Liku Liku Hidup

Liku Liku Hidup
Betapa aku sedih


__ADS_3

tak terasa hari hari dilalui dan waktu untuk panaikan kalas pun tiba hari ini Anna menjadi murid kls 4


Anna dan Aira berangkat pagi pagi karena mereka ingin memili tempat duduk yang di bagian depan yaa''karena Anna Tak suka duduk di bangku belakang


seperti biasa mereka di antar ayah ke sekolah dengan naik motor Ayah .


sesampai di sekolah Anna pamit pada Ayah dan mencium telapak tangan Ayahnya


'' belajar yang rajin ya sayang '' kata Ayah menasihati nya


'' iya Ayah '' aku masuk ya '' jawab Anna


'' ayo Aira kita harus memili bangku di bagian depan ya '' ajak Anna sambil menggandeng tangan Aira


sesampai nya di ruang kelas mereka sudah melihat semua bangku yang ada di bagian depan sudah ter isi


dengan muka kecewa Anna menatap Aira sambil berkata


'' ya semuanya suda ada yang duduk kita terlambat''


Aira tak tegah melihat muka teman nya seperti itu jadi ia menghampiri Ani yang kebetulan ia duduk di bangku depan lalu berkata


'' hai Ani apa Anna boleh duduk di bangku ini '' tanya Aira pada Ani


'' untuk Anna , tentu saja boleh '' aku bisa duduk di belakang sini '' sahut Ani


'' hmm jika Aira ingin dudu di samping Anna aku bisa duduk di samping Ani '' sahut teman yang tadi duduk di samping Ani


''apakah boleh?'' sahut Aira'


'' apakah tidak apa apa Ani ? tanya Anna pada nya


'' iya tidak ko '' jawab ani


mereka berterima kasih pada Ana dan teman sebangku nya sambil duduk Aira mengucapkan


untung saja Ani ingin memberikan bangkunya ''


Ani dan teman sekelas nya sudah tau bahwa Anna dan Aira sudah seperti saudara dan di sekolah mereka selalu sebangku maka itu Ani memberikan bangku nya , bukan cuma karena itu terlebih Anna dan Aira selalu baik padanya selama ini teman sekelas mengenal mereka sebagai teman yang bisa di andalkan di saat teman nya susah mengerti pelajaran yang di berikan oleh Ibu guru .


sebelum Ibu guru memulai mengajar ia memperkenalkan diri nya terlebih dahulu dan berkata bahwa senang melihat para murid datang tepat waktu .


'' sebelum memulai pelajaran ibu guru mengabsen siswa nya satu persatu agar ia bisa mengenal mereka dan dilanjutkan dengan berdoa bersama yang di pimpin oleh ketua kelas.


seperti biasa hari yang dilalui Anna di sekolah sangat antusias bel istirahat berbunyi Anna keluar kelas dan tak menyangka Ayah nya menghampiri beserta Ibu guru


'' Anna kamu boleh mengambil tas mu '' kata ibu guru

__ADS_1


Anna bingung , dan bertanya kepada ibu gurunya


'' kenapa bu''


tapi malah Ayah nya yang menjawab


'' Anna ibu masuk puskesmas '' kata Ayah nya


Anna kaget dengan Air mata ia masuk ke kelas mengambil tas nya


dia bertanya kepada Ayahnya '' kenapa ibu sakit Apa


'' sudahlah sayang nanti Ayah ceraikan '' saat ini kita harus segera ke puskesmas ,


'' baik lah Ayah '' Anna pamit kepada gurunya dan Aira


dengan cemas Ayah melajukan motornya ke puskesmas sedang kan Anna hanya bisa menahan air matanya menetes iya tak ingin melihat Ayah nya cemas kepada nya sesampainya mereka ke puskesmas Ayah Langsung bertanya kepada perawat dan mencari keberadaan istri tercinta


'' Ayah itu ibu '' Tanya Anna kepada Ayahnya sambil berjalan ke arah Ibu nya


'' Ibu Ibu kenapa ko bisa begini '' tangis Anna pecah air mata nya tidak bisa ia tahan lagi


'' Ibu sayang bangun kami ada disini ''


' bapa suaminya '


' kalau begitu bapak bisa ikut saya sebentar '


