Love Matchmaking,

Love Matchmaking,
Part 17


__ADS_3

"Ada Apa Shohan Kau Mengunjungi Nenek" .


"Nenek Putri Rindu Kepada Orang Tua Boleh Kah Dia Pulang Sebentar Saja".


"Tapi Shohan".


"Maaf Nenek , Saya Akan Menemani Putri Pulang Ke Rumahnya ,Berhubung Hamba Suaminya Hamba Tidak Ingin Putri Sedih".


"Baiklah Pangeran Jika Kau Menemani Putri , Nenek Mengijinkanya , Namun Hanya 3 Hari".



"Terimakasih Banyak Nenek". Ujarku Dengan Perasaan Senang.


"Baiklah Nenek Hamba Mohon Pamit".


"Iyha Shohan Kau Boleh Berkemas".



1 Jam Kemudian .


"Apa Kau Sudah Selesai?" Tanya Pangeran


"Sudah".


"Baiklah Ayo Berangkat".


"Ngomong Ngomong Terimakasih Telah Membujuk Nenek".


"Hm". Dia Hanya Mengangguk Dan Sedikit Tersenyum Dingin.



Setelah Sampai Di Rumah.


"Ibuu Aku Datang". Sambil Berlari Dan Memeluk Ibu.


"Waah Putriku Kau Berkunjung Ke Rumah Ibu". Sambil Mencium Kening Ku.


Ibu Melihat Pangeran Yang Masih Berdiri Dan Tersenyum Di Luar.


"Waah Pangeran Juga Datang Ke Tempat Ku Yang Kecil Ini Silahkan Masuk".


"Ayo Taruh Barang Kita Di Kamarku".


Kami Menaruh Barang Di Kamar Ku Yang Kecil


"Ini Kamar Mu?".

__ADS_1


"Iyha , Meskipun Kecil Di Sini Banyak Sekali Kenangan".


"Hmm".


"Kau Nanti Tidurlah Di Sofa , Karena Tempat Tidurku Sangat Kecil Dan Hanya Muat Untuk Ku". Ujarku Sambil Menunjuk Ranjang


"Aku Adalah Tamu Di Sini Kau Saja Yang Tidur Di Lantai".


"Hei Ini Adalah Kamarku". Aku Berlari Dan Merebut Ranjang Yang Sudah Di Duduki Nya.


"Kau Yang Tidur Di Lantai".


"Tidak Ini Adalah Kamarku".


Karena Ketidak Sengajaan Aku Terjatuh Di Pelukanya .


Aku Tersipu Malu


Dia Tersenyum Dan Memeluku.


"Putriiii". Ibu Memanggilku.


"Iiyha Ibu".


"Ibu Sudah Memasak Ramen Bawa Pangeran Ke Bawah Untuk Makan Bersama".



"Ayah Aku Merindukan Mu". Aku Memeluk Ayah Dan Adik.


"Aku Juga Putri Ku Sayang , Aku Membuatkan Ramen Untuk Mu Dan Pangeran".


"Wah Pangeran Silahkan Duduk".


"Aku Sudah Lama Sekali Tidak Memakan Ramen Buatan Ayah , Ayah Aku Mau 2 Mangkuk".


Ayah Dan Ibu Bengong , Pangeran Tersenyum Melihat Ku.


"Silahkan Di Makan Pangeran, Jangan Sampai Kakak Menghabiskan Miliknya Dulu Atau Milikmu Akan Di Habiskan Juga". Kata Adiku


"Iyha Akan Ku Coba , Kalian Juga Makan Lah".


"Bagaimana Ramen Buatan Ayah Ku".


"Enak Sekali". Ujarnya Sambil Mengelus Rambut Ku.



"Hey Kakak Kau Ambil Sayurku". Kata Adik

__ADS_1


"Kau Sangat Nakal Seperti Dulu Suka Mengambil Sayur Milik Adikmu". Kata Ayah.


"Kali Ini Aku Akan Mengambil Milik Ibu Dan Ayah Hhhha". Keluarga Kami Sangat Bahagia , Pangeran Tersenyum Melihat Kami.



Pukul 22.30.


"Waktunya Tidur , Kau Sedang Apa?".


"Bermain Game , Adik Mu Yang Meminjamkannya". Ujarnya Sambil Rebahan Santai Di Ranjang Ku.


"Hari Ini Kau Yang Tidur Di Lantai Dulu ".


Tanpa Basa Basi Dia Menarik Tangan Ku .


"Dua Orang Sudah Cukup , Sudah Tidurlah". Sambil Mencium Keningku.


Aku Sangat Senang Sekali , Suami Ku Sangat Lembut Hari Ini.







Ke Esokan Pagi Nya.


Di Saat Aku Terbangun Pangeran Sudah Tidak Ada Di Sampingku.


"Pangeran , Apa Kau Di Kamar Mandi , Hah Tidak Ada?". Melihat Pintu Kamar Mandi Masih Terbuka.


Aku Turun Ke Bawah Untuk Mencari Nya.


Ternyata Ada Telur Goreng Ala Restaurant Di Meja Makan.


"Silahkan Makan". Ujar Pangeran Sambil Menyiapkan Tempat Duduk Untuk Ku.


"Ayah Ibu Silahkan".


"Waah Pangeran Ternyata Bisa Masak".


"Aigoo Istriku Kau Tidak Masak Hari Ini".


"Maaf Kan Aku Pangeran". Kata Ibu Ku .

__ADS_1



__ADS_2