
Setelah sampai di tempat makan itu. Mereka segera memesan makanan, setelah makanan yang dipesan disiapkan. Mereka langsung mencari tempat duduk area outdoor.
Mereka makan dengan lahap sambil sedikit berbicara. Sampai akhirnya Vito mulai menceritakan hal yang ingin ia katakan kepada Zelda
"Zel, aku mau ngomong sesuatu" kata Vito
"Kenapa Vit?" tanya Zelda
"Aku kemarin sudah izin ke mama ayah aku soal liburan kita ke Jogja. Nah udah kan tuh dibolehin kan, trus waktu aku lagi nyuci mobil tiba-tiba dateng pengemis gitu" ucap Vito
Zelda tersedak mendengar kalimat Vito yang mengucapkan bahwa dia didatangi oleh pengemis
"Ehh kamu kenapa? minum dulu nih" tanya Vito sambil menyerahkan minuman milik Zelda
"Enggak kok nggapapa, lanjutin ceritamu" ucap Zelda sambil mengelus dadanya
"Trus pengemis itu bilang kalau aku jangan bermain dengan kematian, dan aku juga gak boleh buat lelucon yang ada kaitannya dengan kematian karena itu bisa jadi petaka bagi diri aku sendiri. Aneh gak sih" ujar Vito
Zelda langsung berhenti mengunyah setelah mendengar cerita Vito. Dia merasa bahwa memang akan ada hal buruk yang nantinya menimpa dirinya serta teman-temannya
"Oiyaa pengemis itu juga bilang, katanya dia sudah sempet bilang sama perempuan, tapi nggk direspon sama perempuan itu, entah perempuan siapa yang dia maksud" ujar Vito
"Aneh nya tuh, kata-katanya ituloo.. Apaan cobak maksudnya. Ya akhirnya aku jawab aja, *makasih ya sudah diingatkan* sekalian aku kasih uang kecil trus orang itu pergi gitu aja" lanjut Vito sambil memakan kentang goreng
"Cukup Vit. Please udaahh, jangan bicarain ituu mulu. Aku tuh udah nggak mau ngebahas hal yang aneh-aneh lagi. Udahlah mungkin juga pengemis itu nggak waras mangkanya ngomong gitu" ucap Zelda sedikit membentak Vito
"Iya iyaa iyaaa udah iyaa nggak ngomongin lagi deh" ujar Vito menenangkan Zelda
Akhirnya mereka tidak melanjutkan pembicaraan yang tadi. Mereka mencari topik pembicaraan yang bisa membuat mereka tertawa bersama tanpa memikirkan masalah yang sedang menghampiri mereka
"Gimana enak kan makanannya?" tanya Vito
"Enak banget.. makasih yaa" ujar Zelda
"Lihat tuh bibir kamu, cemot sama saus" ucap Vito sambil mengusap bibir Zelda
Mereka kemudian saling tatap menatap persis seperti adegan sinetron
__ADS_1
"Heiii...." ujar Zelda sambil menepuk tangannya
Vito pun tersentak karena kaget dengan ulah Zelda
"Apaa-apaan sihh kita hahaha... udah kayak anak SMA baru pacaran aja hahaha" ujar Zelda dengan tertawa
"Ihh kamu mah, mentang-mentang kita udah lama pacaran teruss gabisaa romantis-romantisan lagi gituu yaa" kata Vito
"Hahahah udah lah, lanjut makan lagii" pungkas Zelda
Saat Zelda asik makan, Tiba-tiba Vito ingin mengabadikan moment makan Zelda yang lucu dengan memfoto Zelda menggunakan gadget nya. Tetapi Zelda tidak mengetahui hal itu.
