
malam harinya dia berangkat ke bandara sesuai yang mahesha bilang.. karena mahesha sengaja mengambil oerjalanan malam agar dila bisa tidur saat penerbangan berlangsung . dan sebelum mereka liburan sudah konsultasi ke dokter kandungan yang mengangni dila.
Flasback
lima hari sebelum liburan dila dan mehesha periksa kandungan serta konsultasi tentang mengajak liburan bumil di trimester kedua ini
" sayang gak sabar aku liburan berdua sama kami" heboh mahesha saat menyetir
" fokus, jangan sampe nabrak"
" sayang, kenapa sih mama kamu kok marah marah ke pap terus" adu mahesha ke calon anaknya ssmbil mengelus perut dila yang buncit
" abis papa baru sekarang ngajak mama liburan, kan mama oengennya dari dulu" ujar dila dengan suara yang di imut imutkab
" pagi dokter" sapa dila
" pagi ibuk bapak"
langsung aja ya dok udah gak sabr pengen liat jenis kelaminya ujar mahesha antusias. selesai di usg dila langsung kembali tempat semula.
" semuanya baik, perkembangannya juga normal, untuk saat ini anak ibu sama bapak tetap gak mau nunjukin jenis kelaminya. mungkin buat kejuatan sama bapak dan ibu" jelas dokter indri " ada yang di tanyakan bapak ibu"
" gini dok saya berencana mengajak liburan, memungkinkan tidak dok untuk di ajak naik oesawat "
__ADS_1
" untuk di trimester kedua aman bapak untuk naik oesawat, tapi tetap di usahakan tidak terlalu capek. dan tetap mengonsumsi vitamin yang telah di resepkan" jelas dokter indri lsgi
Flasback Off
selama di perjalanan dila yang sudah mengantuk akhirnya tertidur setelah drama kecil yang ia buat mahesha yang tau bahwa dila tidak nyaman berusaha membuat tempat duduk dila nyaman. pagi hari waktu korea dila yang telah bangun dari tidurnya.
" yuk sayang turun udah sampai di tempat oppa oppa korea nih" ujar mahesha " pelan pelan aja jalannya kasian dedeknya nanti kalau mamanya bar bar" lanjutnya lagi
" sekarang kita ke hotel dulu yaa, nanti agak sorean baru jalan jalan ok, aku tau tadi tidurmu gk nyaman"ujar mahesha dan di balas anggukan oleh dila, jika pun protes ia tidak bisa
" bentar hpku bunyi nihh" ucap mahesha saat merasakan honya bergetar di saku bajunya
" bunda nih videocall"
"dimana kamu. " bukanya menjawab mahesha malah bertanya balik kepada istrinya
" yang bunda tanya nihh, kasih tau gak"
" jangan ntar kepengen" kompor dila, bunda yang mendenagar itu pun langsung kesal dan memgadu ke suaminya
" yah, liat kelakuan anak ama mantumu. mereka liburan gak bilang bilang" ayah mahesha yang mendengarpun sontak langsung merebut ho iatrinya
" kamu liburan dimana sha," mahezha hanya senyum senyum tanpa dosa
__ADS_1
" bentar yaah "
" permisi, bisa antar kami ke hotel xx" ujar mahesha (anggap aja pake bahasa korea ya, takut salah kalau tak translite hehhe)
" iya denggan senang hati" jawab sopir taksi dengan bahaaa korea, selama perjalan dila hanya melihat jalanan yang sedikit renggang
" terima kasih" sopir taksi hanya tersemyum
" mahesha langsung berlalu menuju lobi hotel dan menanyakan kamar pesanannya
" selamat pagi, bisa si bantu" tanya resepsionis hotel ( pake bahsa korea)
" iya, saya mau mengambil kunci kamar atas nama mahesha putra gintara"
" sebentar, ini bapak kuncinya kamar nomer 126 ya" jawab resepsionisnya
" terima kasih"
" yuk sayang, habis ini istirahat bentar ya. nanti sore baru jalan jalan" dila hanya mengguk tanpa protes sejujurnya dila saat ini capek lelah dan ngantuk.
**%%%
maaf yaa kalau percakapan selama di korea tetap paki bahasa indonesia. takut slah kalau aku transslite, dari pda salah dan gak nyambung. anggap aja pake bahasa korea gitu aja yaa.. see you next part guyss...
__ADS_1