Lembar!!

Lembar!!
EPISODE 7


__ADS_3

Let's get to the start it!!


๐™ท๐šŠ๐š™๐š™๐šข ๐š๐šŽ๐šŠ๐š๐š’๐š—๐š โ™กโ™กโ™ก


"Hueek.."


Lelaki bersurai hitam,Kao. yang sekarang sedang bolak balik kamar mandi untuk mengeluarkan isi perutnya.


"Kao, gue pusing liat lho bolak balik"


"Lambungnya kan Kumat, Yuk"


"Kasian..."


Kao menjadi pucat karnanya.


Kao memang mempunyai penyakit maag, namun baru kali ini setelah seribu bulan ia kembali kambuh.


"Njir, kayaknya makanan di rumah lu ada racunnya deh!"


"Lo aja kali yang lambungnya gak biasa sama makanan enak"


"Emang Lo pernah, Yuk?"


"Gak sih, hehe"


Kao menatap datar, Kiki yang sekarang berada di sebelah Tara sedari tadi tak membuka pembicaraan sama sekali.


Dirinya sibuk pada dunianya sendiri.


*Cara minta maaf Ke Luka gimana ya?-Kiki


Apa yang terjadi sama Aluka sampe trauma kayak gitu?-Kiki*..


...||LEMBAR||...


Sedari kecil, Mamaku selalu berkata bahwa anak lelaki itu jahat.


Ya Jahat..


"Jangan dekat dekat sama anak laki laki"


"Siap"


"Anak laki laki bisa merusak"


"Siap"


"Pukul aja kalo perlu"


"Siap!"


Aku melakukannya dengan sempurna, memukul lelaki yang memberiku bunga sampai menangis.


"Koq dipukul?"


"Meresahkan Ma!"


Pulang pulang aku diceramahinya kembali.


"Perempuan itu harus anggun dan sopan"

__ADS_1


"Siap!"


Ya, Aku kembali melakukannya. Anggun dan sopan..


(เฒ โ ย โ เณงโ ย โ เฒ )


Lalu saat aku beranjak dewasa, Mama mulai berkata kembali.


"Kau jadi dokter saja ya?"


"Ah... i-itu--"


"Aku mau jadi Novelis, Ma"


Saat itu juga pertama kalinya wajah kecewa terbit diwajahnya, dan itu semua karna diriku.


"Kau mau jadi apa? masa depan mu gak akan nentu kalau jadi Novelis gak jelas, mending jadi dokter atau guru saja nak"


"Gak mau Ma"


"Kau mau Mama bakar semua naskah kamu ya"


"Jangan"


ย 


Aluka terbangun dari tidurnya, ia melihat ke sekeliling dan menghembuskan nafas lega.


Aku harus minta maaf ke Kiki -Aluka


Ia tau Kiki pasti ketakutan.


"Aluka, makan dulu"


Aluka membuka pintu setelah selesai memakai kerudungnya, ia melihat ke bawah dan ia mendapati teman temannya tengah menunggunya.


Kecuali Kiki


"Bismillah"


Ia makan dalam diam sembari sesekali melihat sekeliling mencari sesosok lelaki berambut emas.


"Kiki udah balik duluan, dia bilang ada urusan keluarga, nanti balik paling besok"


Seakan dapat membaca pikirannya, Kao menjelaskan bahwa Kiki pulang.


Yang sebenernya dia tidak benar benar pulang.


"Oh, pantesan tadi gak ada"


"kangen ya?"


Mereka segera menyelesaikan makannya dan masuk ke mobil yang tentunya milik Tara.


"Mau kemana?"


"Ngebuang Aluka''


"Gak lucu bercandanya Tar"


"Gak bercanda"

__ADS_1


Mereka pergi ke suatu tempat dan tiba tiba Aluka di suruh turun dengan tegas oleh Tara.


"Turun"


"Gk, gak usah bercanda deh"


"Turun Al"


"Gak mau, Kao"


"Ada yang nunggu kamu"


Aluka yang bersikeras tak mau turun lantas di tendang oleh Yuka hingga tersungkur jatuh


"Papay"


"Eh tunggu"


Mobil itu melaju kencang setelah melemparkan sebuah kertas dan meninggalkannya pergi.


"Anj*ng lu pada!!"


Aluka membuka kertas itu dan ia di minta untuk berjalan ke arah barat.


Ia mulai mengikuti jalur itu yang mana berbanding terbalik dengan villa Tara.


"Ini kemana sih?"


Ia melihat tanda yang menyuruhnya untuk terus jalan.


Terus dan terus hingga terasa lelah dan di ujung jalan dia melihat lelaki yang sedang terduduk sambil menundukkan kepala di pinggir jalan.


Rambut emasnya yang tertiup angin begitu indah ditambah ada pantulan cahaya dari matahari.


"Ki?"


Aluka mundur, entah kenapa tapi instingnya memintanya tuk mundur.


"Aluka?"


"Koq lu disini?"


"Harusnya aku tanya, bukannya kamu pulang?"


"enggak, aku cuma gak mau kamu ka--"Kiki menutup mulutnya.


"Soal tadi malam ya?"


"Aku minta maaf"


Keadaan canggung menyelimuti mereka, keheningan terjadi di antara dua insan itu.


"Td malam aku gak sopan tiba tiba masuk"


"Emang"


"Kamu kenapa bisa trauma?"


"Gak perlu tau"


Aluka melanjutkan jalannya melewati Kiki tanpa menawarkan ingin pergi bersama atau tidak, mereka benar benar seperti orang asing.

__ADS_1


Semoga suka ya..


Stay tune in my novel ><


__ADS_2