Love In Park

Love In Park
epidosede 6


__ADS_3

Pagi ini mahesha inigin menghabiskan waktunya untuk tidur karena dia sendiri tidak ada kleas namun sirna saat terdengar ketukam pintu


Tok tok tok


“ mahesha bangun anterin adekmu sekolah papa ada meeting pagi ini”


“ hmmm,bnetar ma liam meit lagi “ jawab mahesha malas


“ gak ads lima menit lima menit, sekarang bangun, atau mama potong uang bulananmu” ancam mama andine


Mahesha yang takut uang bulanannya dipotong langsung bangun, ntar kalau uang bulanan gue di potong ntar gue gak bisa main dong oohhh noooo pikir mahesha


“ iya aku bangun sekarang, tapi jangna potong uang bulananku yaaa” teriak mahesha di dalam kamar sambil lari ke kamar mandi dsn sang mama hanya geleng geleng kepala di luar kamar mahesha


%%%%


Suasana di ruang makan pagi ini hening haya suaraa dentingan sendo, selesai makan seua pergi dengan aktivitas masing masing, berbeda drngan mahesha yang tak semangat sma sekali karena mimpi indahnya hancur karena sang adik yang meminta diantarkan ke sekolah


“ buruan abang tunggu di motor, lama abang tinggal tiidur lagi “ cecer mahesha ke dira yang masih menghabiskan sarapannya

__ADS_1


“ iya bnetar sepuluh menit lagi “ jawab dira dengan malas, “ ma aku berangkat dulu assalamualaikum” pamit dira ke mamanya sambil mencim tangan mamanya “ waalaikum slam, hati hati di jalan “ jawab mamanya sedangkan dira hanya mengancungkan jempolnya keatas tanda setuju. Andine melihat itu hanya geleng geleng kepala


“ bang pelan pelan dong dira takut nihhh “ teriak dira kencang saat abangnya mengendarai motornya dengan sangat kencang


“ haa apa dek abnag gak kedengaran kamu bicara apa “ teriak mahesha yag tak kalah kencang


“ pelan pelan abang “ geram dirs sambil sambil mencubit pinggang abangnya, mahesha hanya meringis kesakitan saat adiknya mencubit pinggangnya


“ dah sampe turunkamu dek “ saat memberhentikan motornya di depan gerbang sekolahan adiknya


“ iyaa, kusut nihh rambut aku gara gara abang bawa motornya kenceng “ rengek dira kesal karena abangnya sedangkan mahesha hanya tertawa kecil liat ekspresi kesal adiknya


“ yaudah sini abang benerin rabutnya biar gak kusut lagi, dah jangan ngambek lagi ntar cantiknya ilang loo” jawab mahesha sambil membenahkan rambut adiknya


" nisaaaaa tunggguu " teriak dira dan pandangan itupun tak luput dari pengelihatan mahesha menyaksikan itu pun hanya geleng geleng kepala dan langsung pergi pulang kerumah


di pertengahan perjalanan mahesha kepikiran untuk mampir ke sebuah mini market untuk membeli beberapa cemilan untuk menemaninya bermain game nanti


" mampir dulu ah ke taman cari bubur ayam abis itu ke mini market beli camilan buat ntar gue ngegame " cuman mahesha sambil melakukan motornya ke arah taman yang biasnya dibuat untuk olahraga

__ADS_1


" bang bubur ayam 1 gak pake kacang ya " ujar mahesha ke abang buburnya


" sip, silahkan duduk dulu mas " jawab abang buburnya ramah


tak lama pesanan mahesha pun datang


"silahkan di nikmati mas " ucap abang buburnya tadi


" makasih bang " jawab mahesha smanil tersenyum , dan abang tukang bubunya hanya tersenyum dan melenggang pergi. selesai makan ia pun bergegas membarnya " berapa semuanya bang ?" tanya mahesha


"semuanya sepuluh ribu mas " jawab abang bubur " nih bang," ucapa mahesha sambil memberikan seelmbar uang sepuluh ribuan


" makasih mas " jawabnya abang bubur


sampai di mini market ia pun langsung berjalan ke arah camilan dan minuman, dirasa cukup ia pun langsung ke kasir


" berapa mbk semuanya . tanya mahesha ke mbak kasir


" semuanya 67500 mas " jawab mabk kasir

__ADS_1


" nih mbak uangnya, kembalianya sumbangin aja " ucap mahesha sambil memberikan selembar uang seratus ribuan


" makasih mas, selamat datang kembali " jawab mbk kasir sambil tersenyum ramah sedangkan mahesha hanya tersenyum dan langsung pergi pulang kerumah


__ADS_2