Last Birthday

Last Birthday
Eps 5


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul setengah dua belas siang. Zelda, Vito, dan teman-temannya bergegas menuju kelas untuk mengikuti mata kuliah selanjutnya.


*Saat mata kuliah berlangsung


Tiba-tiba Zelda merasa ingin buang air kecil. Dan akhirnya dia meminta izin kepada dosen yang sedang mengajar


Setelah mendapat izin, Zelda segera berlari menuju arah kamar mandi. Tetapi kamar mandi yang ada di dekat kelas Zelda sedang dalam perbaikan


"Sejak kapan nih kamar mandi diperbaiki, perasaan kamar mandi nya baik-baik aja" gumam Zelda sambil melihat kamar mandi itu.


"Aahh yasudahlah aku ke lantai bawah aja. Mana jauh lagi kamar mandinya" kata Zelda dengan nada kesalnya


Kamar mandi yang akan di tuju Zelda tempatnya agak jauh dari kelasnya. Dia harus melewati lorong yang pada siang itu kondisinya sangat sepi.


Saat Zelda melewati lorong itu. Zelda merasa seperti ada yang mengikuti nya. Dia berkali-kali berhenti dan menengok ke belakang. Dan benar saja, Zelda seperti melihat ada orang bersembunyi di balik dinding


Zelda mencoba tetap berpikir positif. Mungkin saja itu teman Zelda dari kelas lain. Akhirnya Zelda melanjutkan untuk pergi ke kamar mandi


Setelah selesai buang air kecil, Zelda langsung keluar dari kamar mandi dan segera balik menuju kelas. Zelda berjalan dengan santai sambil bernyanyi-nyanyi kecil. Dia melewati kembali lorong itu tanpa berpikir akan terjadi sesuatu. Hingga kemudian dia melewati jalanan bawah balkon lantai 2


*Daan tiba-tiba


"Zelda awaass.." teriak Vito sambil menarik lengan Zelda


"Praakk" sebuah bunga dengan vas besar jatuh tepat di depan Zelda


Zelda sangat terkejut dengan hal itu. Kemudian dia dan Vito menengok ke arah atas. Diatas balkon itu memang berjajar bunga-bunga, tetapi aneh nya kenapa bisa ada bunga yang jatuh jika tidak ada yang mendorong nya


"Kamu kok bisa ada disini?" tanya Zelda


"Aku tiba-tiba merasa khawatir sama kamu akhirnya aku ikutin kamu" ujar Vito


"Ya ampun Vito. Kamu mah bikin orang parno aja. Jadi orang dibalik tembok tadi tuh kamu. Tapii terimakasih ya kamu udah narik aku, kalau kamu nggak ada, mungkin vas bunga itu bakal jatuh di atas kepalaku" kata Zelda


"Tapii.. kenapa bunga itu bisa jatuh ya?" tanya Zelda


"Udahlaah... Mungkin aja vas itu tadi letaknya terlalu dipinggir. Jadinya bisa jatuh" ujar Vito menenangkan


"Nggak mungkin Vit, sepinggir-pinggirnya tuh vas juga gak akan jatuh kalau nggk ada yang dorong" sahut Zelda


"Heii.. kamu kenapa sih jadi mikir yang aneh-aneh. Sudah yaa sekarang kita balik ke kelas" ucap Vito sambil mengelus rambut Zelda

__ADS_1


Zelda mengangguk dan kemudian berjalan bersama dengan Vito menuju kelas


"Vit. Semenjak mimpi itu, kenapa aku jadi kayak gini ya?" Tanya Zelda yang menghentikan langkahnya di tangga


"Kayak gini gimana maksudnya?" Vito bertanya balik pada Zelda


"Aku 2 kali bertemu sama orang yang membunuh aku di mimpi. Aku juga hampir kejatuhan bunga dari lantai atas. Dan aku juga merasa bimbang buat berangkat ke Jogja seakan-akan ada sesuatu yang mengahalangiku" ujar Zelda


"Zel... Lihat aku (sambil memegang pipi Zelda) nggak bakal ada apapun yang terjadi kalau kamu selalu berpikir positif. Jangan kuasai pikiran kamu dengan hal-hal yang negatif. Itu yang membuat kamu jadi memikirkan sesuatu yang aneh" kata Vito


Zelda hanya membalas perkataan Vito dengan hembusan nafas


*Pukul 14.30


Mata kuliah hari ini sudah selesai. Mahasiswa yang ada di kelas itu segera menuju parkiran dan kemudian pulang ke rumah.


