
“ah baik lah kamu hati-hati yah, kalo sudah sampai nanti kabari aku” kata tee il lagi “oke baik lah” ucap seren dan lalu telpon nya terputus. Melihat itu chan tidak bisa lagi menahan diri untuk bertanya “siap yang menelfon mu pagi-pagi begini”. “ah itu teman ku yang ada di sebelah rumah ku” ucap seren “oh begitu” ucapa chan. Namun entah mengapa chan merasa ada yang janggal dari si penelefon tersebut.
Lalu seren melanjutkan makan nya, dan tak lama mereka semua tertidur karna perjalanan yang memakan waktu itu, namun saat semua nya tidur chan tinggal hanya chan yang belum tertidur, ia yang memang duduk di bangku sebrang seren pun menarik selit untuk di berikan pada seren, lalu ia memakaikan selimut itu pada seren “kenapa saat tidur pun kamu Nampak sangat cantik” kata nya dapa seren, namu lalu ia Kembali lagi ke bangku nya sendiri.
Namun tapa ia sadari leksis melihat semua nya, dan leksis hanya dapat tersenyum “sepertinya kak chan sudah menyukai seren” ucap leksis yang Kembali pura-pura tidur agar tidak ketauan oleh chan
*****
Tak terasa mereka pun telah sampai ke tempat tujuan mereka, namun mereka semua tertidur di kursih mereka masing-masing, sang supir pun membangun akan semua nya yang bangun pertama ada chan dan boom lalu kedua lagi-laki itu ikut membangunkan teman-teman nya, “sebentar pak saya telpon penjaga villa nya dulu” ucap chan sadar mereka masih berada di luar gerbang villa “saya ada di depan tolong buka pintu nya” ucap chan menelfon seseorang.
Tak lama yang lain nya pun bangau, dan kemudian terbuka lah pintu gerbang villa, jarak dari pintu gerbang ke depan villa memakan waktu 10 menit menggunakan kedaraan, “waaaaahhhh villa bangun sekali kak, ada danau juga hei” ucapa salah satu teman mereka yang ikut “ada kolam renang di samping villa” ucap alex antusias . karna memang villa pribadi milik keluarga chan sangat lah bagus dan indah denga nada danau di belakang villa membuat tampat itu makan asri lagi.
“ayo turun” ucap chan pada semua nya setelah samapi di depan pintu villa “tuan mud aini kunci villa nya, dan semua yan tuan butuhkan sudah saya siapkan, kalo ada keperluan lainnanti silakang telfon saja saja” ucap sang penjaga villa yang tinggal di rumah sebelah villa “baik terimaksih pak” ucapa chan sopan pada penjaga villa dan di ikutin dengan yang lainya. Mereka pun mengambil barang-barang mereka masing-masing di bagasi mobil .
__ADS_1
Lalu mereka juga saling menolong membawakan belanjaan yang di beli di supermarket tadi, “ah aku akan memilih kamar” ucap seren senang dan pergi meninggalakn para lelaki dan menarik teman-teman perempunnya untuk memilih kamar lebih dahulu “wah ini si mewah sekali” ucap seren “tapi villa yang kamu punya di Indonesia lebih mewah lagi seren” ucap leksis yang merasa aneh dengan seren pada hal villa keluarga seren lebih bagus namun gadis itu tetap saja heboh “aahh hehhehehe” seren hanya tertawa
Visual Villa nya yah Guys
“bagai mana kalo kita keliling dulu” ucap seren “siapa cepat dia dapat” ucap alex berdiri di belakang seren “eh tidak mau kami para perempuan akan memilih kamar untuk kami dulu” ucap seren tak mau mengalah “sudah lah biar kan mereka memilih nya, nanti sisa nya baru kita” ucap chan yang tak mau pusing. “rumah ini terdiri dari 5 kamar, dua kamar menghadapa ke kolam renang dan juga danau sisa nya kamar biasa dan semua nya ada di lantai satu, sedangkan di lantai dua ada home tiater, tempat laundry saja, di lantai satu ada mini bar yang menyatu dengan area bbq dan kolam renang ada juga bilar” ucap chan menjelaskan pada yang lainnya.
“yah sudah kita kami para perempuan akan memilih kamar dengan view kolam renang dan danau sisa nya untuk kalian” ucap seren mengatur mereka “baik lah tak masalah” ucap chan “hyung kamu sekamar dengan ku yah” ucap alex pada kim “aaahh yah tentu aku juga tidak berani kalo harus tidur sendiri” ucap kim jujur “ah kalian ini cupu yah” ucap boom melihat alex dan kim “hei kak jangan sok berani yah hati-hati dengan menunggu danau” ucapa alex sewot dan boom pun merinding dan memilih diam.
