Lantai 17

Lantai 17
CHAPTER 24


__ADS_3

Apa yang di katakan oleh ayahnya,asla


Merasa bimbang dan sangat sesak di dada.


Segera tepis kan itu semua.karena sekarang


Terpenting menyelamatkan orang mati


Sia-sia.


''Yasudah sekarang tutup mata kamu nak


Dan hembuskan nafas''asla pun menurut


Ada dalam tempat berbeda.segera membuka


Kedua matanya,dan yang lihat pertama


Adalah jarum infusan ter tancap di tangan.


Bahwa dia berada di rumah sakit, menyentuh


Kepala yang teramat pusing.


Entah siapa dia Sampai di bawa ke rumah


Sakit?ada seseorang yang membuka pintu


Rumah sakit,asla pun tertegun siapa dia.


''Itu kan bule yang gue tabrak tempo hari,


Aduh lupa lagi namanya'', gumam dalam


Hati.


Pria berparas asing dengan senyuman


Membuat perempuan siapa saja akan


Jatuh hati padanya,dia menghampiri asla


''Kamu, sekarang bagaimana kondisi?''


Menanyakan keadaan asla.


''Cukup baik,dan saya kenapa bisa ada


Disini?kamu yang membawa saya kesini?''


Tanya asla.


FLASHBACK


Balween sedang keluar dari meeting,saat


Turun menggunakan lift khusus karyawan


Biasa.pintu lift terbuka sehingga ponsel


Yang di genggam jatuh, dikarenakan


Melihat seorang wanita tergeletak.secepat


Menghampiri nya, melihat wajah wanita


Itupun dia seperti bertemu dengan nya


Lalu dia menyuruh seseorang untuk


Membawa ke mobil, melihat wanita itupun


Begitu khawatir dengan wajah begitu pucat


Seperti sudah tak bernyawa dan di bawah


Ke rumah sakit untuk di tangani.


FLASHBACK off


"Thank banget ya,jadi ngerepotin kamu''


Ucap asla merasa bahwa dia sungguh


Merepotkan.


"dons't matter,tidak sama sekali merepotkan


Seharusnya itu harus kewajiban umat


Manusia saling menolong,'' jelasnya,


'Tapi kata ayah bilang harus berhati-hati


Sama orang yang kelihatan baik,bukan nya


Gue su'udzon tapi ke waspada aja',


Dalam hati asla.


''Hey!!kenapa melamun?'' menjentikkan


Jarinya.


"Gak apa-apa,aku pengen cepet pulang


Aja dari sini'' bahwa sudah tidak betah


Berada di sini.


"Tapi kamu yakin sudah lebih baik?''


Menanya kembali untuk memastikan


Bisa melihat dari raut wajah yang begitu


Khawatir, dokter pun mengizinkan pulang

__ADS_1


Tetapi dia harus meminum banyak vitamin


Dan hanya di anggukkan oleh gadis itu.


''Aku lupa nama kamu siapa?' masih lupa


Nama pria di hadapannya.


''Balween.kalau begitu ayo antarkan pulang


Soalnya sudah larut malam'' menawarkan


Untuk mengantarkan asla


"Tidak perlu!,aku bisa pulang dengan ojek''


Tolak asla


"Baik lah..boleh minta nomor kamu?''


Menyodorkan ponsel ke asla untuk


Memasukan nomor nya,


Ponsel pun diraih oleh asla dan mengetik


Nomor ke ponsel pria bule itu,ia mengembali


Kan ponsel ke balween.gadis itupun pamit


Ke arah ojek yang sedang mangkal,


Tak hentinya pria itu menatap kepergian


Gadis yang dia temui nya,merasa ada


Rasa nyaman didekatnya.pria berparas


Bule itupun tersenyum ketika melihat foto


Profil milik asla.


"Assalamualaikum ''salam asla kepada


Penghuni rumah,


"Walaikumsalam..kamu pulang agak awal?''


Tanya ibu asla heran karena kepulangan


Yang begitu sangat awal.lalu sang ibu pun


Melihat kantong kresek seperti obat-obatan


"Kamu sakit?kenapa kalau sakit harus


Kerja sih!..ayo masuk'' suruh ibunya.


Melihat dari wajah sang putri semata


Wayang nya begitu pucat,dan memberikan


Ibu terus bergrutu tentang kondisinya,


dia lalu merebahkan di atas kasur supaya


Badan nya menjadi lebih baik.


