
*H-hai teman teman, p-perkenalkan nama saya--- eh nama aku Auliani, bagi yang belum tau, aku sempat meng-authori Novel berjudul #YouAreMine dan #TeknologySystem*
*Seperti yang kita tau, Aku sudah Author level 2 yang mana mungkin ini akan menarik ya untuk kalian (Semoga)*
*Berikut ini adalah beberapa contoh apa yang akan aku tulis/terbitkan di Noveltoon kedepannya.*
*Jadi, Aku berniat membuat banyak novel tapi karna gak bisa langsung sekaligus jadi ya kita harus satu satu selesai kan dulu YESS.*
*Satu lagi ya, Panggil aku dengan LIA jangan Author.*
*Semoga kalian suka dengan Novel ini ya.*
*Sebelum itu aku mau kasih pemberitahuan::*
*Like*
*Coment*
*Share and..*
*Follow*
*Let's get to the start it!!*
...------------------------------------------------...
"Huft..Huft.."
Deruan nafas seorang perempuan berlari cepat menuju tempat ilmu pengetahuan bersarang.
Yup, Sekolah.
"5 menit lagi! masih ada waktu!"
Si*l, kenapa harus bangunnya telat sih?! udah tau ada ulangan sama Wali kelas yang killer-??
Waktu terus berjalan diiringi pintu sekolah yang hampir tertutup.
"Wait, Pak Satpam, jangan dulu!!"
Sang satpam menoleh kesana sini mencari sumber suara dan bergegas sekelebat bayangan muncul di sudut matanya.
"Heh, Aluka!! Cih dasar anak itu"
Ya, Dialah sang Aluka dari SMA Armadilo 234.
''Thor, diem dulu dong, ini lagi cepet cepet''
(Ampun, Maaf)
Sesampainya di depan kelas, ia melihat seisi kelas yang sudah tenang adem ayem macam kuburan.
"G'Morning Guys"
"Morning, Alu"
'Jeglak'
Pintu dibantingnya membuat seseorang segera berlari menuju kelas, Sesaat setelah dia mendaratkan pantatnya di bangku, terdengar suara deritan pintu yang sudah bertahun tahun itu terbuka kembali.
"Selamat pagi, Anak anak"
"Pagi!!'
Tanpa basa basi dan babibu lagi, Guru yang merupakan wali kelasnya membagikan lembaran ujian yang sudah disiapkan.
"Berusahalah jawabannya benar semua"
"Gak janji Pak Anton"ucap para murid serempak.
__ADS_1
Guru itu yang awalnya adalah seorang pengusaha itu langsung duduk dengan tenang dan mata yang terpejam.
"Oke, jadi...."
Keheningan tak dapat tertahankan setelah gumaman kecil yang diluncurkan dari mulut seorang perempuan dengan rambut di kuncir kuda.
"Eh? apa ini?"
...||LEMBAR||...
Setelah selesai, tentunya semua murid sudah bisa bernafas lega dan saling baiknya wali kelas mereka, mereka diperbolehkan untuk istirahat.
"Yuhuu~ waktu istirahat ku bertambah"
"Yuka, kau mau ke kantin?"
"Gak, maunya ke isekai"
'Plak'
Tamparan halus dari sang teman di sebelahnya.
"Kalo ngomong kadang bener"
(Hei kalian, ke lapangan belakang ya, panggilan ini untuk ******, Aluka, Yuka, ***** dan **** mohon segera)
"Weh kita disuruh tuh"
Mereka segera mengikuti perintah ku layaknya boneka yang biasa kumainkan.
(eh koq jadi gelap)
Semuanya sudah berkumpul, kelima orang tersebut sudah ada di satu tempat dengan kesibukannya masing masing.
"Cepat ya.."
Mereka menatap satu sama lain dan tampak ragu, ayolah menurut saja pada Lia yang cantik ini, Oke?
"Memperkenalkan diri??"
"Why? why i need to do that?"
"Cih mendokuse"
"Aku Aluka, kalian pasti udah tau"
"Aku Yuka, biasa dipanggil Uka ya gess ya"
(Suruh mereka kenalin diri)
Yuka dan Aluka segera menoleh dan kembali memfokuskan pandangannya pada kamera.
"Mereka tak mau, kau tau kan itu?"
"Yaudah, seenggaknya mereka sudah"
Hingga akhirnya mereka pun pergi tapi tentu saja aku tak akan membiarkannya.
"Say L-e-m-b-a-r??"
"We are LEMBAR!!"
dan mereka pun bubar.
Kehidupan kembali seperti biasa tanpa campur tangan lagi dari Lia, dan Lia hanya bertugas mencatat saja di novel ini.
"Bagaimana kalo pulang sekolah kita ke Karoke aja gimana, Kai??"
"Kau ada urusan OSIS"
__ADS_1
"Kalau nanti malam?"
"Aku mau tidur"
"Kan jam 7-an"
"Aku mau mandi.."
"Yaudah deh, nanti aku tungguin habis OSIS"
"Akunya gak mau, wahai Amelia...!"
Si paling dingin...
...Si paling pintar......
^^^Si paling berwibawa...^^^
Si paling kesayangan guru...
...Si paling gentleman......
^^^Si paling 'Brotherable'...^^^
Kaota atau Kaito!!!
Dia adalah yang paling, paling paling di antara semua orang yang ada di SMA Armadilo 234.
Tapi, boong.
"Apa? kayak ada yang ngomong?"
(Ampun bang jago)
Dia adalah yang paling pintar di antara teman seangkatan tahun ini, usianya sama namun otaknya tidak.
"Kak, bantuin ini donk. Besok udah harus di kasih laporan ke guru"
Oh ya, selain SMA, lingkungan ini ada kegunaan lainnya lhoo..
Baca ceritanya sampe habis.
"Apaan?"
"Ini, harus di salin dan di jawab, kan aku gak sampe otaknya"
Mau tak mau, Kao harus melakukannya, selaku ketua OSIS kan?
"Baiklah, taruh dimejaku"
Dia paling berkuasa dan mengatur segala disini setelah kepala sekolah, Yap, dia bagaikan wakil kepala sekolah.
Sedangkan wakil kepala sekolahnya....
"Ngrooook.....Ngrooook"
Selalu tidur jika di sekolah, oh ya disini sekolahnya lumayan elit karna mereka minimal harus bisa 3 bahasa.
3 bahasa hewan.
"Bahasa ini--"
Pantas dia minta tolong-Kaota
Btw Kaota laki laki ya.
oke Sampe sini dulu aja ya, bye bye
stay tune lho!!
__ADS_1