
EPISOD 36
Saat perjalan pulang loenard mengajak ketiga remaja itu mengobrol dan membahas sekolah mereka, ketiga nya menyambut baik dan menceritakan tentang mereka yang akan tampil di acara sekolah dan mengikuti cabang perlombaan untuk seren lomba boxing dan leksis lomba cerdas cermat. Leonard sangat banggat kepada ketiganya, sesampainya di depan rumah nya seren pun langsung bergegas turun dari mobil dan pamit pada ketiganya.
“paman terimakasih yah” ucap seren ramah dengan senyum manisnya “sudah kewajiban saya nona, tidak perlu sungkan, semoga besok nona terpilih dalam tim yah walaw saya sudah yakin dengan kemapuan nona” ucap leonard yang selalu sopan dan baik kepada seren “baik lah terimaksih, dadah leksis dan alex sampai jumpa besok”
*
__ADS_1
Saat malam hari seren di dalam kamarnya seren mencoba menghubung tee il dan saat nada dering ke empat telfon itu sudah di angkat oleh tee il “te kamu sedang apa” tanya seren duluan “aku sedang bersama teman-teman ku ada apa ?” tanya tee il yang memang sedang berkumpul dengan teman-temannya “tidak aku hanya rindu dengan mu, apa aku menganggu mu?” tee il yang mendengar itu pun hati nya lantas berbunga-bunga ini lah yang dia suka karna seren tipe gadis yang jujur dan to do poin
apa kamu mau bertemu dengan ku?” ucap tee il yang juga merindukan seren namun dia berusahan untuk stey cool “tak perlu, aku mendengar suara mu sudah cukup, jangan lupa makan yah jangan sampai sakit” ucap seren yang menghawatir kan tee il membuat tee il makin menyukai seren. Namun sebenarnya ia menyayangkan seren yang tidak mau bertemu “besok aku ada seleksi untuk acara perlombaan, jadi nanti lagi saja kita bertemu oke” ucap seren yang memberikan angin segar pada tee il.
“ah baik lah kamu tidur lah jagan bergadan. Dan semoga kamu lulus seleksi” ucap tee il mencoba mengerti “terimaksih kamu yang terbaik” ucap seren lalu mematikan tlpn nya. Para anggota genk yang melihat bos nya sangat senang menerima tlpn pun sudah dapat menebak siapa yang menelefon bos nya itu . lalu tee il Kembali ke tempat duduk nya untuk membahas tentang perlombaan yang akan di adakan di sekolah seren yang tentu nya juga di ikuti sekolah tee il dan genk nya itu.
“aku tidak perduli apa pun yang terjadi seren ku tidak boleh terluka apa lagi oleh tim sekolah kita kalo terjadi kamu duluan yang akan aku gantung gong” ucap tee il yang tidak mau tau “ah baik bos” ucap gong pasra saja dari pada dia di gantung dan di beri hukuman tentu ia akan memilih jalan aman saja tentu nya. Selesai rapat mereka semua bubar dan Kembali ke rumah masing-masing. Sesampainya di rumah tee il yang melihat lampu kamar seren sudah mati memutus kan untuk tidur saja, yang pada hal ia berencana akan bertemu seren namun ia gagalkan niatnya itu karna takut menggagung seren istirhata.
__ADS_1
Keesoakan pagi nya seren bangun lebih pagi dan menyipakan pakaian khusus boxing nya dan juga pelindung tangan nya agar tangannya tidak cedera nanti nya. Dan setelah siap ia langsung menunju meja makan dan sarapan sang nenek yang melihat sang cucu sudah siap pagi-pagi begini hanya tersenyum, karna sang nenek sudah tau kegiatan sang cucu hari ini karna seren sudah menceritakan nya kemarin saat gadis itu pulang sekolah. “fifian tolong susu untuk seren”. “terimaksih nek” ucap seren “semoga kamu terpilih dalam tim yah sayang” ucap sang nenek penuh kasih sayang “ini nona, semoga nona berhasil yah” ucap fifian.
“baik lah karna doa dari kalian semua aku tidak akan mengecewakan kalian semua” ucap seren dengan semangat 45 nya itu, setelah sarapan seren langsung bergegas menuju sekolah dan menaiki mobil yang sudah siap menunggu nya sedari tadi, sebelum berngakat seren melihat pintu gerbang rumah tee il tentu laki-laki itu belum ada karna ini masih sangat pagi dan ia memilih untuk chat tee il dan memberika semangat juga untuk tee il menjalani hari nya”. Sunggu manis bukan seren
Bersambung…
Catatan : maaf kalo banyak typo tapi jangan lupa like komen dan vote untuk ku serta gift nya yah men teman ku semua …..
__ADS_1