LOVE IN ……

LOVE IN ……
Episod 23


__ADS_3

Setelah selesai makan mereka pun pulang dan mengantarkan seren pulang terlebuh dahulu sampai ke dalam rumah, sang nenek yang memang belum tidur senang dengan tee il dan gong yang di rasa sopan pada sang nenek, “kalian cepat sekali pulangnya” tanya sang nenek yang tidak membatasi jam pulang sang cucu namun tetap menjaga sang cucu dari kejauhan “kami hanya makan nek” ucap te it. “ah kami pamit pulang yah nek” ucap keduanya berpamitan pada sang nenek dan sambil sebagaiman nama seren mengajarkan mereka berdua.


“Sepertinya tee il dan gong memang anak-nak yang sopan yah”, kata sang nenek setelah kedua laki-laki itu pamit pulang “iya nek mereka juga baik” ucap seren senang “iya kamu berteman lah dengan baik yah nak” ucap san nenek dengan sayang “baik nek, aku tidur yah nek sudah malam besok aku harus bangun pagi, fifian besok bangunkan aku jam 3 yah aku tidak mau terlabat besok” ucap nya pada sang nenek dan fifian “baik nona” ucap fifian


Lalu seren pun masuk ke kamarnya, mengganti baju nya dengan baju tidur lalu gadis itu pun lelap dalam mimpinya.


*****


Seperti permintaan nonanya fifian membangunkan seren pukul 3 dini hari, seren yang sudah bangun pun bergegas membersihkan diri nya namun ia tidak mandi karna semalam saat hendak tidur ia sudah mandi dan mencucu rambutnya, karna udara yang dingin pagi itu seren hanya mencucu muka dan menggosok gigi nya, lalu ia keluar dari kamar mandi memilih baju yang cocok untuk ia kenakan hari ini. Ia memilih atasan crop top yang dibalut dengan celana jins dan sepatu vans dan tidak lupa tas jijing untuk menyimpan hp, dompet .


beberpa barang-barang kecil, sedangkan baju ganti dan yang lanya ia simpan di dalam tas yang lebih besar, begini lah visual baju yang di gunakan seren hari ini, namun ia tetap membawa jaket jaga-jaga kalo nanti kedinginan.

__ADS_1



Sudah siap dengan dirinya dan mengecek bawaan nya Kembali seren keluar dari dalam kamar dan sudah di sambut dengan fifian yang menyiapakan sarapan yang akan di bawak oleh seren untuk dirinya dan teman-temananya nanti. “fifian apa semua sidah siap” kata seren “sudah nona, ayo saya antar” ucap fifian yang akan mengatrkan nonanya bersam pak supir ke lokasi janjian mereka.


Sesampanya di lokasi jam sudah menunjukan pukul 4:50 dini hari, mereka semua sudah berkumpul hanya tinggal menunggu seren saja “nah itu mobil noona sudah datang” kata alex yang hapal dengan mobil antar jemput seren “kamu serius itu rolls Royce loh lex” kata boom yang merasa tak mungkin walaw memang ia tau anak-anak yang sekolah dengan nya adalah anak-anak dari keluarga menengah ke atas semua.


Dan benar saja mobil rolls Royce hitam itu berhenti dekat mereka, dan seren pun keluar dari pintu setelah di buka kan oleh fifian “hei kalian semua, maaf yah menunggu tapi aku tidak terlabat kan” kata gadis itu membuat yang lain melongok meliat nya namun tidak dengan leksis, alex dan chan yang sudah tau. “nona sarapan nyam au di simpan di mana?” kata fifian pada seren “ah bawak saja kedalam fifian, terimaksih yah” fifian ku mengangukan kepala dan menyimpan sarapan untuk seren dan teman-teman ke dalam mobil mini bus yang di siapkan oleh kim .


“baik akan saya sampaikan” ucap fifian sopan “oke karna semua nya sudah hadir mari kita berangkat” kata kim “nona hati-hati di jalan yah” ucap fifian sambil membantu seren mambawa tas berisi pakaian gadis itu “baik fifian terimaksih yah” ucap gadis itu. setelah mereka semua masuk ke dalam mobil fifian tak langsung pulang, namun setelah tak melihat mobil itu lagi baru lah fifian pulang.


“noona aku buka yah saran dari nenek” ucap alex yang penasaran dan juga lapar “yah buka lah dan bagikan pada yang lain juga” ucap seren “waaaahhh ini sepertinya enak sekali” kata teman seren yang melihat isi bekal sarapan yang di buat untuk mereka. “iya nenek memang pandai memasak loh” puji alex lagi “berarti seren juga pandai memask dong” ucap teman seren sambil menikmati bekal nya itu “aaaahh jangan suruh seren masak kalo kalian tidak mau sakit perut” ujar leksis.

__ADS_1


“loh kenapa” kata boom penasaran “seren akan meracuni kalian dengan masakan nya, kalo kalian mau selamat jangan menyuruh dia masak” kata leksis yang mengingat seren yang tak pandai dalam memasak “hahaahaha ia aku ingat dudulu kita hampir saja minum teh garam, karna seren noona tak bisa membedakan mana garam dan mana gula” kata alex mengingat masalah lalu. “hei kalian aku sudah lebih baik yah sekarang, aku bisa memasak mie instan dan telur goreng tau” ucap nya sambong “bisa tipes kita kalo dia yang masak” ucap boom “lagain kalo aku tak bisa masak kan bisa beli” ucap seren kesal mendengar boom


“iya kalo kamu tak pandai memasak tak apa sekarang kan bisa membeli makanan atau memperkerjakan orang di dapur” ucap kim yang membela seren “iya dengar tuh kata kim” seren senang di bela kim. “sudah berhenti berdebat dan makan saja makanan kalian” ucap chan agar tidak berisik. Karna chan ingin tidur saja sepanjang perjalanan.


Namun malang sekali nasip laki-laki itu rencana nya ingin tidur sepanjang perjalanan namun hal itu sirna sudah karna di dalam mini bus yang di sewa oleh kim terdapat mesin karoke sehinggga sepanjang jalan teman-temanya nya bernyanyi di di dominasi oleh alex dan boom yang mana sura kedua nya tidak begitu enak untuk di dengar jadilah chan melek sepanjang jalan.


Setelah hampir setengah perjalanan tepat pukul 9 pagi mereka memutuskan untuk mencari supermarket untuk membeli bahan-bahan yang mereka butuhkan, namun sebelum itu mereka berdiskusi terlebih dahulu bahan-bahan apa saja yang harus mereka beli, agar tidak terlebat satu pun, setelah yakin dan di catata oleh leksis ia menyerahkan catatan itu pada kim “kim ini catatan nya dan ini kartu untuk membayar semuanya” kim menerima catatan itu namun tidak dengan kartu yang di berikan leksis.


“ah simpan saja kartu mu, aku sudah bilang bukan akan mentraktir” ucap nya santai “jangan begitu, ini acara ku tapi aku tidak menyumbang apa pun aku tak enak” kata leksis merasa tak enak “sudah lah terima saja hyung” kata alex, akhirnya alex menerima kartu leksis dan menyuruh seren yang memegang karut itu “apa aku boleh jajan juga leks?” kata seren mengibah “kamu akan jajan dengan kartu ku saja yah” kata kim ingat janji nya “baik lah” ucap seren senang


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2