
Episod 12
“ohhh sayang nya aku tidak memiliki hati baik seperti ibu peri atau pun bidadari. Aku memiliki hati iblis yang mendendam” kata seren dengan mata penu dengan kemarahan yang membakar seluruh badannya. “tolong maaf kan aku, aku tidak akan mengulanginya lagi” regina Nampak memohon dan terjatuh di bawah kaki seren “oh oh oh apa aku akan perduli dengan permohonan mu itu?, tentu tidak” kata seren sambil berjongkok dan menarik wajah regina agar melihat ke wajahnya.
Melihat tatapan seren itu regina tau kalo orang yang di depannya ini adalah iblis yang berwujud bidadari. Karna sesungguhnya itu lah seren gadis itu kan baik dengan orang yang baik pada nya namun akan menajdi iblis pembunuh bilang dirinya dan orang-orang yang iya sayang di lukai. Melihat regina yang tidak berdaya di buat seren teman-teman regina juga ketakuatan terlebih ternyata leksis yang mereka anggap tak mampu bertindak membalas dan memberontak ternyata sangat berbeda.
“habis lah kita” kata teman-teman regina
****
“leks tolong maaf kami, kami tidak akan menggangu mu lagi, bilang dengan teman mu maaf kan regina kasiani dia. Ia hanya cemburu kami mohon” kata teman-teman regina memohon pada leksis, leksis hanya mengehela napas Panjang, ia tau regina bukan lah gadis yang sejahat itu selama ini regina memang terkenal karan ia cerdas dan juga ketua tim chilider namun regina tidak pernah berbuat kasar atau pun mencelakai siap pun .
__ADS_1
“ren lepaskan saja mereka kali ini” leksis mencoba menenangkan seren “kali ini saja ren kalo terjadi lagi kamu bisa melenyapkannya” mendengar itu seren langsung tertawa “kamu dengar itu perempuan yang kamu celakai sunggu baik hati” seren makin mengkencangkan tangannya di pipi regina “maaf kan aku beri aku satu kesempatan” regina sudah menangis dari tadi
“ahhhh pergi lah jangan sampai aku melihat wajah menjijikan mu lagi” kata seren sambil menjatuhkan wajah regina dari tangan nya dan berjalan keluar dari toilet duluan “kalian sudah melihatnya bukan< jangan tampakan wajah kalian secara sengaja di depan seren dia tidak akan berhati lembut lagi pada kalian” leksis mengingtakan mereka semua “baik lah dan maaf kan kami” kata mereka semua masih ketakutan namun tetap mencoba membantu regina berdiri dari lantai.
Leksis yang keluar dari toilet langsung mencari keberadaan seren, saat ini kelas sudah masuk untuk belajar Kembali, namun leksis yakin tidak mungkin seren Kembali ke kelas dengan kondisi amarahnya yang masih memuncak saat ini, ia yakin seren pasti akan boles masuk ke kelas. Namun sebelum ia melanjutkan mencari seren leksis lembali ke kelas untuk memintak izin pada guru yang sedang mengajar.
Ia ber alasan kalo saat ini seren sedang sakit dan ia harus menemani seren karna gadis itu taku di ruangan uks sendirian, guru yang tahu akan sosok leksis yang pandai dan tidak pernah membuat ula langsung percaya saja dengan ucapan gadis itu dan memperbolehkan keduanya untuk absen mata pelajaranya. Setelah dari kelas leksis langsung mencari seren lagi, ia yakin regina pasti ada di tempat yang sunyi menghilangkan marahnya. Leksis berjalan menuju belakang sekolah yang memang jarang terjamah oelah siapa pun.
“kamu tau kamu terlalu baik untuk memaafkan Wanita sialan tadi” kata seren namun sudah lebih tenang “nama nya regina ren, dia sebenarnya tidak seperti itu” leksis menjelaskan “aku tak perduli masih untung tanganya hanya terkilir tak ku buat patah” seren menatap langit “terimaksih kamu selalu membela dan menolongku ren tapi jangan lakukan itu lagi. Aku takut kamu akan berbuat nekat” leksis duduk di sebelah seren “jangan sampai aku melihat Wanita itu lagi kalo ia masih berani menujukan batang hidungnya, jangan salahkan aku hidup nya akan hancur dan wajah cantiknya akan aku rusak” kata seren memberitahu leksis
“kamu tenang saja aku sudah memperingati mereka akan hal itu” leksis berkata. “tapi kamu jangan melakuakn hal itu lagi yah liat lah wajah cantik mu jadi menyeramkan” leksis berusaha mencairkan suasan “sudah lah aku ingin tidur dulu, nanti bangunkan aku yah” seren mencoba menghilkan amarhnya dengan tidur di bangku ia duduk, leksis hanya menggukan kepala tanda mengerti dan tidak ingin mengganggu seren.
__ADS_1
Tampa mereka sadari dari balik bohon tak jauh dari mereka duduk chan dan boom mendengar semua percakapan kedua gadis itu “gua memang sudah merasa ada yang berbeda dari seren” kata boom “sekarang kita pergi dulu dan cari tau tentang regina” kata chan sambil berjalan menjauh dari tempat semula ia berdiri dan mencari regina dan teman-temanya.
Chan langsung berjalan menuju uks sekolahnya dan benar saja ia menemukan regina dan teman-temanya nya yang masih menangis mencoba menenangkan regina yang tangannya terkilir, melihat chan datang mereka langsung terdiam, “cerita kan apa yang terjadi” kata chan menatap tajam mereka semua “aku hnay cedera saat Latihan chiliders tadi”kata regina mencoba berbohong
“kalo kalian tidak mau jujur, gua akan melaporkan kalian pada pihak sekolah” chan mencoba mengacam mereka semua karna mereka merasa takut dan tertekan akhirnya mereka menceritakan semua yang terjadi pada mereka tanpa ada yang di lebih dan di kurangkan, mendengar itu chan sungguh di buat kaget dengan apa yang ia dengar, namun ia berusahan untuk mengotrol mimik wajahnya.
“aku mohon jangan laporkan masalah ini pada pihak sekolah dan leksis serta temanya tadi, ini salah ku aku yang menanggung nya sendiri” kata regina ketakutan “yah memang sebaiknya seperti itu, dan jangan ulangi lagi” kata chank arna ia tau sebenarnya memang regina merupakan gadis yang baik hanya saja ia sedang gelap mata saat itu dan ia akan memaklumi kelakuan regina kali ini saja bahkan gadis itu sudah mendapatkan karna nya sendiri.
Setelah keluar dari ruang uks chan dan boom terus berjalan meninggalkan tempat itu, “gak gua sangka seren seperti itu” boom berbicara “gua tau dia memang berbeda sedari kita melihat ia main basket gua tau dia memiliki hal yang ia pendam namun ini sunggu di luar perkiraan” kaat boom lagi, chan hanya mendengarkan boom “sepertinya iya memang iblis betina berwajah bidadari” chan menimpali “baik lah ini akan menarik” . “ia lu benar” jawab boom lalu kedua nya langsung berjalan menuju kelas mereka melanjutkan pelajaran .
Bersambung ……
__ADS_1