
sehari setelah aacar reuni kampus samuel mulai mengusik dila dan mahesha sperti saat ini samuel mulai meneror dila dan tanpa malunya samuel selalu mengirimkan paket bunga dan boneka kesukaan dila dalu, mahesha yang geram dengan ulah samuel pun tak tinggal diam. mahesha langsung mengitrograsi samuel
" heh maksud looo apa neror istri gue pake acara kirim bunga dan boneka lagi" tanya mahesha to the point
" hahaha, tujuan gue neror istri lo karena gue cinta sama dila kenpa "
" heh loo harusnya sadar diri, dila itu istri gue" " awas aja loo smape nyakitin dila lagi, gue yang bakalan bikin luu lenyap dari dunia camkan itu" mahesha yang kesalpun langsung mendorong samuel hingga ia jatuh dan pergi begitu aja, tujuannya mahesha saat ini hanya ingin bertemu istri certinya itu dan mengurung nya di dalam rumah seharian
" assalamualaikum sayang aku pulang" teriak mahesha saat memasuki rumah orangtuanya
" dari jauh mamanya sudah siap untuk menjewer telinga anak laki lakinya itu
" bisa gk kalau masuk rumah itu gk usah teriak teriak, bikin adekmu kaget aja" ucap mama andine sambil menjewer telinga mahesha yang kagetpun langsung meringis saat telinganya di jewer mamanya
" iyaya, aduh sakit, lepasin napa sakit ini ma " ujar mahesha sambil menahan sakit telinganya yang merah karena di jewer mamanya
__ADS_1
" tu liat adekmu nangis Nih tenangin mama mau ke makan dulu laper,kalau sampai ahmad gk diam mama potong pusakamu " ancam mama andine dira dan yang lain tertawa melihat ekspresi lucu mahesha
" apa liat liat awas kalian semua ya " ancam mahesha dengan tangannya di gerakan diantara lehernya seolah mau memotong
" mama abang main game bukanya nenangin adek ahmad " teriak dira saat pergi ke dapur untuk mengambil camilannya karena habis
" mahes mau mama gantung kamu di pohon mangga" serkas mama andine, mahesha yang mendengar itu pun hanya bergidik ngeri
" yahh ma masak digantung sihh, ntar aku gak bisa peluk dila dong ma" ujar Mahesh dengan nada melas.
" kenapa kamu melotot kayak gtu, mau mama congkel itu mata " mahesha langsung kaget da tak percaya dengan ucapan mama nya itu
" yahh jangan dong ma, ntar aku gk bisa liat dila yang seksi lagi loo kalau mataku di congkel " ujar Mahesh sambil memeluk dila yang dipeluk langsung mencubit paha suaminya hingga meringis
***
__ADS_1
satu bulan setalah kejadian itu mahesha langsung mengganti nomer hp dila karena dia tidak mau kalau dila terus .terusan di ganggu oleh samuel, tetapi samuel memang sengaja memancing emosi mahesha dengan terus meneror mereka dengan paket yang gak jelas dan membuat dila harus dilarikan ke rumah salit karena mengalami pendarahan
" awas aja loo yaa sampai bini gue kenpa kenpa liat aja gue bakal bikin perhitungan sama loo" bukan mahesha sambil Menciumi tangan dila yang bebas dari selang infus, tak berapa lama dila pun terbangun dari komanya
" sayang kamu udah. mau apa biar alu ambilin" tanyaahesba dengan senang hati
" minum " jawab dila dengan nada lemah " bentar yaa aku panggilin dokter bentar " mahesha pun langsung ke luar dan memanggil dokter untuk memeriksa dila kembali
" gimana dok, istri saya gak papa kan dok" tanya mahesha saat dokter telah selesai memeriksa dila
" istri anda baik baik saja pak, istri bapak hanya butuh istirahat dan jangan di biarkan stress karena itu juga berdmapak de gan kandungan istri bapak, untuk saat ini kondisi kandungannya sangat lemah, tadi saya sudah memberikkan vitanmin" jelas dokter heru panjang lebar
" iya dok terimakasih"
" sama sama, kalau ada apa apa nanti panggil saya saja, saya permisi " ujar dokter heru dna berlalu pergi dari kamar inap dila
__ADS_1
" sayang kamu makan dulu yaa, kasian dedek bayinya lapar lo" ujar mahesha saat dila melihata mahesha dengan serius