Satelah semua makanan habis, barulah Vito membuka gadget nya dan kemudian menunjukkan foto Zelda saat sedang makan tadi
"Zel. lihat deh..." kata Vito
"Iihh Vitoo... apa-apaan ini?" tanya Zelda sambil merebut gadget Vito
"Abisnya kamu kalau makan lucu, kayak orang rakus gitu hahaha" celetuk Vito
"Tapi.... Yasudahlah nggapapa, aku nya juga gak buluk-buluk banget kok hahaha" ujar Zelda
*Selesai makan
Vito mengantarkan Zelda pulang dan kemudian dia pergi menuju rumah Aldan. Dia akan merundingkan perihal kejutan yang akan diberikan kepada Zelda di hari ulang tahunnya yang tinggal satu minggu lagi
Saat sampai di rumah Aldan, disana sudah ada Nesya dan Arin juga. Vito langsung masuk dan kemudian duduk bergabung dengan mereka
"Jadi gimana nih? disana kan nggak ada toko kue" tanya Vito
"Eemm gimana kalau kita ganti kue tart nya pakai nasi sama mie. Kayak yang sempet viral tuh, yaaa biar beda dikit lah" saran Nesya
"Naahh bener, setuju tuh. Ntar buat hiasannya biar aku bawakan nugget dari rumah" ujar Arin
"Eehh.. aku punya ide nih, aslii seru banget" ucap Aldan
__ADS_1
Semua temannya terdiam. dan kemudian Aldan langsung mengutarakan ide nya.
Cukup lama Aldan mengutarakan idenya. Setelah Aldan selesai menjelaskan, Vito dan Arin spontan menolak ide Aldan
"Nggak.. aku nggak setuju.. Aneh-aneh aja idenya" ujar Vito
"Nggak Al... jangan kayak gitu ah, nggak ada ide lain apa ya
"Udahlaah guys.. ini kan cuma kejutan. Jadi aman, aku deh yang jamin" sahut Aldan
"Tapi kan itu bahayaa Aall... bayangin kalau ntar ada apa-apa gimana" ujar Arin
"Aku kan udah bilang, aku jamin nggak akan terjadi apa-apa. Kalian kenapa sih nggak percaya sama aku. Udahlah nanti biar aku yang siapin" ujar Aldan
"Nih yaa guys. Zelda itu sahabat yang paling muda diantara kita. Dia orang terakhir yang barusan menginjak umur 20 tahun. Nah maka dari itu, aku mau buat ulang tahun Zelda tahun ini benar-benar berkesan. Aku yakin Zelda pasti nggak bakal sadar kalau ini bagian dari kejutan kita" jelas Aldan
"Aall... bisa nggak sih ngasih ide yang lebih baik dari ide ini?" tanya Vito
"Viitt sekali lagi aku tegesin yaa. Pacar kamu amaan... pegang omongan aku" ucap Aldan
"Kaliaan kenapa siihh... Nggak bisa diajak seru dikit gituu" rayu Aldan
Vito dan Arin akhirnya terpaksa setuju dengan ide yang diutarakan Aldan
"Jangan lupa kita berangkat Rabu pagi, jadi kalian harus udah siap dari hari selasa" ujar Nesya
"Iya siap Nes.. aku malah sudah nyiapin dari sekarang, maklum.. perempuan kan ribet hehehe" celetuk Arin
"Yaa eluu tuh ribet nya tujuh turunan, ke Jogja doang aja siap-siap nya udah kayak orang mau berangkat umroh" ujar Nesya yang sudah mulai bisa bercanda lagi
"Nanti waktu hari Rabu. Jam 6, aku berangkat dari rumah dan njemput si Zelda dulu. Terus aku baru ke sini, jadi Arin sama Nesya langsung ke rumah Aldan aja" ucap Vito
"Iyaaa.. biar nanti Arin aku yang jemput. Terus nitipin mobil di rumah Aldan" ujar Nesya
"Oiya aku mau ngingetin kalian, kan desa aku itu masih kental sama adatnya, jadi toloong banget buat kalian jaga sopan santunnya ya. Jangan sampai kalian melakukan hal yang bisa membuat orang lain mengecap kita itu remaja nakal" ucap Aldan
"Iyaa siaap.. Kalau masalah kesopanan mah aku nomer satu hahaha" celetuk Vito sambil tertawa
__ADS_1
"Iyaa siap Al... kita udah paham kok kalau masalah itu" pungkas Nesya
Mereka terus memperbincangkan persiapan sebelum berangkat ke Jogja. Mereka sangat excited dengan liburan ini. Yaa walaupun sebenarnya ini bukan liburan melainkan Minggu tenang yang harusnya digunakan oleh mahasiswa untuk belajar sebelum ujian akhir semester dilaksanakan.