Liku Liku Hidup

Liku Liku Hidup
berkumpul dan bertemu ibu ku setelah sekian tahun


__ADS_3

ku raih hp ku yang berdering di atas meja ku lihat


sebuah pesan masuk dari Gina


'' kita bertemu di mana ?


ku jawab pesan ya '' aku akan menjemput mu di depan sekolah SPM kita ,


sebuah pesan lagi ' baiklah👌'


ku mengambil kunci motor lalu berpamitan kepada ibu yang sedang berada di toko samping


'' ibu aku berangkat dulu ya untuk menjemput teman ku '


'' baiklah , hati hati di jalan


'' iya Bu aku cuma sebentar ko'


setelah berpamitan ku gas motor ku melewati jalan untung hari ini aku sudah menyelesaikan pekerjaan ku dan tak ke kota


kali ini aku memilih bekerja dari rumah saja


ku lihat dari jauh berdiri sesosok wanita yang berpakaian cerah sedang duduk di bangku tunggu kendaraan depan sekolah ku yang dulu


'' Hae Gina ''


Gina bengong melihat ku memanggil nya


ku Buka kaca helm dan tersenyum barulah dia berdiri


'' ah ternyata kamu Anna maaf aku masih lupa dengan warna motor mu


katanya sambil menaiki motor


' ya sudah ini helm mu , utamakan keselamatan


kata ku sambil memberikan helm


sebelum berangkat kami memutuskan untuk pergi ke rumah Aira terlebih dahulu kami ingin memberikan kejutan padanya


saat di perjalanan Gina meminta ku berhenti di sebuah tokoh kue katanya


'' tidak enak jika kita berkunjung ke rumah Aira tanpa membawa apa apa ''


kami memilih kue brownies coklat


tok tok '' assalamualaikum '' ku ketuk pintu rumah Aira


'' waalaikumsalam ' itu seperti suara ibu nya Aira


dan tebakan ku benar


'' hali Tante , Aira ada di rumah?


'' ada dia lagi cuci pakaian di dalam ''


kami di persilahkan masuk sementara itu Tante pergi ke luar katanya ia ingin ke warung sebentar


saat masuk kami langsung ke WC dapur

__ADS_1


di dapur kami melihat Aira mencuci pakaian nya sewaktu melihat kami berdiri di depan pintu masuk ia berkata


'' Anna , Gina kapan kalian datang aku tak mendengarkan langkah kaki kalian !


mukanya yang bingung saat melihat kami sangat lucu sampai membuat ku tertawa dan bukan Anna namaku jika tak meledek Aira


'' Anna sudah lah berhenti menertawakan Aira '' tegur Gina pada ku


'' ah sudahlah Gina biarkan dia bahagia dengan meledek ku kapan kapan akan ku balas ''


'' iya habisnya muka mu itu lucu sekali '' jawab ku pada nya


'' iya tertawa lah sepuas mu , ayo Gina silahkan duduk tidak usah menghiraukan dia


'' iya aku mengaku salah maaf kan aku '' kata ku pada Aira sambil dudu di samping nya


'' sudahlah kalian berdua berhenti lah '' tegur Aira pada kami


'' Aira ini kami bawakan kue '' kata Gina


Aira menyuguhkan kami secangkir teh dan menghidangkan kue yang kami bawah lalu dia meminta permisi untuk menyelesaikan pekerjaan nya sebentar


aku berbincang dengan Gina sambil menunggu Aira selesai


setelah beberapa menit Aira bergabung dengan kami


Gina bercerita tentang sekolah ,teman yang ia kenal di tempat sekolah nya yang dulu


aku malah mengingatkan dia tentang bagaimana kami kehilangan seorang teman yang kami sayangi saat itu tetapi mau bagai mana lagi itu semua harus terjadi


karena Ayah gina saat itu mendapat kan pekerjaan di luar daerah


'' Gina apa kau melihat perubahan apa yang terjadi pada Anna


kata Aira sambil melirik ku


'' ya dia sudah banyak berubah kini mukanya lebih cantik dari yang dulu''


