Last Birthday

Last Birthday
Eps 6


__ADS_3

Setelah sampai di klinik. Vito dan Zelda segera menemui Arin dan yang lainnya


Saat melihat kondisi Arin, Zelda merasa kasihan dengan sahabatnya itu


"Kamu kok bisa sih kayak gini?" tanya Zelda


"Aku belum cerita ke kalian semua kan. Nah sekarang aku bakal cerita. Sebenarnya kejadian ini tuh bisa dibilang aneh tapi aku masih coba buat berpikir positif" kata Arin


"Gimana-gimana?" sahut Nesya


"Jadi tadi kan kalian tahu kalau aku mau beli minuman dekat kampus, nah aku jalan kaki. Awalnya aku ngerasa nggak ada yang aneh, sampai akhirnya aku lihat kucing hitam mau nyebrang gitu. Itu kucing jalannya pelan banget karena emang kakinya itu kayak pincang-pincang, mungkin habis berantem sama kucing lain. Aku inisiatif dong buat minggirin itu kucing, aku tuh udah lihat ke kanan nggak ada mobil atau motor yang lewat tapi waktu aku mau megang itu kucing tiba-tiba ya gitu ada mobil yang nabrak aku" ujar Arin


"dan anehnya setelah aku jatuh kucing hitam itu tiba-tiba udah nggak ada. Nggak mungkin kan kalau kucing itu bisa hilang secepat itu dia aja kakinya lagi pincang" lanjut Arin


semua teman hanya bisa terdiam memandang Arin. Sampai kemudian Aldan memecah suasana keheningan tersebut


"hei.. guys guys jangan berfikiran aneh-aneh bisa aja tuh kucing ngumpet di pot pot bunga yang ada di tengah-tengah jalan. Pot-pot yang jadi pembatas jalan tuh" ujar Aldan


Karena Zelda tak mau membuat Arin menjadi kepikiran dengan hal itu. Akhirnya Zelda membuat alasan yang sama dengan Aldan


"Nah bener tuh.... udah lah nggak usah terlalu dipikirin. Yang penting sekarang Arin masih selamat dari kecelakaan itu. Dan kita udah bersyukur banget. Untuk masalah kejadian kucing itu ya udahlah lupakan aja" kata Zelda


*Setelah cukup lama


Gadget Zelda tiba-tiba bergetar. Ternyata Zelda mendapat pesan WhatsApp dari mamanya.


(Assalamualaikum sayang... sudah mau malam, cepat pulang ya) isi chat mama Zelda


(Waalaikumsalam. Okee siyap ma. Zelda pamit dulu ya ke teman-teman lainnya) balasan chat Zelda


"Vit... pulang yuk, mama sudah chat aku nih" ajak Zelda dengan berbisik


"Sebentar lagi aja. 30 menit deh" ajak Vito


"Mama sudah nyuruh aku buat pulang iihh" bisik Zelda


"Yauda.. okeoke. Biar aku pamit ke temen-temen yang lain dulu" ujar Vito

__ADS_1


Kemudian Vito segera berpamitan kepada teman-teman lainnya.


"Aku sama Zelda balik dulu ya guys" ujar Vito


"See youu besookk teman-temanku" pamit Zelda


"Hati-hati yaa guys.. jangan ngebut-ngebut" kata Arin sambil melambaikan tangannya


Kemudian mereka berdua segera meninggalkan klinik itu dan menuju ke parkiran mobil


"Zel aku mau ngomong sesuatu" ujar Vito sambil menutup pintu mobil


"Apaan tuh?" tanya Zelda sambil memasang safety belt


"Setelah aku pikir-pikir kejadian yang menimpa kamu tadi dan kejadian yang menimpa Arin barusan bisa dibilang aneh sih. Soal vas bunga yang tiba-tiba jatuh dari balkon. Soal kucing hitam yang tiba-tiba hilang waktu Arin ketabrak" ujar Vito


Zelda menghadap ke arah Vito dan kemudian tersenyum


"Udahlah Vit itu paling cuman kebetulan aja. Kamu sendiri kan yang bilang ke aku buat nggak usah berpikiran yang aneh-aneh jadi ya udah kamu nggak usah mikir yang aneh-aneh. Intinya kita lupakan aja semua kejadian janggal yang terjadi di hari ini. Ya mungkin aja emang hari ini tuh hari apesnya aku sama si Arin. Dan semoga besok nggak kejadian lagi" kata Zelda


Vito segera menyalakan mesin mobilnya dan kemudian berangkat mengantarkan Zelda


*Setelah sampai di rumah Zelda


Vito bergegas untuk pulang karena hari sudah semakin gelap.


