Last Birthday

Last Birthday
Eps 4


__ADS_3

"Kriiingg.... Kriinggg" bunyi alarm Zelda


Zelda terbangun dan segera mematikan alarmnya..


"Hufhh.. Alhamdulillah hari ini nggak mimpi buruk lagi" gumam Zelda


Zelda segera beranjak dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi untuk wudhu dan menunaikan sholat


*Setelah selesai sholat


Zelda membantu mama nya untuk memasak dan membereskan rumah.


Hari ini Zelda terlihat lebih ceria dari hari kemarin


"Ehh anak mama, udah ceria lagi nih. Nggak kayak kemarin yang cuma dieemm mulu" celetuk mama Zelda


"Emang Zelda kemarin diem mulu? Perasaan mama aja kali ahh" ujar Zelda


"Vito cerita ke mama. Katanya ada sesuatu aneh yang terjadi sama kamu waktu kemarin mama beli sarapan. Ya udah mama cerita juga kalau dari bangun tidur kamu sudah aneh. Diem di kamar lamaa banget. Dengan alasan capek mengerjakan tugas" kata mama Zelda


"Sayang.. kamu itu anak mama. Mama tau gimana-gimananya kamu. Jadi kamu nggak bakal bisa menyembunyikan apapun dari mama" lanjut mama Zelda


"Hehe iya ma. Zelda kemarin lagi banyak pikiran aja. Tapi sekarang Zelda udah jauh lebih fresh. Karena kemarin Vito ngajak Zelda ke tempat yang bagus banget. Pemandangannya membuat Zelda jadi jauh lebih tenang" ujar Zelda


Kemudian Zelda dan mamanya lanjut membersihkan rumah dan memasak


*Setelah selesai


Zelda bergegas untuk sarapan bersama mamanya. Menu sederhana yang terhidang di meja makan. Hanya ada nasi, tahu goreng, dan sambal bawang kesukaan Zelda.


Meskipun setiap harinya Zelda makan seadanya. Zelda tetap merasa senang, karena dia masih bisa menikmati makanan itu bersama orang yang paling dia sayang yaitu mamanya.


Zelda juga bersyukur bisa merasakan masakan mamanya, karena bagi Zelda diluar sana masih banyak anak yang tidak bisa merasakan masakan ibunya karena beberapa alasan. Seperti seorang ibu yang harus berangkat bekerja di saat hari masih sangat pagi dan belum sempat menyiapkan sarapan untuk keluarganya


"Maa.. Zeldaa sayaang banget sama mama. Zelda nggak mau kehilangan mama" kata Zelda


"Eeh kamu tumben-tumbenan bilang gitu ke mama. Biasanya malu-malu mau bilang sayang ke mama" ujar mama Zelda


Zelda juga merasa ada yang aneh pada dirinya

__ADS_1


"Eh iya ya, tumben aku berani ngucapin sayang secara langsung ke mama, biasanya kan aku malu. Ahh sudahlah" ucap Zelda dalam hati


"Hehehe yaa nggapapa dong. Kan memang Zelda sayang sama mama. Zelda tuh seneng aja ma. Bisa punya seorang ibu yang hebat seperti mama" puji Zelda


"Bisa ajaa kamu. Sudah-sudah, habisin itu makannya. Tuh sudah jam setengah 7. Sebentar lagi pasti Vito datang menjemput kamu" pungkas mama Zelda


*Setelahh selesai makan


Zelda bergegas untuk mandi dan bersiap-siap berangkat kuliah pagi. Dia juga menyiapkan buku-buku yang akan dibawanya ke kampus. Beserta baju yang akan ia kenakan nantinya


Jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi. Didepan rumah Zelda sudah tampak mobil Vito yang terparkir. Kemudian Vito keluar mobil dan segera turun menghampiri Zelda


"Assalamualaikum... (Tok tok tok)"


"Waalaikumsalam, eh Vito. Masuk dulu, Zelda masih siap-siap" ujar mama Zelda


"Iya tante" kata Vito sambil memasuki rumah Zelda


Setelah Zelda selesai bersiap-siap, Zelda segera keluar kamar dan mengajak Vito untuk berangkat ke kampus. Mereka kemudian berpamitan kepada mama Zelda


Ketika dijalan Zelda dan Vito sudah kembali seperti biasanya. Mereka bercanda dan tertawa bersama sambil bernyanyi di sepanjang jalan menuju kampus. Zelda perlahan sudah bisa melupakan mimpi buruknya itu.


