Lantai 17

Lantai 17
LN 17 7


__ADS_3

Hendak akan memasuki lift,asla merasa


Was-was untuk masuk.karena Una sudah


Dahulu untuk turun,dan asla terpaksa turun


Dengan sendirian.dia masih terpikir oleh


Sesosok pria yang tiba-tiba saja muncul


Di belakangnya.


Matanya terus mengawasi setiap dalam lift,


Dan lift pun berhenti,asla berpikir pasti ini


Adalah ulah perbuatan geng nya Veni.


''Heh!..bisa gak sih lho jangan ganggu gue,


Mentang-mentang kakak lho yang punya nih


Perusahaan lho seenak dan semaunya lho,


Gue gak takut sama lho Veni!..''teriak asla


Kalau ia mengira itu adalah perbuatan Veni.


Lift pun kembali hidup,asla merasakan kalau


Lift itu tidak turun ke bawah tetapi.naik ke


Lantai atas,asla menyimpan kopi yang ia


Bawa,asla menekan lantai dasar tetapi


Itu tidak berfungsi,Lift kembali terdiam dan


Lampu di dalam lift tiba-tiba saja mati.


Saat ia melihat ke layar ternyata ia berhenti


Di lantai 17,dalam pikir nya apa ini ulah veni


Dan temannya?


''Tenang asal,ini pasti ulah mereka lagi.awas


Kalian, gue kasih pelajaran.emang gue takut


Sama lho veni.gue habisin tuh rambut Sampai botak '' gumam asla dengan kesal.


TING


Pintu lift terbuka,asla melihat ruang itu kembali.lalu dia melangkah kan kaki nya untuk masuk.ia berteriak memanggil nama


Veni.


'' Keluar lho Veni!!...jangan bisa nya main


Keroyokan doang..sini lho muncul gue kagak


Takut sama lho!'' Asla terus berteriak dengan


Penuh emosi.


Bunyi handphone nya berbunyi,ternyata pesan


Dari desi,dia memberi tahukan kalau jam Kerja sudah selesai.dan asla menanyakan


ke Desi tentang Veni.


{ Desi si veni sama temennya udah pada


pulang?}.


{Udah.tadi soalnya gue keluar nya bareng


Sama mereka,emang nya kenapa la?}


{Gue kaya nya di kerjain lagi deh sama merek,gue sekarang terjebak di ruangan lantai


17}


{ lho naik lift yang mana la?} tanya Desi.


{ Yang ke 3 Deket kantin,}


{ asla itu lift rusak,gak bisa di gunakan}


Membuat seluruh tubuh asla lemas,dia terus


Tarik nafas.saat dia akan membalas pesan

__ADS_1


Desi,sinyal pun tiba-tiba saja menghilang.


''Lalu kalau bukan perbuatan si veni siapa?Mana mungkin..'' asla menggeleng kan kepala


Asla menelan Saliva nya,kakinya pun tidak Bisa di gerakkan.Membuat perasaan takut


Menguasai asla,dia terus memejamkan mata


Sambil berdoa dalam hati.


Dan kakinya pun bisa di gerakkan,dia berlari


Menuju lift.sontak asla melototkan matanya


Begitu terkejut.karena,lift itu berubah menjadi


Lift rusak dan penuh kotoran.


Dan disitu pula asla mendengar suara Mengesot,di Belakang nya.saat asla melihat


Tidak ada siapa-siapa.asla berlari mencari


Lift yang lain.


''Pasti lift disini pasti banyak,gak mungkin Satu.'' dengan berlari kecil asla mengelilingi


Setiap ruangan.tetapi dia tidak menemukan


Nya.


Dia melihat jam ke ponsel nya, ternyata jam


Menunjukkan pukul 19:00.malam.tak sengaja


Asla men jatuh kan ponselnya,karena begitu


Kaget.


''Barusan gue lihat masih jam lima sore,kenapa sekarang udah jam tujuh malam''


Asla kembali mengambil ponselnya,dan terus


Mencari keberadaan lift atau tangga darurat.


Semakin ia masuk kedalam ruangan, ruangan


Itu semakin gelap.asla menyalakan senter


Di ponselnya,dia terus berkeliling.


