
anna seorang anak yang dibesarkan di lingkungan keluarga yang sederhana ceria dan bahagia ia anak yang periang selalu menghargai apapun yang diberikan oleh kedua orang tuanya walaupun ayahnya hanyalah seorang petani dan ibunya hanya seorang tukang jahit baju
apapun yang di inginkan oleh Anna sebisa mungkin ayahnya, ibunya mengabulkan permohonannya untungya dia anak yang pengertian
Anna anak mereka satu satunya dilingkungan rumahnya Anna terkenal sebagai anak yang ceria cerdas dan selalu menolong teman bermainnya
dirumah hanya ada ayahnya , ibunya ,dan Anna di saat pagi hari Anna sangat senang ikut ke sawah bersama ayah
"Ayah aku ingin ikut " kata Anna
"baiklah" kata Ayahnya
mereka pun pergi dengan menaiki sepeda motor sang Ayah
"tunggu , apakah kalian akan lama" kata ibunya meneriaki mereka
"tidak Bu kami hanya akan melihat sawah sebentar" katah ayahnya
" dada ibu " katanya sambil tersenyum riang
di saat ayah dan Anna pergi ibu membereskan rumah dan memulai pekerjaan ya
betapa bahagianya Anna sambil bernyanyi riang ia melewati jalan pedesaan yang ramai dengan banyak ya suara burung berkicau, melihat para warga menggembalakan sapi mereka di sepanjang jalan tak lama ia pun tiba di sebuah sawah mereka turun lalu berjalan berkeliling di saat Anna lelah ia akan merengek agar ayahnya menggendong nya
"Ayah Ayah apakah semua ini punya kita" ? tayaya pada ayahnya
" bukan sayang kita hanya memiliki yang di sebelah sini tunjuk sang ayah padanya
"hai Paman apa kabar ? teriak Anna pada salah seorang petani di sana
sambil tersenyum petani menyapanya "baik anak cantik "
sambil berbincang Ayahnya mengendong nya di punggung mari kita pulang pasti ibu sudah menunggu
mereka pun pulang
"Ibu Ibu kami pulang , lihat apa yang ayah belikan untuk Ibu katanya sambil masuk mencari ibunya
"iya sayang ibu ada di dapur" jawab ibunya
"wah Alhamdulillah terimakasi sayang " kata ibu kepada Ayahnya sambil memeluknya
"Ibu aku tidak di peluk aku juga mau rengek Anna
merekapun saling memandang dan tertawa riang
"sudah ayo bersih bersih dulu sayang"
Ayah dan Anna langsung pergi ke kamar mandi dan membersihkan tangan dan kaki mereka
"mari kita makan Ibu sudah membuatkan makana yang Anna suka "
"terima kasih Ibu haha"tawa nya sambil berlari mendekati meja makan
__ADS_1
"Ayah masakan Ibu enak kan ?
"iya sayang sangat enak "kata Ayah pada anna
"terimakasih ibu yang cantik sudah membuat makanan yang seenak ini untuk kami " kata Ayah ke pada ibunya
"sama sama sayang" kata Ibu
selesai makan Anna membantu Ibu membereskan meja makan ya karena iya sudah terbiasa membantu pekerjaan Ibu walaupun Ia masih seorang anak kecil dan kedua orang tuanya sangat sayang kepadanya namun baik Ayah ataupun Ibu medidikya menjadi anak yang mandiri
" Ibu apakah aku boleh bermain dengan teman taman ku "
tanya ya pada Ibu
"tentu sayang " jawab Ibu
"terima kasih Ibu ku sayang " umma katanya sambil mencium kedua pipi sang Ibu
"dada Ibu pamit Anna pada Ibu
"apaka aku boleh ikut bermain" katanya pada seorang anak yang sedang bermain dengan boneka nya
"tentu"kata anak itu sambil menarik tangan Anna untuk duduk di dekatnya
disana berdiri seorang Ibu yang melihat putriya bermain dengan sangat bahagia
kedua anak itu bermain dua boneka yang sama
"haha lihat bonekaku cantik kan " kata Anna pada temannya
baju ini di jahitkan oleh Ibu ku bajuku dan baju bonekaku sama kan
"Anna apa aku boleh meminta ibumu menjahitkan baju untuk bonekaku juga ?