*Setelah sampai di kampus


"Haaiii guyyss..." Sapa Zelda


"Wihh pagi-pagi ada yang sudah ngebucin nih" canda Aldan


"Teruuss ajaa komentarin hidup orang wkwkkw" celetuk arin


"Aldan tuh irii karena lihat ke-uwu-an si Zelda sama si Vito. Dia itu kepengen punya pacar juga" kata Nesya sambil tertawa mengejek Aldan


"Kitaa doakan saja semoga Aldan cepat dapet jodoh... Aamiin" sahut Zelda diiringi ucapan Aaminn bersautan dari sahabat-sahabatnya


Mereka berbincang-bincang dengan gembira seolah mereka sudah tidak bertemu lama.


Tak lama kemudian, dosen memasuki kelas mereka dan segera memulai mata kuliah hari ini.


Setelah 2,5 jam mereka belajar di kelas. Akhirnya mata kuliah telah selesai. Tetapi dosen tidak langsung meninggalkan kelas karena dosen tersebut mau memberikan pengumuman kepada mahasiswanya

__ADS_1


"Anak-anak, ada pengumuman untuk kalian hari ini" ujar bapak dosen


"Apa itu pak, iya pak, apa tuh pak, ada apa pak" suara mahasiswa kelas bersaut-sautan


"3 minggu lagi kalian akan ada ujian akhir semester. Sebelum ujian itu berlangsung akan ada minggu tenang untuk kalian belajar. Minggu tenang ini selama 2 minggu. Jadi kalian bisa belajar di rumah mulai minggu depan dan masuk kembali sesuai jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya" kata bapak dosen


"Baiklah. Hanya itu pengumuman yang bisa bapak sampaikan. Sekian materi dari saya hari ini. Bapak akhiri, selamat siang"


"Siang paak..." Ujar mahasiswa serentak


Mata kuliah selanjutnya akan diadakan lagi pukul dua belas siang. Zelda, Vito dan sahabat mereka memilih untuk pergi ke kantin kampus untuk membeli camilan sambil berbincang-bincang


*Saat di kantin


"Libur 2 minggu asik nih buat liburan" ujar Aldan


"Emang ada rencana mau kemana?" Tanya Nesya


"Gimana kalau ke Jogja. Gini guys, orang tuaku punya rumah warisan disana. Yaa lumayan gede lah. Masih ada barang-barangnya juga. Jadi kalau kita kesana, kita bisa menginap di rumah itu" kata Aldan


"Boleh juga tuh.. tapi kita tentuin dulu mau berangkat kapan dan pulang kapan" ucap Arin


"Nanti kita pakai mobilku aja. Mobilku udah lama nggak diajak main jauh" kata Vito


"Yeess akhirnyaa aku bisaa ke Jogja" ujar Zelda dengan nada gembira


Vito hanya tersenyum melihat Zelda bisa kembali ceria. Dia sangat bersyukur karena menurutnya Zelda sudah bisa melupakan mimpi buruknya


Setelah lama berunding akhirnya mereka memutuskan untuk berangkat ke Jogja di hari Rabu minggu depan dan akan pulang di hari Selasa minggu berikutnya.


Tetapi ada yang aneh dalam pikiran Zelda. Disatu sisi Zelda merasa senang karena ia akan pergi ke tempat yang selama ini ia idam-idamkan untuk dikunjungi. Disisi lain, Zelda merasa seperti ada rasa tidak ingin pergi kesana


"Anehh.. kenapa aku jadi tiba-tiba bimbang begini ya" batin Zelda


"Sudaah Zel sudaah. Jangan berpikiran yang tidak-tidak" gumam Zelda dengan suara pelan


"Kenapa Zel ?" tanya Vito karena mendengar Zelda seperti mengucap sesuatu


"Haa enggak kok, nggapapa" kata Zelda

__ADS_1


"Oooo aku kira ada sesuatu" pungkas Vito


Zelda ingin menceritakan kepada Vito. Tetapi setelah berpikir, Zelda memutuskan untuk tidak menceritakan kepada Vito karena Zelda yakin jika menceritakan hal itu, maka Vito akan mengira dia belum bisa melupakan mimpi buruknya itu


__ADS_2