
Memang hari yang berat untukku. Sangat mengubah kehidupanku 180°. Yah, aku
memang sudah tidak sabar seperti apa kehidupanku esok hari. Benar-benar tidak
sabar diriku.
Pagi yang cerah. Sinar matahari yang masuk kedalam kamarku terasa hangat
untuk aku bangun di pagi hari. Tak berhenti juga alarm jam di Handphone-ku
berbunyi. Kuambil HP yang dari semalaman aku charger. Aku pun tersentak
bangun dengan kagetnya.
Kina :“Astaga!! Sudah jam 6.35 pagi!!!! jam 7 pagi ini ada upacara
penerimaan siswa baru!!” /membanting selimut ke lantai/ JOE!!!!!
BANGUN!!! KITA TELAT!!!”
Bergegaslah aku keluar kamar kosku. Kuketuk kencang pintu kamar disamping
kamarku.
Kina :“JOE!! BANGUN!!! BUKA PINTUNYA!!! KITA TELAT MASUK SEKOLAH INI!!!”/gedor-gedor pintu//hening/ /tidak ada
jawaban/“Astaga, apa joe masih tidur ya? JOE!! JOE!!”/gedor-gedor
pintu//dorong ganggang pintu//terbuka/“Hah? Dari tadi gak dikunci??”
Aku buka pintu kamar joe. Yang ku dapat di dalam kamar itu, joe sudah berseragam
sekolah lengkap.Sedang duduk santai sambil menegak secangkir teh panas dan
menonton acara berita di pagi hari.
Joe :“Oh Na-Cha sudah bangun? Ayo duduk dulu, kita lihat acara berita di
TV pagi ini. Banyak berita yang bisa kita dapat tentang dunia luar.”
/melambai-lambai mengajak duduk disampingnya/
Kina : “JOE!!!?? Kau tahu ini jam berapa? Kenapa kau tidak
membangunkanku???”/sedikit kesal/
Joe :“Hooo..tadi aku sudah mencoba membangunkanmu. Tapi kamarmu
dikunci, dan aku teriak-teriak pun kau tidak menyahut. Ya sudah aku tunggu
saja kau bangun. Memang sekarang sudah jam berapa ya?”/bertanya
bingung/
Kina :“Jam 6.40 pagi sekarang Joe!! Cepat bantu aku membereskan
keperluan sekolahku!!”/suaraku panik dan kembali ke kamar/
Joe :“Ok siap!
Benar-benar mengubah keseharianku juga. Biasanya aku sekolah dirumah mulai
__ADS_1
dari jam 8.30 pagi. Sekarang harus bangun lebih awal dikarenakan masuk sekolah
jam 7 pagi.
Ah ya,jangan sampai kelupaan bawa jimat penolongku. Jimat yang
sudah menolong kehidupanku. Jimatnya berupa kalung berbentuk bola Kristal kecil
yang didalamnya terdapat kelonceng, jika sedikit terkena hembusan angin dapat
mengeluarkan bunyi yang indah.Bunyi yang dapat menenangkan hati.
Kami pun tiba di SMA JOHAN tepat pukul 7 pagi. Bergegas kami menuju aula utama sekolah. Ketika aku memasuki aula sekolah, aku merasakan atmosfer yang
menyenangkan. Banyak sekali siswa-siswa baru yang masuk SMA JOHAN ini. Di
kejauhan, Joe melambai-lambai padaku yang menandakan kursi kami berada di
sana. Aku pun menghampiri joe, dan duduk disampingnya. Melihat suasana aula
yang meriah, makin tidak sabar ingin tahu seperti apa teman-teman sekelasku nanti.
Aku melihat disamping kiriku, Joe yang tampaknya antusias mengikuti upacara
penerimaan siswa baru ini. Seperti orang bodoh yang sedang melihat idolanya naik
panggung.Disamping kananku, seorang cewek yang tampaknya tidak jauh berbeda
umurnya denganku. Dia menundukkan kepala terus ke bawah. Rambutnya yang
hitam dikepang dua dan berkacamata besar. Apa dia lagi sakit ya? Menunduk terus
Kina :“Hai! Boleh kita berkenalan?”/menyodorkan tangan/Namaku Kina.
Namamu siapa?”
Cewek ini tidak membalas tanganku. Apa lagi membalas perkenalanku.
Kina :“Ah, apa kita sekelas? Ya, pasti menyenangkan.Hahaha...”
Hening. Cewek ini pun tidak tertawa sama sekali. Percakapan yang bodoh
menurutku.
Upacara penerimaan siswa baru pun dimulai. Bermula mendapat kata sambutan
dari kepala sekolah SMA JOHAN. Sangat membosankan menurutku. Kapan ini
sambutannya berakhir? Aku ingin cepat bisa masuk kelas dan bertemu teman-teman
sebayaku.
Setelah sambutan dari kepala sekolah, berganti penyampaian sambutan dari ketua
OSIS.
Ketua OSIS : Terima kasih atas sambutan dari kepala sekolah kita,
PakYudian. Kepada adik-adikku, selamat atas keberhasilan kalian masuk ke sekolah SMA JOHAN. Tidak mudah kalian masuk sekolah ini. Karena
sekolah ini termasuk 10 sekolah favorit di Kota Bandung. Semoga kalian
__ADS_1
betah dan senang bersekolah di SMA JOHAN.Sekali lagi tepuk tangan
yang meriah untuk sekolah kita yang tercinta ini.”/semua tepuk tangan/
Sebagai tradisi sekolah kita, kami dari OSIS meminta kata sambutan dari
perwakilan siswa baru tahun ini. Yang menariknya,dalam hasil UN kemarin,
mendapat nilai sempurna se-Indonesia.”/sangat antusias/
Kina :“Waw, disekolah ini ada orang sepintar itu ya? Pasti bangga sekali
sekolah ini menerimanya”/angguk-angguk kepala/
Dan cewek disebelahku pun tidak menanggapiku.Menyedihkan sekali.
Ketua OSIS :“Dan siswa baru ini yang mendapat nilai sempurna ada 2
orang. Dan tentunya mereka berdua ada di sekolah kita sekarang.”/semakin
antusias/
Kina :“Wah, keren di sekolah kita dapat 2 murid pintar.
/angguk-angguk
kepala lagi/
Ketua OSIS :“Dengan bangga kami panggil namanya, JONATHAN
RAHAIDAN dan KINA RAHAIDAN!!”/tepuk tangan/
Eh? Rasanya aku mengenal nama yang dipanggil oleh ketua OSIS itu. Dan
akhirnya cewek disamping kananku memandangku. Tapi pandangannya seperti
yang kaget sekali.
Kina :“Joe, kenapa kamu berdiri? Acaranya kan belum selesai?”/bertanya
bingung/
Joe :“Namaku dipanggil untuk menyampaikan kata sambutan.”
Kina :“Wah, berarti kau sangat pintar Joe!! Hebat!! Selamat ya!!”
/menyodorkan tangan untuk memberi selamat/
Joe :/menarik tangan sampai keluar dari bangku barisan/Kau ini bilang
apa sih? Namamu juga dipanggil tahu.
/menarik tangan kina sampai ke atas
panggung/
Kina :“Apa!!??”/sentak kaget/
Namaku dipanggil?? berarti aku siswa yang tadi dimaksud oleh ketua OSIS! Tapi
kapan aku ikut test UN ya?
__ADS_1