
sehari setelah kabar kehamilan dila orang tua dila langsung meluncur ke jakarta sedangkan orang tua mahesha hanya bisa memberikan doa saja dari rumahnya di karena mama andine yg sedang hamil tua dan papa rico yg takut terjadi sesuatu yg tdk diinginkan di jalan mereka hanya bisa mendoakan saja. dan sekarang mama andine yg asik ria dengan anak dan mantunya melalui video call
" assalamualaikum sayang gimana kabarnya "
" waalaikumsalam ma sehat, mama sendiri gimana sehat? " tanya dila balik
" alhamdulillah mama dan yg lainnya baik sayang "
" maaf ya mama gak bisa datang ke jakarta " ucap mama andine
" gak papa kok ma, kita juga tau kok kan itu yg terbaik buat mama sama calon adiknya mas mahesha ma" ujar dila sambil tersenyum saat asik video call muncul papa rico dan dira yg terduga entah dari mana datangnya
" hai mantu papa, selamat ya sayang sehat selalu ya, kalau mahesha gak mau nurutin kamu, nanti kamu lapor papa aja buar papa amrahain dia" kompor papa rico yg dan membuat mama andine kesal sedangkan dira hanya tertawa melihat papanya teraniaya oleh mamanya
" iya pa gampang itu nanti " ucap dila sambil menahan tawa
__ADS_1
" papa aku dengar ya yg papa bicarain tadi " sewot mahesha tiba2 saat dira akan bicara
" hahahahaha " tawa mereka semua saat melihat ekspresi kesal mahesha
" ketawain aha terus,, awas kamu nanti ngidam nyuruh aku buat cariin keinginan kamu gk bakal aku mau nurutin " ancam Mahesh ke istrinya saat melihat istrinya ketawa tanpa dosa
" mama mas mahesha jahat katanya tadi mau nikah lagi" teriak dila pada sang mama yg kebetulan lewat di depan mereka
" hah gk ma, dila bohong maa,,, ampunn maaa aduhb sakit maa " rengek.mahesha saat mama mertuanya menjewer telinganya
" aku gk ada niat buat nikah lagi maa, satu aja udah buat aku kelimpungan apa lagi dua bisa bisa mati muda aku maaa" jelas mahesha panjang lebar
" kalian jahat sama Esha, Esha benci kalian semua byeee " teriak mahesha dan semua tertawa melihat ekspresi kesal mahesha
" dasar drama queen " celutuk dira
__ADS_1
" good byee aku pergi " ujar mahesha
" ooo kamu pergi tidur diluar selama dua bulan" ancaman itu membuat mahesha seketika melotot
" yahh jangan dongg sayang gak kasian sama aku ntar aku kedinginan gimana " rayu mahesha dengan nada memelas dan semua itu yg melihat tertawa
∆∆∆∆∆
malam harinya acara syukuran itupun dimulai dari sambutan pemilik rumah sampai sambutab dari pak RT yg selaku pejabat di daerah situ, saat ini acara telah memasuki acara utama yaitu ppengajian dari seorang ustad setempat yg sengaja mereka undang untuk memberikan sedikit ilmu mengenai cara membangun rumah tangga sampai mendidik anak secara baik dan sesuai syariat islam
" kamu lelah sayang " tanya mahesha ke dila yg terlihat tak kuat menahan kantuk
" hmmm" dehem dila
" yaudah kita ke kadalam sekarang gk baik bumil diluar malam malam " ajak mahesha sambil menggendong istrinya.
__ADS_1
" ma aku ke dalem dul yaa kasian dila udah ngantuk " pamit mahesha ke mama mertuanya dan semua itu tak luput pengeliatan dari pak ustad yg dsri tadi sedang cerma " bapak ibu suami yg baik itu selalu mengutamakan istrinya, mangakanye lak golek mantu itu kudu selektif, jangan liat dari materinya tapi juga dari hatinya. betul apa betul ibu " celetuk pak ustad
" betul " jawab para jamaah ibu2 serempak.