
Rina :“Ini. /menaruh secangkir kopi/ Silahkan dinikmati kopinya.”/senyum-senyum lebar/
Kina & Joe :“Terima kasih.”/ambil cangkir dan meneguknya/
Rina :“Ok, kita lanjut pembicaraan kita tadi.”/menaruh cangkir kopi di atas meja/“Seperti yang kalian tahu,bahwa besok kalian masuk SMA JOHAN.
Menjadi murid biasa pada umumnya. Aku lakukan ini semata hanya untuk
adikku Kina.”
Kina :“Ya terima kasih kak sudah bersusah payah untuk menyekolahkanku.
Aku sangat berterima kasih.”/tunduk kepala/
Rina :“Kina, kita ini kembar. Tak perlu seformi litu membalas ucapanku.”
Kina :“Tidak kok kak. Walau kita kembar, tetap kak Rina yang lebih dahulu
lahir dari pada aku. Dan lagi kakak sudah banyak melakukan hal yang
menurut kakak terbaik untukku. Maka dari itu aku sangat berterima kasih pada
kakak.”
Rina :/Senyum/“Ya sama-sama Kina. Aku lakukan ini memang untuk
kebaikan dirimu dan keluarga kita. Kau tahu sendiri kan apa yang diinginkan
mereka terhadap keluarga kita? Apalagi terhadapmu.”
Kina :“Aku mengerti kak.
Aku tahu posisiku dan posisi kakak diperusahaan.
Aku akan menjaga itu.”
Rina :“Bagus kalau begitu. Karena itu aku sangat membutuhkanmu
Jonathan. Untuk menjaga Kina selama disekolah. Yah, walau dilihat dari
umurmu, kau lebih tua 2 tahun dari siswa di tahun ajaran baru”/tertawa
sedikit/
Joe :“Ah tidak apa-apa nona. Itu sudah jadi tugas seumur hidup saya untuk mengabdi pada keluarga Reinata dan menjadi penjaga bagi nona
Kina.”/sedikit malu/
Rina :“Good. Itu yang memang ingin aku dengar dari mulutmu.”/ambil
cangkir berisi teh mawar dan meneguknya/
__ADS_1
Joe :“Terus....soal kami tinggal bagaimana?”
Rina :“Ah ya benar. Tempat kalian tinggal.Kalian akan tinggal di mansion
dekat sekolah kalian. Jadi kalian tidak akan terlambat datang kesekolah.”/menaruh cangkir dimeja/
Kina & Joe:“Mansion??”
Rina :“Ya mansion. Semua keperluan kalian sudah aku siapkan. Jadi
kalian tidak perlu sampai bolak balik lagi ke rumah ini jikalau kalian
kelupaan barang apapun. Semuanya sudah disiapkan.”
Kina :“Terus bagaimana rumah ini? Jadinya kosong dong.Tidak ada yang
menemani ibu dirumah. Nanti siapa yang akan menjaga ibu?”
Rina :“Sudah, tidak perlu khawatir. Semuanya sudah aku urus. Soal ibu,
semua penjaga dan perawat selalu menjaga 24 jam. Semua sudah terkendali. Jadi kau tidak perlu terlalu khawatir.”/senyum/
Kina :”Tapi kak, aku tidak bisa begitu saja meninggalkan ibu. Ibu pasti
kesepian. Bagaimana kalau kakak pindah saja kesini sambil menjaga ibu?
Kakak kan selama ini tinggal diapartemen. Jadi selama aku sekolah, kakak
Rina :“Tidak bisa Kina. Banyak urusan perusahaan yang tidak bisa kakak
tinggalkan. Semuanya ada diapartemen kakak.”
Ya, kak Rina memang sibuk. Sampai sekolahnya pun diabaikan. Padahal umur kak Rina masih 16tahun. Umur yang terlalu muda untuk menjalankan perusahaan
yang amat besar seperti REIN GROUP. Ditambah menjalankan anak
perusahaan yang lainnya. Benar-benar merengut masa muda kak Rina. Kadang
aku merasa kasihan padanya. Ingin sekali membantu meringankan beban yang kak
Rina bawa. Tapi aku tidak tahu harus melakukan apa. Yang bisa aku lakukan
hanyalah menjalankan perintahnya.Dan berusaha tidak membuat dia kecewa
padaku. Aku sangat sayang kak Rina.
Kina :“Oh iya kak. Aku dengar kakak akan masuk sekolah juga kan?
Masuk sekolah mana? Sama masuk ke SMA JOHAN?”
Rina :“Untuk itu, belum bisa kakak katakan. Yang pastinya sekolah
__ADS_1
tersebut tidak mengganggu kinerja kakak pada perusahaan. Dan aku
peringatkan padamu Kina, kau juga Jonathan. Selama kalian di sekolah
ataupun di luar sekolah,kalian tidak ada sama sekali hubungan dengan
keluarga Reinata. Rahasiakan semuanya.Ini demi kebaikan kalian. Pasti
diluar sana banyak yang menginginkan informasi mengenai keluarga Reinata.
Kalian mengerti?”
Kina :“Iya kak.”
Rina :“Ya, sepertinya sampai disini saja dulu. Kalian juga harus
mempersiapkan untuk besok kan?”
Joe :“Jadi, sekarang kami sudah harus pindah?”/sedikit bingung/
Rina:“Ya, benar. Memang mau dimana lagi kalian tinggal? Disini barang
kalian sudah tidak ada lagi. Semua sudah aku pindahkan ke
mansion”/senyu mlebar/
Rasanya aku masih belum bisa percaya, kalau aku dan Joe akan meninggalkan
rumah ini. Yang biasanya kami tidak diperbolehkan meninggalkan rumah besar ini.
Sekarang benar-benar meninggalkannya. Tanpa tersisa apapun.Sejujurnya aku masih belum mengerti sepenuhnya apa yang terjadi diperusahaan, kakakku, dan
apa hubungannya hidupku pada perusahaan ibu?
Masih menyisakan pertanyaan besar bagiku.
Kami pun tiba di mansion kami. Tapi, kenapa aku merasa tidak sesuai dengan
ekspektasiku ya? Memang benar ini mansion, tapi kok rasanya....Sempit.
Kina :“Joe, serius ini mansion? Aku merasakan bau-bau kebohongan di
sini.”/sambil menarik koper-koper besarku/
Joe :“Memang kita ditipu Na-Cha. Jelas sekali ini bukan Mansion. Tapi
tempat kos!! Luarnya saja mansion.Tapi dalamnya kamar semua!! Kosan
ini!! /menarik koper dengan cepat/
Kina : Apa!!?? Oh my god..”/menunduk menyesal/
__ADS_1