla terdiam tiba-tiba,karena


Perasaan nya hutan yang dia lihat sekarang


Adalah, hutan yang berada di dalam mimpi


Nya tadi.


''Kamu gak apa-apa kan asla?''sana menepuk


Bahu asla,dan dia tersadar.


Dia mengingat kalau dia sembunyi di balik


Akar yang di lewati,dan situ pula seorang


Pria yang di kejar-kejar.dan terkejutnya lagi


Seekor 2 harimau menghadang perjalanan


Mereka.


''Tenang kan diri kalian lalu pejam kan mata''


Memberi instruksi dari paman sana,dan


Menurut saja.


"Buka mata kalian!'' ketiga wanita itu sontak


Kaget karena sudah ada di depan rumah


Yang begitu kuno.


''Perasaan tadi kita di hadang sama dua


Harimau,kenapa kita udah ada disini?"


''Atau jangan-jangan',serentak bertiga.


''Hey cepat masuk!!'',ucap paman sana.


Ketiganya pun masuk kedalam rumah


Kuno itu.banyak sekali barang-barang antik


Yang terpajang yang sangat cantik.


Mata asla terpesona oleh sebuah Kris


Yang di lapisi emas.


''Bagaimana perjalanan nya tadi?pasti


Mengerikan!..hahah,yasudah kalian duduk


Lah dahulu'' kembaran paman sana


Mempersilahkan duduk di kursi.


''Sebenarnya kita mau kesini ingin meminta


Bantuan kepada paman?'' sana berbicara


Langsung sambil melirik ke arah asla.


''Bantuan apa?'' dengan mengusap jenggot


Panjang nya.


''Lebih tepatnya,teman aku yang ingin


Meminta bantuan.'' sana yang mengganti


Posisi duduk asla di depan.


''Coba saya ingin melihat telapak tangan


Kamu?'' asla menurut dan menjulurkan


tangannya.lalu paman sana kain merah


Dan meletakan ke telapak tangannya.


Paman sana menjepit jari tengah asla,dan


Membaca seperti mantra.setelah itu


Paman sana seperti melihat sesuatu.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2