Love Matchmaking,

Love Matchmaking,
Part 11


__ADS_3

"Mengapa? Terapi Ini Penting".


"Tidak Putri, Anda Tidak Boleh Bermain Handphone Sebelum Upacara Pernikahan Besok Selesai , Atau Anda Akan Terganggu".


"Baiklah". Sambil Menyerahkan Handphone, Tidak Ikhlas.



Keesokan Harinya.



Hari Ini Adalah Hari Pernikahan Ku, Aku Sangat Gugup.


Saat Melihat Di Cermin, Aku Sangat Cantik Dengan Mengenakan Gaun Putih Yang Sangat Panjang Elegant, Semua Perhiasan Terbuat Dari Emas Dan Diamond .



(Tok Tok Tok) Suara Ketukan Pintu


"Masuklah ". Ternyata Lee Shohan Memakai Pakaian Ala Pangeran Dia Sangat Tampan Dan Gagah.


"Kau Sudah Siap".


"Aku Sudah Siap, Ayo Tapi Aku Gugup".


Lee Shohan Tercengang Melihatku.


"Hey! "


"Ahh Iyha Ayo". Sambil Menariku , Tetapi Tetap Diam Di Tempat, Karena Aku Tidak Terbiasa Menggunakan Hak Tinggi.


Lee Shohan Menggandeng Tangan Ku Dan Berjalan Dengan Pelan.


Di Acara Pernikahan Semua Orang Datang, Dari Luar Negri Juga Teman² Sekolah Ku.


"Auuuuuw Chacha Cantik Sekali" . Kata Desy , Kakak Sepupuku.



"Acara Pernikahan Di Mulai, Wali Mempelai Wanita Menyerahkan Mempelai Wanita Pada Mempelai Pria". Kata Seorang Pendeta.



Ayah Menggandengku Menunu Tempat Lee Shohan Berdiri.


"Aku Menitipkan Putriku Kepadamu".

__ADS_1


Pangeran Shohan Menunduk Dan Memberi Bunga Serta Menggandengku Menuju Pendeta . Di Saat Naik Tangga Aku Terpeleset, Semua Tamu Cemas Dan Panik, Tetapi Lee Shohan Menyelamatkan Ku.



"Mempelai Wanita Memasangkan Cincin Kepada Mempelai Pria". (Pendeta)



Aku Memasangkan Cincin Pada Lee Shohan Begitu Juga Sebaliknya.



"Ke Dua Mempelai Mengucapkan Janji Pernikahan, Di Mulai Dari Mempelai Pria" (Pendeta).



" Aku Berjanji, Akan Menghabiskan Seumur Hidupku Dengan Istriku, Aku Akan Mencintai nya Seumur Hidupku". Kata Lee Shohan Menatap Mata Ku Tulus.



"Aku Berjanji Akan Menghabiskan Seumur Hidupku Dengan Suamiku, Aku Akan Mencintai Nya Seumur Hidupku Dan Melayaninya".



"Kalian Sudah Sah Menjadi Suami Istri, Silahkan Suami Mencium Istrinya, Sebagai Bukti Ke Pada Tuhan Kalau Kalian Saling Mencintai" ( Pendeta)




"Suami Istri Boleh Turun".



Setelah Tiba Di Kamar , Di Dalam Situasi Yang Tegang Dan Gugup.


"Jangan Kira Aku Tidak Tahu". Kata Lee Shohan.


"Tahu Apa? ".


"Kau Mencatat Janjimu, Di Telapak Tanganmu".


Kulihat Telapak Tangan Ku Sekilas Menutupnya Jembali Terdapat Catatan Janji Pernikahan.


"Memamg Nya Kenapa? Aku Berjuang Sangat Berat Tidak Mungkin Menghafal Itu Semua".


Lee Shohan Langsung Pergi

__ADS_1



(Tok Tok Tok) Ketukan Pintu.


"Masuklah" .


"Putri Kali Ini Adalah, Ritual Pengolesan Aroma, Silahkan Ikuti saya" .



Aku Pun Mengikuti Pelayan Itu



Setelah Beberapa Saat Dia Membawaku Ke Kamar Mandi Yang Luas , Dengan Hanya Menenakan Handuk, Disana Aku Melihat Lee Shohan Di Bak Mandi Di Penuhi Bunga Tidak Memakai Baju.



"Lepaskan Handukmu". Kata Lee Shohan.


"Apa Tidak Mau".


"Pelayan Pergilah, Biar Aku Saja". Lee Shohan Mengusir pelayan.


"Aku Memakai Handuk Saja".


"Lepaskan Dan Masuk Atau Aku Yang Melepasnya Secara Paksa? ".


"Tidak-Tidak Kau Telanjang" . Ujarku Sambil Menutup Mataku.


" Ku Hitung Sampai 10. Satu..... Dua... ".


"Baiklah Tutup Matamu, Kalau Kau Mengintip, Aku Akan Teriak".


Lee Shohan Keparat Itu Menutup Matanya.


"Sudah Selesai" . Sambil Malu Dan Menjauhkan Diri.


Dia Terus Menatapku, Dan Semakin Mendekat.


"Aaaaaa, Kau Mau Apa? ". Aku Berteriak.


"Ini Adalah Ritual Pengolesan Aroma, Aku Harus Mendekat, Dan Cepat Oleskan Aromamu Kepada Ku".


Aku Mengambil Parfum Di Sampingku


__ADS_1



__ADS_2