Saat di tengah jalan tiba-tiba ada kucing hitam yang menyebrang dan Vito hampir saja menabrak kucing tersebut. Vito sangat terkejut dengan kejadian yang dialaminya. Dia mulai berpikir ada sesuatu aneh yang terjadi pada dirinya dan sahabatnya


"Nggak Vit nggak jangan berpikiran yang aneh-aneh. Semakin kamu berpikiran yang aneh-aneh semakin banyak kejadian yang gak masuk akal itu datang di kehidupan kamu" gumam Vito


Vito segera menancapkan gas nya dan membaca doa agar tidak terjadi hal yang aneh lagi


Saat Vito sampai di rumah. Vito langsung masuk ke dalam kamarnya. Dan kemudian dia mulai berpikir, semenjak Zelda menceritakan mimpinya di hari minggu itu, sudah ada beberapa kejadian aneh yang menimpa sahabatnya.


Awalnya Vito tidak mau terlalu memikirkan hal ini. Tetapi di benak Vito selalu terbayang-bayang kejadian buruk yang akan menimpa teman-temannya


"Ya Allah. Baru aja kemarin aku berusaha buat bikin Zelda nggak mikir yang aneh-aneh. Kenapa sekarang jadi aku yang memikirkan sesuatu yang aneh" batin Vito dalam hatinya sambil memandang jendela kamar

__ADS_1


*4 hari kemudian


Sesuatu hal terjadi kepada Nesya. Seorang Nesya yang biasanya tidak pernah diam, selalu bersenda gurau dengan orang tuanya dan juga menjaili adik nya. Kini menjadi orang yang lebih sering menyendiri. Setiap pulang kuliah, dia langsung masuk kamar dan kemudian duduk di depan jendela kamarnya yang ada di lantai 2


Perubahan sikap itu mungkin tidak dirasakan langsung oleh Nesya. Tetapi mama Nesya yang menyadari hal tersebut menjadi kebingungan atas perubahan sikap yang sangat drastis pada anaknya itu. Kebiasaan itu mulai muncul sejak beberapa hari yang lalu


Saat mama Nesya lewat depan kamarnya. Mama Nesya melihat Nesya dengan pakaian yang dikenakan saat kuliah tadi pagi, duduk di depan jendela.



Mama Nesya langsung masuk dan kemudian menanyakan apa yang terjadi.


"Nes. Kamu kenapa? Kok kayak lagi sedih gitu?" tanya mama Nesya


"Eemm.. enggk kok ma. Nesya merasa capek aja. Mungkin karena habis pulang kuliah" jawab Nesya


"Hmm.. yasudah kalau gitu. Kalau kamu lapar, langsung makan saja ya. Makanannya sudah mama siapin di dapur" ujar mama Nesya


Nesya hanya membalas dengan anggukan pelan


*Kemudian


Mama Nesya menghampiri papa Nesya yang sedang berada di teras membaca koran dan membicarakan tentang sesuatu yang terjadi pada anaknya.


"Pah" panggil mama Nesya


"Hhmm..." Jawab papa Nesya yang tetap fokus dengan korannya


"Anak kita beberapa hari ini kok jadi pendiem ya. Nggk berisik kayak biasanya" ujar mama Nesya


"Capek mungkin, tugasnya lagi banyak. Biasa itu ma. Anak kuliahan emang sering tiba-tiba gitu. Kalau anak sekarang bilang tuh namanya badmood" jawab papa Nesya dengan santai


"Iih papa nih. Tapi ini beda pa" kata mama Zelda


"Udahlaah maa. Ntar juga Nesya balik lagi kelakuan jailnya" pungkas papa Nesya


Mama Nesya hanya terdiam saja. Karena masih merasa bingung dengan sikap anaknya. Mama Nesya khawatir terjadi sesuatu pada Nesya yang mungkin dipendamnya sendirian

__ADS_1


__ADS_2