
“oh aku sedari kecil memang begini aku, yah kan noona” alex menjawab pertanyaan kim dari perkata alex dapat id simpulkan bawah mereka sangat dekat bahkan sedari mereka masih kecil “iya alex tapi kamu jangan terlalu dekat dengan ku nanti aku tidak punya pacar” seren bersuara “siapa yang mau menjadi pacar noona harus lolos seleksi ku dulu” kata alex memasang tanduk nya “liat saja nanti aku akan cari laki-laki yang tampan” seren berandai-andai.
“sudah lah noona jangan bermimpi paling juga kalo pun ada yang dekat dengan noona ujung-ujungnya tidak sampai pacarana” alex berucap “noona aku akui noona memang sangat cantik dan menarik tapi noona itu ….. “ belum alex menlanjutkan kata-katanya mulutnya sudah di bekap oleh seren “ah kalian makin mirip kalo begini” kata kim yang melihat interaksi keduanya
***
“ah baiklah, jangan lupa mendaftar dan Latihan sesuai perkataan ku yah” kata kim yang sebenarnya masih ingin mengobrol namun ia ingat harus segera menju ke stan pendaftaran untuk acara nanti sepulang sekolah ini. Melihat kim yang sudah jauh dari mereka berdua baru lah seren melepaskan tanganya dari mulut alex “kamu ini bagaimana nanti kalo kamu kelepasan dan aku tak punya pacar lex” seren Nampak kesal.
“hahahaha sudah lah noona jangan bermimpi hahaha” alex terus mengejek seren “hey liat lah nanti orang yang akan menjadi pacar ku adalah laki-laki yang sangat tampan kamu akan terkejut dengan hal itu” namuan alex hanya terus mentertawakan dan cenderung mengejk seren. Karna memang nyatanya seren adalah tipe anak yang tomboy serta sedkit lola dan juga memiliki kebiasan yang cukup buruk untuk ukuran anak perempuan pada umumnya namun hal itu hanya di ketahui oleh keluarga dan orang terdekat saja.
Mereka pun berjalan menuju lapangan utaman sekolah mereka, bila tadi mereke main basket di lapangan timur sekolah yang tidak begitu luas tentu berbeda dengan lapangan utama yang sangat luas itu sudah berdiri bermacam-macam stan pendaftran untuk acara dan lomba yang akan di sedikaan, stan-stan pendaftaran itu memang di buka saat jam pulang sekolah tiba sampai sore.
__ADS_1
Karna bukan hanya murid dari sekolah mereka yang bisa mendaftar tapi juga dari sekolah lainnya juga yang ada di seol bisa mengikuti lomba itu sehingga di buat pendaftaran saat sekolah telah usai agara sekolah lain juga dapat mendaftar dengan baik tidak menganggu jam sekolah. Seren yang berjalan bersama alex selalu menjadi sorotan dari setiap mata yang ada disana.
Seren melihat stan pendaftran untuk boxing pun mengatri untuk mendaftra “noona habis ini kita juga mendaftra untuk band kita yah” usul alex, karna pendaftran hanya di buka dalam dua hari saja “oke”. Lalu tak lama seren sudah ada di barisan paling depan “sepertinya kamu salah stan” kata orang yang menjaga stan pendaftran “tidak aku benar ini stannya” seren merasa aneh dengan laki-laki di depannya ini “ini benar stan boxing kok” kata alex membenarkan seren
“ia ini benar stan pendaftran lomba boxing untuk tim laki-laki dan perempuan, yah salah adalah kamu” tunjuk laki-laki itu pada seren “ ah apa yang salah dengan ku” seren bingung “coba sini aku liat noona “ alex mencoba mencari hal yang salah dari noonanya itu “bukan itu maksudku, tapi kamu tidak Nampak seperti orang yang bisa dalam bidang ini” ucap chan. Ia laki-laki yang sedari tadi meremehkan seren adalah chan.
