
Pria :“Hei.. apa yang kalian lakukan?”
Ya tuhan, pria yang tadi menolongku. Akhirnya ketemu juga! Kenapa dia berada di
tempat seperti ini ya?
Pria sedang1 :“Maaf boss Ryan. Ada wanita yang sedang mencarimu boss.
Tapi kami hanya melakukan pemeriksaan.”
Ryan:“Oh begitu..”/sambil menatapku tajam/“ya sudah, Kalian lanjutkan
saja.”
Hah? Serius nih cowok? Kok sifatnya 360° berubahnya. Tadi didepan
banyak orang dia bersikap sangat manis padaku. Tapi sekarang.. aku seperti di
anggap sampah yang tidak diperlukan lagi!
Pria-pria ini mulai menyentuhku dan meraba-raba muka serta tubuhku. Aku merasa
geli dan jijik. Kenapa pada akhirnya aku seperti ini? Padahal ini pertama kalinya
aku keluar dari rumah. Bisa mengetahui apa yang tidak aku ketahui selama ini. Ini
menyedihkan sekali. Ingin menangis rasanya. Padahal aku sudah mulai bisa
percaya pada seseorang selain pada Joe!
Tiba-tiba saja ada kaki yang mengenai kepala pria yang dari tadi merabaku hingga
jatuh. Kemudian tangannya memukul kepala pria besar disampingnya ke arah atas
dan menendang perut pria besar tersebut hingga terpental. Dan pria yang tadi
kepalanya ditendang, bangkit dan mau membalas pukulannya. Tetapi meleset, dan
dipukul kembali wajahnya hingga terjatuh ke tanah.
Kakiku gemetar. Dia menolongku. Menolongku lagi.
Ryan :“Sudah kukatakan tadi.Kalian boleh melanjutkan pemeriksaannya.
Bukan memperkosa dia. Mengerti?”
/menatap tajam bawahan nya itu/
__ADS_1
Pria besar 1 & Pria sedang 1 :“Ka.. kami mengerti boss. Maafkan kami!”
/merintih kesakitan/
Si mata biru itu menatapku tajam. Dan menghampiriku.
Ryan :“Hei kau. Siapa namamu?, menatapku lekat-lekat.
Kina :“Aku..Aku.. /gugup/
Teringat apa yang kak Rina katakan. Selama aku diluar rumah, jangan
memberitahu nama asliku. Pakai nama samaran. Ini perintah!
Kina :“Aku.. /gugup dan bingung harus pakai nama apa pikir nya/
Ryan :“Aku? Namamu Aku? Nama yang aneh..
Kina :“Bukan!! Namaku bukan itu. Namaku.. Kina! Ya, Kina! Namaku Kina!
Duh... kenapa hanya nama panggilanku yang terlintas dipikiranku! Yasudahlah..
Ryan :/sedikit terdiam dan mengingatkan akan sesuatu yangs amar/“Hmm..
Kina. Nama yang indah.”
Ryan : /semakin dekat menatap/“Hmm.. kamu punya mata yang
indah.”/tangannya menyentuh dagu ku/”Sepertinya aku baru pertama
melihatmu daerah sini. Kau orang baru?”
Kyaaaaaaaa!!!! Wajahnya dekat sekali!! Jantungku berdetak kencang sekali.
Sampai terdengar ke telingaku.
Di ujung persimpangan, ada yang meneriakiku. Memanggilku dengan lantang
dengan nada cemas.
Joe :“NA-CHA!! NA-CHA!!”/lari menghampiriku//memelukku dengan
erat/“Na-Cha, kau tidak apa-apakan? Ada yang terluka?”/Mengusap-usap
mukaku/
Kina :“Aku tidak apa-apa kok Joe.”
__ADS_1
Joe :“Gak apa-apanya? Ini kenapa bajumu robek-robek begini? Ada yang
melukaimu?”/menatap wajah pria yang berada didepannya/“Oh, jadi kau? Kau yang mencoba memperkosa Na-Cha, Hah??”/mendorong tubuh Ryan
ke tembok dan mengangkat kerah bajunya/
Ryan :“Ops, sabar dulu bung.”/menahan anak buahnya untuk tidak ikut
campur/“HaHa.. jangan menatapku seperti itu.”
Joe :“Apa maksudmu, hah? Jangan pura-pura bodoh! Bukti ada pada bajunya
yang robek-robek! Kau mau tanggung jawab, hah??”/menatapnya semakin lekat/
Ryan :“Cih.. /membuang muka/
Joe :“Na-Cha!
”
Kina :“Ya, Joe!”/sentak kaget/
Joe :“Sekarang pergilah dari sini. Biar aku urus si brengsek ini. Aku
sedang buat perhitungan dengannya.”/memandang sangat menghina/
Kina :”Tapi Joe..aku..”
Ryan :“Wah, wah.. sok jantan sekali kau.Tingkahmu seperti kepacarnya
saja. Hei, Kina! Apa dia ini pacarmu?”
Pacar? Apa lagi itu??
Kina :“Pacar? Aku gak mengerti maksudmu?, nadaku mulai merendah.
Joe :“Apa katamu? Kina?”/menoleh menatapku dengan tajam/
Kina :“Ya, aku Kina! Masa kau lupa namaku??”/melakukan gerakan aneh/
Joe :“Tapi kan nama itu..”/semakin bingung//Kina semakin menunjukan
gerakan aneh kepada Joe/
Ryan :“Sudah cukup! Aku tidak peduli dengan nama apa yang cewek ini
pakai. Halo? Bisa kau lepas tanganmu ini dari kerahku?”
__ADS_1