Merasa lehernya merasa geli dan lalu


Dia meraba, ternyata itu sebuah kalung


Pemberian ayah nya.melihat permata itu


Asla begitu bahagia,dia bisa melihat ayah


Lewat kalung ini.


Ada sekelabat bayangan putih didepan


Jendelanya,mungkin perasaan gadis itu


Adalah zwen yang sedang mengerjai nya


Teringat kalau hantu pria itu dikejar oleh


Sosok Kuntilanak yang mengejarnya,sontak


Asla tertawa mengingat hal itu


"Baru jam 2 siang,tidur sebentar aja deh''


Dan memejam kan matanya.


Setelah badan nya lebih baik,asla meregang


Kan otot-ototnya.dia melihat jam sudah


Pukul 15:00.merasa kalau tidur nya hanya


Memakan waktu satu jam saja,bergegas


Ke dapur untu mengganjal perut yang


Begitu keroncongan.


Melihat ibunya sambil ngemil dan fokus


Terhadap televisi,menampilka seorang


Perempuan yang begitu sangat cantik


Dengan tubuh molek sedang belonggak


Lenggok.dipikiran asla pasti yang di lihat


Ibunya itu seorang model papan atas.

__ADS_1


"Lihat tuh asla..udah cantik punya tubuh


Aduhai,terkenal,cerdas, Pendidikan lagi.


Pasti nih cewek banyak yang ngejar.dari


Cowok nya pun pasti kalangan atas semua''


Cerocos ibunya.


"Patita alan..'' melihat nama di label tv


Itu, sehingga asla mengeluarkan suara


Terkejut nya.


"Kenapa sih asla sampai kaget gitu?''


Mengalihkan kepada anaknya yang terkejut


"Aku kaget aja,dia udah terkenal di Mancanegara..aku aja perempuan aja iri


Lihat nya'' bohong asla,dan dia lari ke dapur


Mengambil minum.


"Nama tuh model,yang di sebut sama


Cowok waktu gue di alam sadar'',nafas


Yang tersengal.


POV BALWEEN


Tiba di Indonesia kemarin malam,aku


Memutuskan pergi ke perusahaan yang


Di kelola oleh kakak tiriku.entah mengapa


Saat di kelola oleh merasa hati ini tak rela


Karena mengingat tentang kakak kandung


Ku membangun perusahaan ini sejak dari


Nol,10 tahun tak bisa aku lupakan.


Sejak usia ku umur 15 tahun,aku ikut dengan


Tentu ku yang berasal dari Amerika,sejak


Menginjak 20 tahun.kakak ku dinyatakan


Menghilang,orang tua ku menyuruh mencari


Dimana kakak ku.namun polisi menemukan


Jam tangan di sebuah hutan, kemungkinan


Kakak ku sudah tiada.


Betapa sesak nya mendengar perkataan


Polisi,kakak ku walaupun menyebalkan


Dia adalah manusia terkuat di muka bumi


Ini.dia selalu memprioritaskan keluarga


Dari pada pekerjaan nya, walaupun dia


Orang memiliki sifat yang tegas,arogan dan


Dingin terhadap orang yang tidak ia kenal.


Dan aku merasakan kalau dia masih hidup


Perasaan tak rela kalau dia pergi begitu


Sangat cepat,kakak ku sudah mempunyai


Seorang kekasih yang begitu sangat cantik


Dan tubuh begitu seksi.banyak pria yang


Jatuh hati padanya,akan tetapi dia memilih


Kakak ku.


Saat mengenal kan pacarnya kepada


Keluarga nya,yang aku lihat perempuan


Sangat sopan dan anggun.pantas saja


Dia jatuh hati pada perempuan itu,dan


Aku juga terpesona dengan tutur kata yang


Begitu halus.semenjak kejadi kakak sudah


Tiada,dia menangis dan jatuh pingsan.


Padahal satu Minggu lagi mereka berdua


Akan segera bertunangan,tetapi takdir


Berkata lain.kakakku pergi untuk selamanya


Usia ku yang sudah menginjak 25 tahun


Memutuskan pulang ke Indonesia,ke negara


Asal nenek dari ayah ku dan juga ibu


Tiriku yang sangat baik.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2