Love Contract

Love Contract
Contract.02 - Pria


__ADS_3

Larilah aku dari pandangan Joe yang sedang mencariku.Begitu semangataku


berlari. Sampai setibanya aku dilampu merah, dan aku menyebrangi ZebraCross


tanpa melihat ada mobil Box yang hampir menabrakku. Ketika aku menyadari ada


mobil Box yang mau menabrakku, ketika itu juga ada seseorang yang


menghampiriku dan menjatuhkan badanku dan dirinya kesamping trotoar tempat


aku awal menyebrang. Rasanya kepalaku terkena sedikit benturan.Rasanya pusing


sekali. Sampai badanku tak terasa sedang diangkat oleh seseorang. Sepertinya


orang yang tadi menyelamatkanku.


Pusing.


Kepalaku berkunang-kunang.


Sepertinya ada seseorang yang memanggilku.


Menepuk-nepuk pipiku. Ketika mataku tersadar, dihadapanku ada seorang pria.


Pria ini menunjukan muka cemas kepadaku. Matanya biru langit. Indahsekali.


Pria :/tepuk-tepukpipi/“Hei, Hei..nona? Nona bangun. Kau tidak apa-apa?


Halo? Nona?


Kina :“Ugh... aku... aku dimana ini?, tanyaku lemas.


Pria :“Ini didekat lampu merah jalan Merdeka. Tadi kau nyaris ditabrak


mobil. Kau tidak apa-apa? Ada yang sakit?, cemasnya.


Kina :“Aku tidak apa-apa kok.


Wanita 1:“Benar mbak tidak apa-apa? Kalau ada yang sakit bisa diantar ke


rumah sakit.

__ADS_1


Pria 1:“Iya mbak benar. Masuk rumah sakit aja. Diperiksa, ditakutkan ada apa


-apa.


Pria :“Tidak apa-apa mas. Sepertinya nona ini tidak apa-apa. Biar saya


saja yang urus. Semuanya bubarkan diri saja. Biar saya yang temani nona


ini.


Wanita 1:“Begitu ya? Ya sudah kami permisi dulu.Semoga sembuh ya mbak.


Hati-hati lain kali.


Kina :“Iya mbak.Terima kasih.”/mencoba membangunkan diri/


Pria :“Kau sudah tidak apa-apa kan? Sudah bisa berdiri?”


/pegang tangan/


Kina :“Iya sudah tidak apa-apa kok. Terimaka..”


/memalingkan badan dan pergi/


Kina :“Eh? Kok?”/bingung/


Ini cowok kenapa? Belum beres aku ucap terima kasih, malah memalingkan muka.


Ditambah sikapnya jadi beda gini. Tadi baik,kok sekarang jadi jutek begini? Gak


bisa begini nih. Aku kejar ini cowok.


Kina :“Hei!! Tunggu!! Cowok yang disana!! Yang pakai mantel warna


coklat!! Tunggu!!, teriakku dan lari menghampirinya.


Pria itu semakin aku kejar, semakin kencang larinya. Aku cari disetiap belokan.


Cepat sekali menghilangnya pria tersebut.


Kina :“Heeeeiiii!!! Tunggu!!!”/terengah-engah/

__ADS_1


Ketika aku berbelok dipersimpangan jalan, aku menabrak sesuatu.Sesuatu


tersebut adalah hal yang tinggi. Sangat menghalangi jalanku.


Kina :“Aduh..duh hidungku sakit..”/mengusap-usap hidung/


Pria besar 1 :“Hmm...? Ada nona kecil datang kemari. Apa yang


membawamu kemari nona?


Pria sedang 1:“Wah, wah. Nona cantik mau kemana? Ini bukan daerah nona


lewati kan?


Kina :“Ah..hmm..tadi..ada laki-laki yang lewat ke sini. Dia pakai mantel


warna coklat. Kalian melihatnyakan?, tanyaku.


Pria sedang 1: /menatap teman pria besarnya/“Oh, yang kau maksud bos


kami?”/tangannya membelai kepalaku/“Dia sedang sibuk. Sudah, nona


bermain-main dengan kami saja.Kami tidak kalah menyenangkannya dari


boss kami., rayunya.


Kina :“Apa? Hei, lepaskan tangan kalian. Kalian sentuh apa?”/teriakku


agak cemas//menolak disentuh/


Pria sedang 1 : “Sudahlah, jangan berontak. Mari kita bermain


bersama.”/hampir mau mencium ku/ Kau mulus sekali no...AW!!”/terjatuh/


WOI!!! Lagi asik jug.. ga..ah maaf boss../sedikit panik/


Pria :“Hei..apa yang kalian lakukan?”


Ya Tuhan... Pria yang tadi menolongku. Akhirnya ketemu juga! Kenapa dia berada di


tempat seperti ini ya?

__ADS_1


__ADS_2