
'' Assalamualaikum '' ku ketuk pintu rumah
'' waalaikumsalam '' jawab ibu ku dari dalam
akhirnya aku sampai di rumah dengan di sambut oleh Ibu
'' wah anak Ibu yang cantik sudah pulang sekolah'' kata ibu
'' bagaimana hari pertama kamu di sekolah baru '' tanya ibu kepada ku lagi
aku bercerita kepada ibu tentang bagaimana aku bertemu dengan Gina dan mulai bersahabat dengan nya dan kami makan di kantin sekolah pulang bersama
'' wah ternyata anak ibu bersenang senang nya hari ini '' kata ibu pada ku
'' iya Bu aku senang bisa sekolah di tempat itu dan juga mendapat Ken teman baru '' terang ku pada ibu
selesai perbincangan ku pada ibu aku masuk ke kamar dan mengganti pakaian ku setelah selesai lalu ke dapur karena aku sudah lapar walaupun ibu memberku uang jajan yang lebih tetapi hari ini aku lebih memilih untuk makan di rumah karena ibu memasak makanan kesukaan ku untuk merayakan hari pertama ku di sekolah baru
dengan lahap ku suap makanan ku tanpa ku sadari ayah ku suda berada di dekat ku
'' heem Ayah mendehem lalu berkata'' pelan pelan sayang nanti tersedak''
aku menoleh'' Ayah' maaf aku tak mendengar Ayah masuk soalnya masakan ibu sangat enak '' kata ku lagi pada Ayah sambil tersenyum
aku mengajak Ayah untuk makan bersama tetapi iya menolak katanya iya sudah makan tadi bersama Ibu ku
ya tentu saja ini kan sudah jam dua lewat jam makan siang kami di rumah kan jam dua belas lewat
Ayah meninggal kan ku di ruang makan lalu ke ruang jahit ibu aku kembali menyantap makanan ku dengan lahap
saat sore hari tiba kami berada di teras belakang rumah seperti biasa kami selalu berusaha meluangkan waktu untuk bersantai bersama hal ini aku yang memintanya kepada Ayah dan Ibu ku supaya mereka tidak terlalu memikirkan tentang pekerjaan nya karena semenjak ekonomi keluarga kami lebih baik Ayah dan Ibu selalu sibuk aku tak ingin mereka kelelahan dan sakit
di saat seperti ini lah aku bisa bermanja-manja dengan kedua orang tua ku , bercerita tentang kegiatan ku hari ini , dan Ayah bercerita tentang kegiatan nya di kebun di sawah , ibu ku pun tak ingin kalah dia bercerita tentang kegiatan nya menjadi guru bagi para tetangga yang datang untuk menjahit .
Ayah mengatakan pada kami bahwa besok ia akan menjemput keluarga dari ayah ku mereka ingin berkunjung ke rumah kami
aku dan keluarga dari ayah tak terlalu berhubungan dengan baik itu di karenakan mereka tinggal jauh dari kami tetapi hal yang paling membuat ku tak ingin dekat dengan mereka karena waktu ibu ku sakit dulu tak seorang pun dari mereka datang untuk menjenguk kami padahal ekonomi mereka termasuk masih mampu
walaupun seperti itu Ayah masih tetap berusaha berhubungan baik pada mereka
walaupun Ayah dan Ibu sudah mengingatkan ku tetap sabar dan tak boleh menyimpan dendam tetapi entah lah mengapa setiap aku mengingat saat kala ibu terbaring di rumah sakit aku masih merasa kecewa kepada mereka
aku hanyalah seorang anak yang melihat betul perjuangan Ayah kala itu dan perjuangan ibu sembuh dari sakit nya
__ADS_1
aku melihat bagaimana Ayah bekerja keras untuk mengubah keluarga kecil kami hingga seperti ini
saat jam menunjukkan pukul enam pagi aku bergegas untuk sarapan bersama Ayah dan Ibu karena aku ingin ikut dengan Ayah untuk berangkat bersama ke sekolah
'' Ayah apa kita boleh singgah untuk menjemput Aira di rumah nya ?'' tayaki pada Ayah
'' tentu sayang '' jawab Ayah
