Love In Park

Love In Park
episode 18 preweding


__ADS_3

setelah kemarin melakukan fitibg baju buat pernikahan saat ini mereka sedang berada di desa tempat kelahiran dila yap saat ini mereka akan melakukan prewedding


" kamu capek sayang, istirahat dulu aja kalau capek " ujar mahesha yg melihat dila mulai kelelahan


" aku gak papa kok sayang" bantah dila


" kamu gak pinter bohong ya sayang, mau ngelak apalagi hmmm" goda mahesha membuat dila kesel


" hahahaha, dila dila kamu ini yaa gitu aja ngambek " ujar kakek dila yang dari tadi melihat intreraksi antara cucu dan cucu mantuny itu.


" ihh kakek, jangan ikut ikutan dong kan aku malu kek" rengek dila ke kakeknya dengan manjanya, dan kelakuan dila tersebut mengundang gelak tawa semua orang yang melihat alhasil dila semakin kesal dengan utu semua dan pergi meninggalkan tempat tanpa menghiraukan semua yang memperhatikan


" sayang tunggu jangan lari nanti kamu jatuh.. sayang tunggu " teriak mahesha yg melihat dila pergi sambil lari dan hampir jatuh karena kesandung batu


" apa, mau ngeledek lagi iya" sentak dila saat tangannya di cekal oleh mahesha

__ADS_1


" gak sayang ku cintaku, udah yaa jangan marah lagi ya meraka semua hanya bercanda kok" jelas mahesha lembut " udah yaa kalau marah marah terus ntar cantik hilang loo, emang kamu nati pas kita nikah kamu mau ada berita gini ' istri seorang CEO muda SPW group seorang wanita jelmaan kuntilanak' kan gak banget " goda mahesha yabg memebuat dila mencabikkan bibirnya lucu


" ululu ini kempa jadi lucu sih kan aku jjadi gemes pengen nyubity" ledek mahesha Sesaat setelah mencubit kedua pipi dila issshhh sakit tau kesal dila dan melenggang pergi meninggalkan mahesha sendiri dengan ekspresi terkejunya


" dasar cewek kalau ngambek kayak singa kelaparan huh " guman mahesha sambil lari ngejar dila yang telah dulu menghilang


malam harinya dila masih merajuk dannitu semua tak luput dari pandangan mahesha dan seperti saat ini dila yang sedang bermain dengan dira di depan tv mahesha hanya menjadi penonton setia kedua perempuan yang ia sayangi itu.


"dek mama kemana kok gk kelihatan dari tadi " tanya mahesha sambil celingak celinguk mencari mamanya


" tadi mama sama nenek pergi katanya sih mau liat pasar malam sekalian jalan jalan tadi " celetuk dila yang merubah posisinya di samping mahesha


" ehh iya syg aku denger sahabat kamu itu udh nikah lo" celetuk dila saat bermanja ria dengan mahesha


" haahh, yg bener kmu ssyg " dengan spontan mahesha melotot ke dila dan di hadiahi pukulan di lengannya

__ADS_1


" aduh syg kok aku di tabok sihh kan sakit . rengek mahesha terhadap dila


" siapa suruh melotot begitu he" sinis dila


" kan aku kaget sayang saat kamu bilang kalau si **** itu udah nikah, secarakan terakhir ketemu dia masih sama selingkuhan nya itu . " bela mahesha karena tak mau di salahkan " oh iya kamu dapat kabar itu dari mana sayang" sambungnya lagi


" dari sahabatku dulu sekarang kan jadi teman kampusnya selingkuhan nya itu " jelas dila


" ohhh " singkat mahesha


" ihhh kok cuma ohh doang sihhh, jahat kamu" sentak dila yg membuat mahesha kaget dan berakhir mahesha terjungkir dari kursi yg ia duduki sedari tadi.


" aduh sayang kamu kalau mau berdiri dan mabok itu bilang dong kan sakit sayang perutku. ntar kalau perutku gk atletis lagi kamu gk mau sama aku lagi.


" bodo gk peduli " sentak dila dengan mencubit lengan mahesha yg masih di tanah.

__ADS_1


__ADS_2