Liku Liku Hidup

Liku Liku Hidup
beranjak dewasa


__ADS_3

kalian bisa bermain di luar sayang


''tidak Bu kami bisa bermain di rumah'' kataku pada Ibu


kami pun bermain boneka bersama


tidak seperti biasanya ayah ku pulang di saat senja


setelah kecelakaan yang menimpah ibu ku ia selalu pulang dari ladang di saat makan siang tiba , hanya untuk melihat apa kah ibu baik baik saja.


kami makan siang bersama Anna pun ikut saat ini aku merasakan kembali seperti dulu bercanda bersama ibu dan Ayah ku


aku berdoa agar kami tetap seperti ini


tak terasa tahun yang aku lalui di bangku sekolah dasar telah usai kini aku menginjakkan kaki ku di bangku sekolah menengah aku mendaftar di sebuah sekolah negeri


dan tentunya bersama dengan sahabat ku Aira


ini adalah hari pertama kami masuk sekolah , mengenal lingkungan baru, teman baru , guru baru.


saat pengumuman kls di mulai aku berharap aku dan Aira sekelas seperti dulu waktu di bangku sekolah dasar


tetapi ternyata semua yang aku inginkan tak terjadi


aku ada di kls 7.1. dan Aira ada di kls 7.2


walaupun kami tak satu kls setidaknya kami berada di satu sekolah .


ini adalah langkah pertama ku masuk ke kls baru


sangat sepi ku rasa karena tak satu orang pun yang aku kenal


aku mendapat kan bangku yang paling belakang walaupun aku tak suka tetapi harus ku terima


tak lama aku masuk datanglah seorang guru perempuan yang menurut ku ia masih sangat muda.


menyapa kami


' selamat pagi anak anak '


'' pagi Bu guru ' sorak kami semua


'' hari ini kita hanya akan memulai pelajaran dengan memperkenalkan diri sesama teman


dan ya biarkan ibu memperkenalkan diri lebih dulu


'' kenalkan nama ibu Jessica kalian bisa memanggil ibu dengan panggilan ibu Jesi

__ADS_1


para siswa pun naik memperkenalkan diri mereka satu persatu dari sini aku bisa tau nama mereka di mana tempat tinggal mereka dan apa pekerjaan orang tua mereka


sampailah giliran ku naik memperkenalkan diri ku


'' hai, namaku adeliana biasa dipanggil dengan Anna


aku tinggal di desa ******


pekerjaan ayah ku seorang petani


pekerjaan ibu ku penjahit


salam kenal semua nya


dengan lega aku selesai memperkenalkan diri ku dilanjutkan dengan temanku yang lainnya ya seperti kata ibu guru tadi kami hanya memperkenalkan diri kami di depan kls setelah semua selesai ibu guru keluar ruangan


'' nama mu Anna kan tadi'' kata teman sebangku ku


'' iya betul '' kalo kamu mama mu GINA kan '' jawab ku


'' iya aku GINA salam kenal '


begitulah perkenalan singkat ku pada Gina dia teman sekelas ku dan orang yang pertama mau mengajak ku berbicara orang ya cantik, putih,tinggi, rama, aku merasa tidak canggung sama sekali saat bercerita dengan nya


setelah beberapa saat berlalu masuk lagi seorang guru yang lain dan mempersiapkan untuk mengajar kami


terangkan Ibu guru pada kami


kami pun mulai bergantian berdiri untuk mengambil buku yang ibu guru tunjuk tadi


setelah aku mengambil buku aku memulai pelajaran dan membuka buku untuk memulai mencatat pelajaran pertamaku di kelas ini


saat jam istirahat mulai Gina mengajak ku untuk ke kantin sekolah


'' Anna bagaimana kalo kita ke kantin bersama '' kata Gina


'' boleh tapi bisa kita ke kelas sebelah dulu ''


'' untuk apa kamu mau ke sana'' tanya Gina lagi padaku


'' aku mau mengajak sahabat ku juga Ke kantin '' jawab ku pada Gina


'' oh baiklah'' dengan menarik tangan ku kami berjalan keluar


' hai Aira'' ucapku sambil melambaikan tangan pada ya


'' hai Anna , kamu mau kemana ? tanya Aira padaku

__ADS_1


' aku mau ke kantin , dan aku ingi mengajak mu'' kata ku pada Aira


'' ok baiklah kamu memang sahabat ku '' kata Aira padaku sambil tersenyum


kami bertiga berjalan ke kantin yang berada di bagian belakang sekolah sambil berjalan aku memperkenalkan mereka satu sama lain dan seperti yang sudah aku duga mereka pasti bisa akrab dengan cepat karena sifat Aira yang mudah bergaul membuat nya tak susah untuk berteman dengan Gina.


oh ia Gina berasal dari desa lain tapi tak jauh dari desaku dia bercerita ayah nya hanya seorang buru bangunan yang bekerja di kota jadi ia hanya bertemu Ayahnya beberapa kali dalam sebulan


sambil memilih makanan apa yang ingin kami makan Aku dan Aira saling menatap kami terkejut melihat begitu banyak makanan yang tersedia di kantin ini tak seperti kantin sekolah kami di SD dulu


aku hanya mengambil sebotol air minum dan sebungkus kerupuk sedang kan Aira dan Gina mengambil sebungkus nasi dan satu Air gelas kata nya mereka belum sarapan tadi pagi jadi mereka kelaparan


sambil melirik ku Gina bertanya


''apa kamu tidak sarapan seperti kami''


'' aku selalu sarapan di rumah karena ibu tidak akan membiarkan aku dan Ayah keluar rumah sebelum sarapan ''


terang ku pada Gina


'' oh wah ibu mu tegas juga ya tapi baik juga' katanya sambil melirik ke Aira


'' iya Gina ibu nya sangat baik aku sering pergi ke rumah nya ibu nya tak pernah memarahi ku apa pun yang kami lakukan ibu nya hanya tersenyum saja begitu lah ibu nya Anna ''. kata Aira ke Gina


setelah selesai kami kembali ke kelas masing masing


saat jam pulang sekolah kami bertiga menumpangi angkutan umum untuk


karena sekolah kami mempunyai jarak yang lumayan jauh dari desa


tak seperti saat masih duduk di bangku sekolah dasar Ayah masih sempat untuk mengantar kami ke sekolah karena jaraknya tidak terlalu jauh dan ia belum mempunyai kebun untuk di olah


ya bisa di bilang keadaan ekonomi keluarga ku sekarang jauh lebih baik dari yang dulu


Sekarang kami sudah bisa membeli beberapa hektar tanah dan beberapa hektar kebun semua itu berkat kerja keras Ayah selama ini .


usaha jahitan ibu ku juga sudah berkembang pesat banyak orang dari kota yang memesan baju dari nya


semenjak kedatangan seseorang dari kota yang meliput kegiatan Ayah di sawah saat itu Ayah di kenal oleh banyak orang sejak saat itu juga salah seorang dari mereka tertarik kepada jahitan ibu dan mengajak ibu untuk bekerja sama dari situlah ekonomi keluarga kecil kami berkembang


walaupun ibu di tawarkan untuk bekerja di kota tetapi iya lebih memilih untuk menetap di desa dan mempekerjakan para tetangga di desa kami


Ayah sudah mempunyai beberapa orang yang menjaga kebun nya dan menjadi pekerja di sawah


walaupun Ayah ku mempunyai pekerja dia tetap memantau ladang dan sawah nya setiap hari


begitulah sifat Ayah ku dari dulu sampai sekarang ia selalu bekerja keras untuk keluarga kecil kami

__ADS_1


__ADS_2