Lantai 17

Lantai 17
CHAPTER 22


__ADS_3

Sekarang asla pun bisa membagi cerita


Kepada sana,mungkin menurut dia bisa


Untuk membantu menyelesaikan masalah


ini kalau sama mau ingin membantunya


''Kamu pernah merasakan kejanggalan


Disini?'' tanya asla.


''Awal pertama aku masuk kerja udah


Merasakan hawa yang begitu negatif


Saat masuk kedalam perusahaan ini,


Tetapi aku tepis kan itu semua karena


Aku berniat untuk bekerja'' jawabnya


''Awal nya sih aku juga sama kaya kamu,


Dan semenjak kerja disini aku mulai


Merasakan hal yang ganjil.dan sehingga


Kejadian demi kejadian menimpa ku"


Sana yang mendengar cerita asla,hanya


Mengangguk saja.


Dia tahu apa yang di rasakan oleh teman


Nya begitu berat,dan sehingga asla


Menanyakan kepada sana apakah dia bisa


Membantu nya?.


Pertanyaan dilontarkan asla membuat


Sana juga bingung,merasa dia sudah salah


Ucap. merasa bersalah karena sudah


Membawa ke dalam masalah nya


''Lupain aja,gak usah pikirin'', ungkap asla


Membuat sama kebingungan


''Tenanh aja la.aku mau kok bantuin bantu


Kamu,pasalnya paman aku bisa melihat


Kejadian tentang masa lalu'' tak percaya


Dia mendengar perkataan sahabat nya,


Begitu senang karena sana ingin membantu


Ternyata paman dari sana adalah seorang


Memiliki kemampuan khusus.sejak dia


Bisa melihat makhluk dari alam lain,sana


Di tutup mata batin oleh pamannya sendiri


Akan tetapi.pamannya tinggal di dalam


Pegunungan yang begitu terpencil.


Pasti itu sangat susah untuk menemui


Pamannya,sangat berbahaya bagi orang


Awam untuk masuk kesana.banyak sekali


Rintangan seperti,hutan lebat dan hewan


Buas.


''Kok jadi takut juga ya kalau kesana, apalagi


Namanya pegunungan serem.masa


Kita berdua kesana yang ada beda cerita''


Menghembuskan nafas kasar


''Mungkin ada seseorang yang bisa untuk


Membantu kita untuk kesana'' ucap sana


''Serius!? siapa?'' tanya asla yang begitu


Ingin tahu.


''Kembaran paman ku,mungkin dia bisa


Mengantarkan kita pergi kesana..tapi,


Rencana nya kita kapan kesana?''


Pikir sana.


''Pengen nya sih secepat nya,apa boleh


Buat..kita harus tunggu hari libur aja''


Kata asla


''Ekhemm...aduh jahat banget sih kalian


Gak ngajak kalau ada cerita.'' mereka berdua

__ADS_1


Berbalik ke arah samping tembok,disana


Desi yang dari tadi mendengar kan obrolan


Kedua temannya.


''lho dari tadi Desi disini?'' tanya asla.


''Hmm.. sampai serius kalian gak nyadar


Kalau gue ada disini,gue to the points aja


Ya.saat denger apa yang Kalian cerita, gue


Juga punya pengalaman mistis..''


Desi yang duduk di dekat sana,dan


Menceritakan yang dia alami.


Kemarin dia yang tidak masuk kerja,karena


Nenek nya yang jatuh sakit.pada malam itu


Dia berdua di temani oleh ibunya untuk


Menjaga neneknya.sialnya lampu pun


Mati,dan di temani oleh hujan petir Desi


Pergi ke dapur untuk memasak mie karena


Begitu dingin,dia menyalakan lilin agar


Tidak gelap,saat mengambil sendok


Dia melihat neneknya berdiri di dibelakang


Nya membuat terkejut,mengelus dada


Seakan jantung nya ingin copot.


''Nenek ngapain disini?,aduh ibu kemana


Lagi?" gadis itu yang kebingungan


''yaudah aku antarkan ke kamar,nenek


Emangnya mau apa? bilang aja sama aku


Udah tahu kan nenek lagi sakit'' Memapah


Neneknya.


