
pagi hari di kediaman wijaya kedatangan keluarga baru yaitu ' Aryano Rama Saputra Wijaya ' ya itu nama lengkap adik mahesha yg baru lahir satu minggu lalu,.
" teteh ini lumah siapa ? " tanya raya yg membuat dila kaget karena sedari tadi dila melamun
" ha iya sayang kenapa, raya mau apa?" tanya dila yg gugup karena terkejut
" ini rumah siapa teh, kok besal banget ?" tanya raya sekali lagi
" ohh ini rumahnya orangtuanya aa' Esha sayang" jawab dila sambil memberikan sepotong biskuit bayi ke raya
" ohh, kok raya gk tau ya teh kalau udah sampe " " iya kan kemarin raya tidur jadi gk tau kalau udah sampe, kemarin mau teteh bangunin tapi gk boleh sampe neneknya raya " jelas dila lagi
" ohh iya teh, aa' mana teh kok gk kelihatan dari tadi " tanya raya yg penasaran
" ohh aa' lagi main sama adikknya di taman belakang rumah, mau kesana ?" tanya dila
" boleh teh "
" boleh dong yuk teteh anter kesana " gandeng raya
" hai sayang lagi ngapain kamu?" tanya dila sesaat sampai di taman belakang rumah
__ADS_1
" hai sayang ni lgi nemenin dira sama rama berjemur " jawab mahesha " kamu kenapa kesini bukanya tadi kamu mau masak ya " tanya mahesha lagi
" oh ini loo raya nyariin kamu katanya mau ngajak main "
" sini sini kesayangan aa' aduh maaf ya aa' lupa soalnya teteh kamu gk ngingeten sihh" rangkul mahesha saat raya telah ada di dekatnya " oh iya ini aa' mau ngenalin kamu sama adik aa' mau " tanya mahesha dan langsung dianggukin oleh raya
" sini ikut aa' kesana ya " ajak mahesha sambil menunjuk tempat dimana dira berada
" dek sini abang kenalin teman baru buat kamu " teriak mahesha saat sudah dekat dengan dira
" nih kenalin dia raya cucunya bi nani yg kemarin, salaman dulu biar saling kenal " suruh mahesha
" dira "
" oh iya dek raya ini kalau bicara masih agak cedal jadi kamu jangan ngambek kalau bahasa raya agak berantakan yaa" peringati mahesha dan diangguki oleh dira " sana main di dlam disini panas " perintah mahesha lagi dan dira langsung saja menggandeng tangan raya memasuki rumah..,
" sayang sarapan buat mama sudah siap kan " tanya Mahesh saat berada di dapur
" kamu ini ya bikin kaget orang aja, untung ini teflon gk melayang ke wajah kamu " kesal dila saat di kagati oleh suaminya
" maaf aku salah jangan ngambek lagi yaa, oh iya sarapan buat mama udah siap ".
__ADS_1
" udah siap tinggal tuangin air putihnys aja "
" kamu jangan lupa makan yaa biar anakku sehat.
" ma makan dulu yuu, rama biar sama aku bentar, "
" yaudah niih ajakain ngombrol adiknya kamu kan jarang pulang ke rumah "
" yahh jangan gitu ding ma aku kan kayak merasa anak durhaka looo ma, aku juga kasian ma kalau dila sering diajakin perjalan jauh takut ada apa apa sama kandungan nya soalnya kan masih rentan " melas mahesha ke mamanya sambil mnggendong rama
" rama nanti kalau kamu besar jangan mau kalau di suruh sekolah di luar kota ya, soalnya mama kita itu suka nyindir kalau kitanya jarang pulang ke rumah " curhat mahesha ke rama dan langsung dpat pelotatan tajam setajam samurai dari sang mama. mahehsa yg mengehetaui itu hanya begidik ngeri
" ma jangan tajam ngapa kalau melotot kayak singa kelaparan aja mama ini becanda mahesha
" ohh mau mama kutuk kamu jadi batu iya " mahesha yg kaget akan ancaman itu pun langsung menggeleng kan kepalanya tands tidak setuju
" gak mau, kasian anak sama istri ku maa
" biarin, nanti mama suruh dila cari laki lagi ug lbh cakep dari kamu"
" jahat mama ngatain anaknya sendiri jelek "
__ADS_1
" gak ma gak ma ampun, becanda ma suer dehh "