Lembar!!

Lembar!!
EPISODE 5


__ADS_3

Maaf telat update, kemarin kuota habis..


Let's get to the start it!!


๐™ท๐šŠ๐š™๐š™๐šข ๐š๐šŽ๐šŠ๐š๐š’๐š—๐š โ™กโ™กโ™ก


Hari yang cerah seakan mendukung mereka untuk memberikan kejutan pada sang guru.


Ya, pada awal nya


"Anak anak, sekarang buka buku lembar ke 235 dan disitu ada soal kerjakan satu sampai sepuluh"


Mereka lemas karna info yang baru disampaikan guru pengganti itu.


"Guru kalian sakit jadi saya yang gantikan"


"Lah?!"


Begitulah ceritanya ya..


Mereka mengerjakan tugas yang memang sudah diamanahkan Pak Anton pada guru pengganti tersebut.


"Gimana donk kuenya?"


"Nanti kita kerumahnya aja apa? sekalian ngejenguk?"


"Gk usah sih kata gue"


Mereka menatap Kao tajam.


"Y-yak lagi ngapain gi-gitu, toh lagi sakit masa makan kue kan?"


"Tapi ini sudah ku buat dengan sepenuh hati"


Mereka mulai riuh akibat persoalan kue tersebut. Ingin marah namun sudah terlanjur.


"Guru Syial*n, mau dihadiahin malah gak masuk"


Mereka mengangguk serempak.


"Yaudah gini deh, nanti sore kita kerumah Pak Anton, seenggaknya kuenya dah dikasih, mau dimakan atau gak itu kan urusan nanti? ya gak?"


Mereka lantas menganggukkan kepala tanda setuju dan begitulah yang akan terjadi.


(btw yang berdebat hanya geng LEMBAR saja ya, gak yang lain, kalo yang lain ada rencana dewek)


"Yang sudah bukunya kumpulkan ke ketua kelas dan boleh istirahat namun di kelas, keluarnya nanti pas sudah bel"

__ADS_1


Sontak semuanya bersorak ria karna jam kosong yang datang pada mereka.


"Aluka, main gem ayam Yo"


"Gak makasih"


"iiih gak asik"


Kiki melihat apa yang sedang dikerjakan oleh Aluka sehingga dia mengacuhkan ajakannya dan hal yang membuatnya cemburu adalah..


"Kamu lagi bikin novel?"


"Y"


"Apa judulnya? diaplikasi apa?"


"My Heart my hurt Di aplikasi Noveltoon"


"Siapa hatimu?"


"Gk ada sih, cuma kepikiran aja"


Kiki menarik kursinya mendekat sambil memperhatikan Aluka yang sedang mengetik dengan jari jempolnya.


"Aluka, Aku suka kamu lhoo"


"Oh iya, Udah tau"


"Dari kamu barusan"


Kiki cemberut seketika melihat respon tak rasional dari Aluka yang mana ia tak menunjukkan sama sekali ekspresi nya dan hanya fokus pada handphone.


"Kamu gak salting?"


"Ngapain? gk guna"


"Kamu gak ada rasa sama aku?"


"Gk"


Aluka berusaha mengelak dari semua pertanyaan namun orang itu terus mengikuti kemana dirinya pergi.


"Jangan ikutin aku, kalau gak mau aku benci"


Kiki diam seketika dan berbalik ke arah berlawanan sementara Aluka kembali duduk di kursinya.


Orang aneh, dari mana coba dia menyukai ku? Aku banyak kurang begini koq - Aluka

__ADS_1


Aluka sosok perempuan yang cantik, memakai kerudung yang menjulur hingga ke pinggangnya, dengan perawakan mungil serta baik hati.


*Masih banyak cewek yang lebih baik dari aku padahal-Aluka


Bikin risih saja-Aluka*


Tanpa sadar ia menuliskan kejadian itu didalam novelnya dengan baik sehingga akan tampak bersambung dengan alurnya.


Teng teng teng teng..


Aluka kaget dan lamunannya menjadi buyar, ditambah tangannya yang ditarik oleh Yuka untuk ke kantin.


"Makan!"


Tak..


"Hape gue!!"


Alhasil hp yang dipegang Aluka terjatuh, Aluka menutup mata tak berani melihat.


"Huft, untung aja cepet"


"Hueee Kao makasih!"


"Yes, you are welcome"


Aluka memeluk handphone nya protektif saking bersyukur, untung di Noveltoon ada fitur menyimpan sehingga tak akan takut draft terhapus.


"Aluka, Kemarin gw lupa ngasih bakpaonya, nih"


Kiki datang dengan semangat 45 dan tanpa sadar ia tak bisa mengendalikan kecepatan nya itu dan...


***Tak..


Bugh***..


"Kiki!!!!"


"A-aluka m-maaf"


...||LEMBAR||...


"Yang sabar ya Aluka"


"Nanti dibeliin hp baru sama gw"


Masalahnya novel gue asw!-Aluka

__ADS_1


Semoga suka ya..


Stay tune in my novel ><


__ADS_2