“kenapa begitu, aku bisa membatu kalian” seren cemberut “karna kalo noona ikut membantu hanya akan menyusahkan yang lain saja hahahah” alex menjelaskan “baik lah aku akan duduk manis di kursih itu” seren ingat kalo ia memang kesulitan tentang dapur.mereka pun bergegas menyiapkan semua yang di butuhkan untuk acara bbq mereka itu, semua nya tampak bahu membahu. Sosok chan memang terkenal dengan jiwa pempin nya pun sangat menolong dalam banyak hal.
Chan seolah-olah tau semua yang harus laki-laki itu lakukan dan bantu, sehingga hal itu mempercepat proses persiapan mereka, dari mulai memberikan dan meniypkan bahan-bahan, menata nya menyipakan meja, menyalakan api dan masih banyak lagi. Tiba-tiba seren teringt dengan tee il ia langusng mencari tas nya yang ada di kamar dan menelepon laki-laki itu “tee aku sudah sampai villa” ucap seren senang
__ADS_1
“ah baik lah, apa kamu baik-baik saja selama di perjalanan?” tee il bertanya “ah iya baik-baik saja tadi aku sepat tertidur di jalan dan sekarang teman-teman ku sedang menyiapkan pesta nya”. “apa kamu tak membantu?” tee il penasaran “leksis bilang aku cukup duduk manis dan tidak menganggu saja” ucap seren jujur “ah baik lah nikmati waktu mu kalo terjadi apa-apa kabari aku yah” kata tee il mencoba mengerti seren namun dalam hati nya ia ketakutan seren dekat dengan pria lain.
“iya terima kasih yah tee, kamu juga semoga akhir pekan mu juga menyenangkan” ucapa seren tulus, dan lalu telfon pun selesai. Seren berjalan lagi menuju keluar kamar saat ia hendak berjalan menuju dapur menemui leksis dan teman-temannya di ruang santai ia melihat peralatan game akhirnya ia menyalakan tv dan menyambukan alat game tersebut dan memilih game apa yang akan ia mainnya.
“aaaahhh aku pilih ini saja” ucap nya memilih bola sebagai game yang akan ia mainkan, melihat seren yang asik di ruang santai alex pun mendekati noona nya dan ikut bergabung main game bersama “hei lex yang kalah harus masuk ke kolam renang yah” ucapa seren menantang “oke baik lah siapa takut”. Akhirnya mereka berdua asik main game dan lupa dengan yang lain nya.
Medengar suara berisik dari ruang santai kim dan chan yang telah menyelesaikan perkerjaan nya mu menuju sumber suara “kalian asik sekali sepertinya” ucap kim yang memilih duduk di bantu sebelah seren “tentu kami sedang taruhan” ucap alex “kenapa kalian berdua sangat suka sekali sih taruhan” ucap chan yang mengingat kedua nya saat awal bertemu. “gooooollllllllllll” ucap seren mencetak gol dan tanda permainnan telah usai dan di menangkan oleh seren
“astaga aku sampai kaget” ucap kim yang kaget dengan suara seren yang super besar itu “aku menang aku menang” ucap seren kegirangan sambil berjoget-joget tak jelas “hei in pasti ada yang salah” alex tak mau kalah “waaaahh alex kamu cupu sekali ternyata” seren mencibir “percuma saja kamu laki-laki tapi tak mengakui kekalahan mu” seren terus mencibir “memang apa taruhan kalian? “.”yang kalah harus menceburkan diri nya di kolam renang” seren menjawab “ah baik lah akan aku lakukan” alex pasra “eh tidak sekarang tapi nanti mendekati malam” ucap seren tertawa iblis.
Melihat seren yang tertawa seperti itu kim dan chan hanya bisa menolongo dengan sifat dan pemikiran gadis itu yang tidak tanggung-tanggung kalo mengerjain orang lain,jangan sampai mereka menjadi korban selanjuta nya pikir kedua pria itu yang iba melihat alex yang akan berenang malam-malam dengan udara yang sedikit lebih dingin dari seoul.
Bersambung…..
__ADS_1
Guys karna aku saat ini lagi liburan, mungkin aku akan lama buat update lagi tapi sebisa mungkin kalo memang memungkin kan aku bakal tetap update yah. Jangan lupa like komen dan vote nya yah makasi semua nya