“hei jangan meremeh kan noona ku yah, dia memang bodoh tapi dia hebat dalam olahraga” alex membela seren “alex kamu jujur sekali hahaha” kata seren yang belum sadar keadaan “sudah lah akum au mendaftar lagian juga apa urusannya dengan kamu” kata seren jadi sewot “kalo kamu kalah hanya akan mepermalukan sekolah” kata chan enteng, seren tetap menulis Namanya “kamu ini tampan tapi sayang mulut mu pedas sekali huft” seren mengejek chan.
Laki-laki itu adalah ketua gank yang sangat di takuti dan di segani bukan hanya di sekolah namun juga di luar sekolah, sudah banyak orang genk sekolah lain yang ia kalahkan namun masih ada satu sekolah yang imbang dengan sekolah mereka, terlebih lagi laki-laki itu selalu bermulut pedas tidak ramah dengan orang lain terutama kaum perempuan. Chan yang merupakan ketua osis di sekolah membuat laki-laki itu mempunyai kekuasaan lebih lagi.
“bagaimana apa kamu takut?” tantang seren dengan muka polos nya “baik lah kalo kamu kalah kamu harus menjadi pesuruh ku bagaimana?” kata chan yakin seren akan kalah “oke deal” mereka berjabat tangan tanda mereka sepakat dan di saksi kan oleh banyak orang. “dan calon pacar” kata seren meninggalkan sten itu bersama alex yang melirik tak suak pada chan.
__ADS_1
“apa lu yakin ?” tanya boom pada chan, entah mengapa ia merasa seren memang berbeda dari gadis biasanya “gua tau maksud lu apa, Cuma tak ada salahnya kan membuktikannya” jawab chan sambil melihat kepergian seren dan alex, dia dapat menangkap aura permusuhan dari alex karna merasa chan menyepelehkan seren yang notabene memang terlihat seperti Wanita lemah yang hanya pandai bersolek.
Sebelum mereka sampai ke stan pendaftaran acara teman-teman alex sudah menghampiri keduanya dan mengajak mereka untuk makan toppoki sesuai kesepakan dalam bermasin basket tadi, seolah lupa denga napa kegiataan nya dan memang keduanya cukup lapar mereka langsung pergi bersama teman-teman alex untuk makan toppoki yang ada di dekat sekolah mereka itu.
Sesampainya di temapt penjual toppoki alex langsung memesankan toppoki untuk seren, “lex aku juga mau itu yang di tusuk di dalam kuah, sepertinya enak” alex mencoba mencernah kata-kata seren itu “oh mungkin maksud seren noon aitu adalah odeng lex” kata salah satu temen alex “oh ini odeng noona rasanya enak coba lah” kata alex memberikan pada seren .
“woooowwww ini enak sekali kenapa aku tidak pernah mencobanya” seren kegirangan mencoba makan itu “hahahah ini makan nya di jual di pinggir jalan noona tentu noona belum pernah mencobanya. Karna selama ini juga noona hanya mencoba beberapa makan khas korea saja” alex mengingat nya. “ah aku rasanya sangat suka ini. Nanti kita ke sini lagi yah lex” seren sangat suka.
“apa kah hanya alex saja yang boleh ikut noona kami tidak ?” tanya teman-teman alex yang juga ternyata menyukai seren yang mereka anggap enak di ajak bergaul “oh tentu kalian juga akan akua jak bukan kah makin banyak orang makin seru kan”. “baik noona” jawab mereka semua senang. Seren bukan tipe perempuan yang pemilih sehingga ia mudah akrab dengan semua orang .
Setelah selesai mereka semua pulang ke rumah masing-masing, sedangkan alex dan seren menuju kearah mobil jemputan seren yang sudah menunggu selama gadis itu makan, akhirnya alex pun ikut pulang bersama seren karna memang arah rumah mereka yang sama.
__ADS_1
Bersambung ……