Gumam dalam hati.asla merasa ia menginjak


Sesuatu,asla mengarahkan ponsek ke bawah


Dengan tangan bergetar.


'' Aaaaaa!!!!..'' asla menjerit histeris karena Yang dia lihat sebuah potongan tangan,Dan


Saat asla akan berlari,kaki asla di cekal oleh


Tangan itu.


''Aaaarrrgg, tolong aaarrrghh.''kaki asla terus


Meronta-ronta, sehingga tangan itu hilang


Dengan sendirinya.lalu asla terus berlari


Menyusuri ruangan yang begitu gelap.


'' Tolong!!.. tolong.siapa pun tolong gue.'' teriak asla frustasi.


Asla mendengar suara langkah kaki seperti


Terseok-seok Tepat di samping nya,dia teriak


Karena seorang pria tanpa dua tangan,dan


Mata tertusuk gunting.


'' Mana tangan saya!..''ucap hantu itu.asla Berlari,dengan suara nafas tak beraturan.


Asla melihat ke arah pintu di lorong sana,


Bertulisan tangga darurat.asla lalu ke arah


Sana.


Dia terus membuka pintu itu,namun.pintu nya


Tak mau terbuka,asla terus membuka engsel


Pintu dengan cepat.tetapi pintu tak mau Terbuka,membuat asla menangis dan duduk

__ADS_1


Dengan lemas.


''Sekarang gue ada dimana,tempat apa ini?''


Dia terus melihat ke layar ponsel jam sudah


Menunjukkan pukul sepuluh malam, seragam


Nya pun penuh dengan air keringat.


Dan asla melihat ruangan yang sedikit ber


Cahaya,lalu ia berpikir untuk masuk ke sana


Tetapi,tangan nya di cekal oleh seseorang.


'' Jangan kesana,kalau lho gak mau pisah


Sama tubuh lho.''dia melirik ke arah suara


Pria, ternyata itu adalah pria misterius yang


Pernah ada didalam lift bersamanya.


''lho kan cowok waktu itu di lift?'' asla Menebak Kepada pria itu.


'' Iya,dan sekarang lho mau keluar gak dari sini


Atau mau tinggal disini bareng mereka,asla


Melihat banyak sekali hantu,dengan tubuh


Bergetar asla meronta-ronta kepada pria itu.


''Tolong keluarin gue dari sini,gue Mohon.''lirih


Asla kepada pria yang di hadapan nya.


''hmmm..yaudah ayo ikut gue,dan hiraukan


Mereka'' asla mengangguk paham,asla


Mengenggam tangan dingin pria itu.


Saat itu asla di hadapan dua pintu lift,asla


Melirik ke arah wajah pria berwajah rupawan


Itu,asla tersenyum.dan asla menekan tombol


Lift itu pada akhirnya lift itu terbuka.lalu asla


Masuk disusul oleh pria itu,asla diam sejenak


Sambil melirik ke arah priad samping nya


Yang bersender dengan gaya coolnnya.


''Untung lho bisa selamat,karena jam enggak


Menunjukkan pukul tengah malam!'' ucap


Pria itu tiba-tiba.


''Emangnya kalau udah lewat tengah malam


Kenapa?'' tanya asla dengan berani, padahal


Ia tahu bahwa kalau pria itu bukanlah Manusia.


'' Orang kalau udah lewat tengah Malam,mereka bakalan gak bisa kembali atau


Mati.4 hari yang lalu ada karyawan cowok


Mati,dan asal kan lho tahu walau pun dia


Udah tewas.mayat nya gak akan bisa di Temukan'' ucap pria itu.


'' Kalau boleh tahu,lho mati kerena apa?''


Tanya asla.


'' Entah.gue gak ingat apapun.entah gue Dulunya manusia atau di lahirkan sebagai Hantu gue gak tahu '' jawab pria itu.


''Dan gue baru ingat,lho pernah bilang kalau


Gue udah bebasin lho.maksudnya apa?''


'' Lho gak usah tahu, pokoknya gue udah Terbebas,dan sekarang gue bakalan Nganterin lho pulang.''


'' Emang lho tahu rumah gue?''tanya asla


''Tahu.lho pingsan juga gue tahu.'' dengan

__ADS_1


Me nyengir kudanya, membuat asla Me lotot.


__ADS_2