'' ha! jadi dulu kau meledek ku '' aku bercanda pada Gina


'' iya Memeng bukti nya seperti itu dulu kau tak modis seperti sekarang ''


bela Gina tak mau kalah dari ku


'' haha! terus apa lagi perubahan yang kau lihat dari kami berdua? sambil menunjuk ke arah ku Aira bertanya dengan tampang yang serius


'' kalian itu berubah nya bukan hanya mukanya yang cantik tapi aku lihat Anna juga tak perhitungan lagi jika iya ingin jajan . aku masih ingat saat SPM dulu dia memilih membawa bekal dari rumah agar uang jajan nya tidak terpakai


sedangkan tadi semua kue ini dia yang bayar ''


tutur Gina pada Aira


'' Yap betul maka itu aku bilang Anna yang dulu bukan yang sekarang lagi '' kata Aira


'' maksud mu apa? Aira


'' sekarang dia ini sudah memiliki toko baju nya sendiri dan bren ibu nya sendiri ''


'' oh jadi begitu , sekarang sahabat ku ini sudah jadi bos nya ''

__ADS_1


sambil mencubit pipiku Gina berkata


' mudah mudahan aku menjadi bos yang besar suatu hari nanti , tapi untuk tokoh ku itu masih tokoh kecil kok ''


belaku sambil tersenyum


' iya deh tapi yang pasti kali ini kita harus merayakan pertemuan kita '' kata Aira


kami memutuskan meminta izin untuk ke rumah ku setelah ibu Aira datang kami berencana akan bersenang senang di pantai sambil menikmati sore hari


aku menyarankan biar aku saja yang pulang untuk memberitahukan ibu tapi Gina ingin bertemu ibu ku soalnya kan sudah lama ia tak bertemu ibu karena tak ingin mengecewakan Gina ku iya kan saja apa maunya


aku pulang ke rumah bersama Gina sedang kan Aira menunggu kami di rumah ya


'' assalamualaikum''


Gina memberi salam saat masuk tapi sepertinya ibu ku ada di ruko sebelah karena tak ada yang menjawab salam Kami


'' Gina ayo ke sebelah dulu ibu pasti ada di sana''


gina kelihatan bingung melihat ku menarik nya untuk bertemu ibu kan waktu terakhir kali dia ke sini ayah belum membangun ruko tempat ibu menjahit


'' assalamualaikum'


waalaikumsalam'' sahut para tetangga yang sedang bekerja


'' eh nak Anna pasti lagi cari ibu ya?''


'' iya tante ibu ada tidak ?''


tanyaku kembali


'' iya dia ada di dalam nak ''


kami masuk dan melihat ibu sedang mengemas baju yang akan di kirim ke tokoh besok


aku memeluk ibu dari belakang dia tak terkejut karena ibu tau hanya aku yang biasa memeluk nya seperti itu


" Anna kamu sudah kembali maaf ibu tidak mendengar mu "


" iya Bu suara ku saja sudah habis meneriaki ibu di rumah ternyata ibu ada di sini "


ibu berbalik dan mencubit Sayang lengan ku


" kau ini ya kebiasaan sekali kalo suara mu hilang ibu tak akan punya teman untuk berdebat lagi "


" ibu coba lihat siapa yang datang apa ibu mengenali nya "


ibu melihat ke arah Gina dan mulai menatapnya sambil mengigat muka nya


" seperti nya ibu kenal tunggu dulu jika ibu tidak salah ini kan nak Gina "


" seratus buat ibu wah ternyata daya ingat ibu tajam juga ya"


kata ku dengan nada sedikit keras


kami semua tertawa sedangkan para pekerja melihat ke arah kami


mohon bantu komen nya dong 🤗

__ADS_1


__ADS_2