Tepat didepan pintu Ibunya keluar,Desi


Di kejutkan kedua kali karena neneknya


Sedang makan bubur di suapi oleh Tante


Nya.badan gadis itupun bergetar dan


Ternyata Dia tidak memapah siapa-siapa


''Desi kamu kenapa?kok kaya orang takut


Begitu?'' Ibu Desi melihat anak nya begitu


Aneh.


''Gak..gak apa apa bu'',dia pergi kedapur


Untuk Menuangkan mie nya yang telah


Matang,dengan langkah cepat dia buru


Buru untuk kembali ke kamar neneknya


''Kamu kaya di kejar setan aja sih!!sampe


Lari-lari segala.bawa mie masih panas


Lagi,kalau tumpah gimana?'' omel Tante


Desi.


Hanya menyengir kuda mendengar omelan


Tantenya, Sehingga mata nenek melihat ku


Begitu tajam.jadi dia teringat kejadian tadi


Membuat bayang-bayang itu muncul,


Setelah Tante Desi selesai menyuapi


Nenek, sedang lahap makan mie Desi


Di suruh neneknya untuk menaiki ranjang,


Dan dia pun mendekati ke arah neneknya


"Ada apa nek?" Desi yang merasa gugup


"Lebih baik kamu berhenti saja dari


Pekerjaan kamu,lebih baik bantu tantemu


Di rumah makan..nenek merasa di tempat


Kamu kerja begitu banyak sekali makhluk


Yang begitu jahat, secepat nya saja


Kamu berhenti dari tempat itu.supaya


Kamu selamat darinya'' apa yang di


Lontarkan di mulut neneknya.

__ADS_1


Di maksud oleh neneknya pun memang


Benar,karena semenjak empat bulan disana


Dia merasakan hal yang aneh,padahal


Perusahaan itu begitu mewah dan elegan


Tetapi,hawa nya sangat mencekam.


Mendengar cerita dari teman-temannya


sekarang dia tidak sendiri lagi,asla


Bersyukur karena sebentar lagi dia bisa


Membantu zwen,vino dan yang lain nya


Juga.


"Hey!!...kalian itu kerja bukan malah asik


Cerita disini,cepat kembali bekerja''


Ungkap kepala cleaning servis yang


Tiba-tiba saja menegur mereka bertiga


"Iya Bu!!'' serentak mereka bertiga


'Gue harus ketemu sama zwen,tapi dia


Dimana sih!. sering hilang mulu' antusias


Nya akan memberitahukan kepada zwen


Matanya tertuju kepada zwen yang sedang


Di kejar oleh sosok Kuntilanak, melihat


Itupun asla malah ketawa.begitu lucu


Ekspresi zwen di kejar oleh kuntilanak


Tersebut.


'' Apa ada yang lucu?'' sontak ketawa asla


Pun menjadi berhenti,dia melirik ke sumber


Suara.Ternyata itu adalah CEO nya.


Merasa dia begitu malu,tatapan bosnya


Itu membuat dirinya tidak bisa berkata


Kata lagi.ceo itu pun melihat ke arah luar


Yang dilihat oleh asla,pria itupun


Mengernyitkan dahinya karena tidak ada


Apa-apa.


"Kalau lagi sakit jangan dulu masuk kerja''


Ucap Nya,lalu pergi.


Mendengar perkataan atasannya begitu


Kesal,mau bagaimana lagi dia sudah


Terlanjur.malu yang di terima,menatap


Kembali ke arah dimana zwen di kejar


Kejar tetapi mereka sudah tidak ada,asla


Pergi untuk mem bersihkan meja-meja


Ternyata masih banyak wartawan disana


Dia sedikit berlari karena takut di


Wawancara kan,lalu dia masuk kedalam


Lift.dia bercermin di lift sungguh melas


Dirinya, ternyata vino masih di dekat


Nya dari tadi.


''Kak asla masih tetep cantik kok.. walau


Wajah kakak keliatan kusut'' dikatakan


Vino membuat dia tersipu malu.


"Kamu bisa aja ya..''mencolek hidung


Anak itu.


Apa yang asla tidak diinginkan terjadi


Kembali,dia berhenti di lantai 17 lagi,


Pintu lift itupun terbuka.dia menatap


Ke arah vino, seperti nya vino menyuruh


Asla menghiraukan mereka,dan ada


Wanita yang bergaun kelabu keluar dari


Kegelapan.


"Mamah!''


"Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2