aku menyarankan agar kami menjemput Aira karena kami akan melewati rumah nya lumayan kan aku ada teman mengobrol saat Ayah menyetir
kami kan berangkat menaiki mobil yang sudah di rental Ayah dan Ayah sendiri yang akan menjadi supir nya karena ia sudah belajar mengendarai mobil saat Ayah berada di kota beberapa bulan yang lalu
ayah akan menjemput paman dan bibi ku di kota seperti yang di katakan nya kemarin
'' oh iya apa ibu akan ikut juga '' tanyaku pada ibu sambil melirik nya
'' tidak sayang ibu akan tetap di rumah, jika ibu ikut untuk menjemput paman dan bibi mu siapa yang akan mempersiapkan hidangan makan siang untuk mereka nanti
terangkan Ibu padaku
aku mengangguk sambil tersenyum pada ibu
'' tapi ingat ya ibu tidak boleh terlalu lelah '' kata Ayah pada ibu
soalnya jika ibu sudah berada di dapur ia tak akan menghiraukan rasa lelah nya sama seperti kalau ibu sudah berada di depan mesin jahit nya begitu lah ibu ku dari dulu sampai sekarang
selesai sarapan aku pamit pada ibu sambil mencium tangan nya dan memeluk nya kami pun berangkat
aku dan Ayah menaiki mobil dengan sangat hati-hati Ayah duduk di belakang kemudi dan mengendarai mobil
saat tiba di depan rumah Aira mobil berhenti aku meneriaki Aira agar masuk ke dalam mobil
'' hai Anna apa kabar'' sapa Aira padaku
'' hai Alhamdulillah baik '' jawab ku pada Aira
'' halo paman '' apa kabar '' sapa Aira pada Ayah ku
'' ah kabar paman baik baik saja Aira'' jawab Ayah ku
'' aku jadi ingat deh waktu paman mengantar kami ke sekolah saat SD dulu'' kata Aira lagi pada Ayah ku
aku dan Aira mengenang saat masa masa kami di antar ayah ke sekolah dulu di saat itu kami selalu bernyanyi dan ayah hanya tertawa
__ADS_1
saat di perjalanan aku melihat Gina yang berdiri di pinggir jalan sontak Aku menyuruh Ayah agar memberhentikan mobilnya dan aku turun memanggil Gina agar masuk ke dalam mobil kami
walaupun dengan muka yang bingung Gina tetap naik ke mobil kami dan kami melanjutkan perjalanan
'' hai Gina ' sapa Aira pada Gina
'' hai Aira'' jawab Gina
aku memperkenalkan Ayah ku ke pada Gina dan menjelas kan semuanya Gina menyapa Ayah dan kami berbincang
saat tiba di depan sekolah aku berpamitan kepada Ayah Gina dan Aira berterima kasih kepada Ayah karena telah mengantarkan mereka Ayah hanya tersenyum kepada kami lalu ia pun pergi
di sekolah kami masuk kelas masing masing menunggu guru masuk mengajar seperti biasa Aku dan Gina sangat antusias mencatat materi yang guru berikan
saat jam istirahat kami bertiga ke kantin sekolah
tak seperti biasanya hari ini kantin terlihat lebih ramai karena
ternyata ibu kantin memasukkan menu bakso yang baru jadi para siswa beramai ramai ingin mencoba nya
'' aku tertarik untuk mencoba nya'' kataku pada Aira dan Gina
'' iya aku juga mau'' kata Aira
'' heem betul itu'' sahut Gina
'' aku tertarik mencoba nya soalnya ini menu bakso yang pedas'' sahut ku pada mereka
'' tentu saja namanya juga bakso mercon'' kata Gina pada ku
kami pun memesan masing masing satu mangkok bakso mercon walaupun tadi aku sudah sarapan di rumah tapi karena penasaran dengan bagaimana rasanya aku juga memesannya .
''hari ini aku akan menteraktir kalian '' kata ku pada Gina dan Aira
'' wah beneran ni '' kata Gina pada ku
'' iya Anna '' kata Aira sambil melihat ke arah ku
'' iya bener soalnya tadi Ayah memberikan uang jajan yang lebih pada ku'' jawab ku pada sahabat ku itu
'' terimakasih kali begitu '' sahut mereka bersamaan
kami pun memakan pesanan kami
__ADS_1
☺️☺️☺️🤗🤗🤗