Sesuatu hal aneh terjadi lagi kepada Zelda. Dalam perjalanan yang hanya berjarak 30 menit tiba-tiba Zelda malah tertidur. Kejadian itu membuat Vito kebingungan karena tidak biasanya Zelda seperti itu.


"Tumben banget Zelda tidur. Kan tinggal 15 menit lagi udah sampai. Apa mungkin dia capek kali ya" gumam Vito sambil sesekali melihat Zelda


"Naaah aku punya ide.. mumpung nih bocah tidur.. aku foto diam-diaam aah. Buat di post di hari ulang tahunnya besok" kata Vito sambil mengeluarkan gawainya



Kemudian Vito segera memasukkan gawai nya dan kembali menjalankan mobilnya


Tak lama kemudian, tiba-tiba telepon Vito bergetar. Ternyata dia mendapat panggilan dari temannya, Aldan


"Haloo Vit" suara Aldan diujung telpon


"Kenapa al?" tanya Vito


"Si Arin kecelakaan, dia ketabrak mobil" kata Aldan


"Astaghfirullah.. terus sekarang si Arin gimana kondisinya?"


"Luka sih di kepalanya karena terbentur jalan, dan kaki dia juga bengkak karena benturan dengan bagian depan mobil, sekarang kita lagi di klinik terdekat. Kamu sama Zelda kesini ya. Disini juga ada si Nesya" ujar Aldan


"Yaudah, aku sama Zelda otw kesana. Kamu shareloc aja ya" pungkas Vito sambil menutup telponnya


Vito kemudian membangunkan Zelda dan mengatakan bahwa sahabatnya itu baru saja kecelakaan. Zelda terkejut mendengar sahabatnya yang tiba-tiba kecelakaan.

__ADS_1


Di waktu yang sama. Saat Zelda menoleh kedepan, tiba-tiba orang misterius itu lewat lagi di depan mobil


"Awass Viit..." Teriak Zelda


Vito dengan spontan menghentikan mobilnya


"Kenapa Zel?" tanya Vito


Zelda menoleh kebingungan mencari keberadaan orang itu


"Zeeel... Heii.. ada apa?"


"Haa.. aaa.. emm.. ituu... Ada kucing tadi tiba-tiba lewat hehe. Aku jadi kaget mangkanya aku tadi bilang awas" ujar Zelda dengan mencari alasan


"Nggak nggak zell.. jangan bilang Vito.. jangan bilang Vitoo" batin Zelda dalam hatinya


"Ooohh. okee.. Aku kira ada apaan" kata Vito sambil menatap heran Zelda


Vito kembali menjalankan mobilnya dan menuju klinik tempat Arin di obati


Zelda kembali termenung melihat seseorang yang dilihatnya tadi. Zelda menjadi kebingungan, orang tersebut benar adanya atau hanya halusinasi saja. Karena tadi saat dia mencari keberadaannya, orang itu sudah menghilang entah kemana


"Zell.. kok diem aja?" tanya Vito


"Hhmm(menoleh ke arah Vito) aku cuma kepikiran sama keadaan Arin, kasian dia. Mama papanya kan lagi kerja di luar kota. Seharusnya dalam keadaan seperti ini, dia bisa ditemani sama orang tuanya" ujar Zelda


"Nah itu tuh tugas kita sebagai sahabat. Kita wajib buat support dia. Biar dia bisa semangat lagi" kata Vito sambil tersenyum


"Kamuu memang the best deh.. kata-kata kamu tuhh udah kayak motivator-motivator handal gitu" celetuk Zelda sambil tertawa kecil


"Oohh kamu ngejek akuu nihh.. iyaa??" Kata Vito sambil mencubit pipi Zelda


"Iihh sakitt Vitooo...."


"Rasaiinn tuh hahaha" pungkas Vito


Mereka bercanda-canda dan bersenda gurau kembali selama di jalan. Sampai-sampai Zelda berhasil melupakan kejadian yang barusan dia alami tadi


Terimakasih untuk teman-teman yang telah membaca sampai di episode ini


Jangan lupa untuk like, komen, dan vote ya.

__ADS_1


Big thanks for you 💕


__ADS_2