'' kenapa suster ? tanya Ayah


'' dokter ingin berbicara kepada bapak'


Ayah mengikuti perawat tadi sedangkan Anna tinggal di sisi Ibunya dengan terus menangis sambil memegangi tangan ibu


di ruangan dokter berbincang dengan Ayah


' bagaimana keadaan istri saya dok '


' begini pak keadaan nya bisa di bilang baik dan bisa di bilang buruk karena sejak ia di bawah ke sini ia belum juga sadar , saya sarankan agar istri bapak di bawah ke rumah sakit di kota untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan


' tapi dok, saya tidak tau tentang rumah sakit yang ada di kota, jawab Ayah


' tenang saja pak kalau bapa bersedia tandatangan kami akan merujuk istri bapa ke rumah sakit yang ada di kota .kata dokter sambil menyodorkan selembar formulir kepada Ayah Anna


tanpa ragu ayah langsung menandatangani formulir yang disodorkan oleh dokter iya tidak mau menunda-nunda lagi untuk kesehatan istrinya .


Ayah menghampiri anak dan tetangga yang membawa ibunya tadi ke Puskesmas dan berkata bahwa istrinya akan dipindahkan ke rumah sakit yang ada di kota

__ADS_1


para tetangga hanya bisa menguatkan ayah Anna dan berdoa atas kesembuhan istrinya Ayah menitipkan ibu Anna ke para tetangga yang ada tadi dan pulang bersama Anna untuk mempersiapkan barang apa saja yang harus dibawa ke rumah sakit kota .


sesampai di rumah Anna langsung mengganti bajunya dan dan mempersiapkan tas dan barang-barang yang disebutkan oleh Ayah tadi


sedangkan Ayah mengambil surat-surat yang diperlukan kata dokter tadi


setelah semua siap mereka kembali ke Puskesmas


ambulans sudah siap untuk mengantar mereka ke rumah sakit yang ada di kota


para tetangga kembali menguatkan kan ayah dan anak agar tetap sabar dan tegar


dengan muka yang sedih parah tetangga pamit kepada mereka


dan dengan muka cemas sedih dan harap Ayah dan Anna menaiki ambulans yang disediakan di puskesmas dengan ditemani 1 orang perawat mereka berangkat.


'' Ibu sayang kamu harus kuat demi anak kita' ucap ayah dalam hatinya


dengan cepat ambulans melaju melewati jalan di perkotaan dengan perawat yang sibuk mencatat dan melihat kondisi Ibu Anna


di lain tempat di sekolah Aira bertanya-tanya ada apa dengan Anda mengapa ayahnya menjemputnya lebih cepat


dengan penasaran Aira memberanikan dirinya bertanya kepada guru yang bersama ayah Anna tadi


'' Ibu permisi saya ingin bertanya, mengapa Ayah ana menjemputnya lebih cepat ?


ibu guru menjawab' kata ayah Anna tadi ibunya dilarikan ke Puskesmas''


setelah mengucapkan terima kasih kepada Ibu guru Aira kembali ke kelas dengan muka cemas Aira memikirkan tentang sahabatnya


saat bel pulang berbunyi Aira langsung pulang ke rumah nya dengan berjalan kaki bersama teman teman nya


sesampai di rumah Aira bertanya kepada Ibu nya


' ibu apa ibu tau tentang Ibu Anna yang dilarikan ke Puskesmas tadi pagi


' iya nak tadi Ibunya Anna terjatu di dalam kamar mandi dan kepala nya terbentur ' untung para tetangga sempat mendengar teriakkan minta tolong sebelum ibu Anna pingsan tadi, jadi para warga cepat cepat membawanya ke puskesmas,


sedang kan bapakmu langsung berlari mencari Ayah Anna di sawah dan memberitahukan hal ini pada Ayahnya Anna


' syukurlah Bu jadi bagaimana dengan keadaan Ibu Hana sekarang?


kata warga yang mengantar tadi Ibu Anna belum siuman dan ia dirujuk ke rumah sakit yang ada di kota


' aku berdoa semoga tante baik-baik saja ya Bu dan agar Anna tidak terlalu sedih '


' amminn '' jawab ibu aira

__ADS_1


__ADS_2