"tentu saja boleh"apa kau ingin meminjam baju bonekaku? kata Anna
"apa kah bole "
"Iyya "kalau begitu bagaimana kalau kita ke rumah ku saja untuk bertanya pada Ibu
"baiklah ayo kita kesana sekarang" ajak Anna
lalalala mereka berdua bernyanyi sambil berjalan menuju rumah Annna
"Ibu ibu teriaknya sambil memanggil sang ibu
temanku Aira ingin berbicara pada Ibu
"halo Tante aku Aira tadi aku melihat baju boneka yang dimiliki Anna apakah Tante bisa membuat kan ku satu "
kata Aira pada Ibu Anna
"hhmm iya boleh kamu ingin yang seperti apa "taya Ibu Anna
__ADS_1
"Aira kamu mau pilih yang mana "taya Anna pada Aira
"waw baju boneka milikmu banyak dan semua ya cantik cantik dan bagus ya"
"tentu apalagi semua di buat oleh Ibu "kata Anna sambil tersenyum
Aira kamu pilihlah sala satunya besok baru Tante buatkan baju boneka untuk mu ya
"Hm baiklah Tante terimakasih kasih kata Aira sangat bahagia
merekapun kembali bermain dan tertawa bahagia bersama tanpa terasa hari sudah sore Ibu Aira pun datang untuk menjemput anaknya
"permisi maap aku ingin menjemput Aira" kata seorang Ibu yang berdiri di depan pintu rumah
"iya silahkan masuk "
"ibu "teriak Aira
" lihat ibu Anna meminjamkan baju bonekanya untuk ku dia sangat baik kan ?"antusias Aira bercerita kepada sang ibu
"iya terima kasih Anna suda meminjamkan baju boneka ini "
sama sama Tante
"maap sudah merepotkan ibu Anna " kata ibu Aira kepada ibu Anna
"tidak ko Bu, Anna sangat senang bermain dengan Aira dan hanya bermain seharian di dalam rumah jadi saya bisa lebih tenang untuk mengerjakan jahitan saya
"hhm senyum ibu Aira ,kalau begitu kami pamit pulang dulu
"iya" silahkan
" Tante apa besok Aira boleh bermain disini lagi bersama Anna ? taya Aira kepada ibu Anna
"tentu saja ,dan besok baju boneka yang Tante janjikan akan Tante kasih
"baiklah " dada Anna sampai ketemu besok
"hhm dada senyum Anna kepada temannya
merekapun berpamitan dan pulang sementara Anna hanya bisa melihat temannya pergi
"baiklah ayo masuk dan kita akan rapikan mainan lalu bersihkan badan anak cantik ini kata ibu sambil mencium pipi halus Anna
"Iyya sahut Anna sambil ketawa geli
mereka pun menyinpun mainan yang tadi
ditengah canda mereka tiba tiba Ayah datang assalamualaikum anak Ayah yang cantik "wah ternyata anak ku ini sudah mandiya , wangi nya kalau Ayah cium boleh
"eee badan Ayah kan kotor lebih baik Ayah mandi dulu kata Ibu sambil menggeleng kan kepalanya
"hahaha tawa Anna pecah melihat muka sang Ayah yang hanya bisa pasrah mendengar kata-kata ibu
__ADS_1
"baiklah baiklah Ayah menyerah Ayah mandi dulu ya sayang "kata Ayah
malam pun tiba keluarga kecil ini sedang bersantai di meja makan dengan makanan yang sederhana dan rasa keluarga yang begitu hangat alangkah bahagianya seorang anak yang sangat mereka sayangi penuh tawa kedua orang tua itu berharap bisa melihat ini selamanya.