Love Matchmaking,

Love Matchmaking,
Dia Unik


__ADS_3

*Lee Shohan*


Aku Pulang Dari Perjalanan Rumah Calon Istriku , Aku Lega Aku Sudah Tau Calon Istriku


"Wanita Aneh ".



(Setelah Sampai Di Rumah , Waktu Makan Malam)


"Shoohan Cucuku". Kata Ibu Ratu


"Iyha Yang Mulia Ratu".


"Dengar-Dengar Kau Sudah Menemui Calon Istrimu Ya, Hhhha Kau Sudah Tidak Sabar Ya".


Aku Hanya Tersenyum


"Mentri".


"Iyha Yang Mulia Ratu".


"Besok Jemputlah Menantuku Kemari Aku Ingin Berbincang Dengan Nya".


"Baiklah Yang Mulia Ratu".


"Dan Jangan Lupa Siapkan Gaun Yang Cantik Untuk Nya".



"Ibu Ratu".


"Iyha Pangeran Shohan".


"Aku Sudah Selesai Aku Pamit Ke Kamar Dulu".


"Baiklah".


__ADS_1


*Chacha Shine*


(Pagi)


"Chaca Bangun". Aku Mendengar Suara Ketukan Pintu.


"Iyha Ibu". Sambil Melangkah Terhuyung Huyung Aku Membukakan Pintu, Dan Di Kejutkan Banyak Pelayan Dan Bodyguard


"Hei Hei Ada Apa Ini" . Tiba-Tiba Pelayan Itu Membawa Ku Ke Kamar Mandi, Melepas Pakaian Ku


"Hei Aku Bisa Sendiri_- Kalian Keluarlah".


"Baiklah Putri Kami Keluar, Permisi, Jika Membutuhkan Sesuatu Panggil Kami".



Selesai Mandi Aku Ganti Baju Seragam Sekolah Meski Aku Tahu, Sudah Di Siapkan Gaun Di Atas Kasurku.


"Maaf Putri Gantilah Baju Anda Dengan Gaun Yang Ada Di Kasur Mu". Suara Seorang Pelayan Lirih


"Tidak Perlu Aku Mau Sekolah" .


"Tapi Putri Kau Sudah Berjanji Kalau Hari Ini Anda Akan Pergi Ke, Kerajaan Bertemu Dengan Ibu Ratu".


"Baiklah Mentri Kita Sudah Siap".



*Sesampai Di Kerajaan*


"Putri Silahkan Turun".


"Hmmm Ok".


"Silahkan Lewat Sini".


Aku Di Sambut Beberapa Pelayan , Meski Aku Agak Tidak Nyaman, Tapi Istana Ini Sungguh Megah Dan Besar Sekali.


"Putri Bunda Ratu Sunshine Ingin Bertemu Anda Di Taman Selatan".

__ADS_1


"Antar Aku".



"Sungguh Tidak Pantas Bersanding Dengan, Tuan Muda Pangeran". Aku Mendengar Bisikan Seorang Pelayan, Tapi Aku Tidak Menghiraukannya



"Ibu Ratu Sunshine , Putri Chacha Sudah Datang".


"Baiklah Kau Boleh Pergi, Aku Ingin Berbicara Empat Mata Dengan Nya". Kata Ibu Shohan, Yang Sepertinya Tidak Suka Kepadaku, Dia Memandangiku Dari Ujung Rambut Sampai Ujung Kaki , Lalu Aku Mengangkat Bicara.


"Waah Ibu Ratu Anda Cantik Sekali". Meski Aku Tidak Iklas .


"Apa Kau Suka Tinggal Di Sini? ".


"Ya Aku Akan Suka Tinggal, Di Kerajaan Sebesar Ini, Apakah Aku Boleh Membawa Keluargaku? Keluargaku Tidak Mampu Di Sana".


"Kau Berbicara Perihal Harta? Berani Sekali Kau". Bentak Nya.


"Aku Tidak Berbicara Soal Harta, Namun Mentri Bilang, Dengan Cara Aku Menikah Dengan Pangeran Keluarga Ku Akan Menjadi Lebih Baik".


"Ya Keluargamu Bisa Menjadi Lebih Baik, Namun Kau Tidak Bisa Membawanya Kemari , Kau Akan Menjadi Putri Di Keluarga Kami, Jadi Jaga Sikapmu". Kata Bunda Ratu Sambil Pergi.


Aku Langsung Pergi Melihat-Lihat Taman Yang Ada Di Sana, Pemandangan Sangat Bagus Dan Luas


"Ahh Ada Nenek-Nenek Kasian Sekali Dia". Alu Melihat Nenek Tua Sedang Membersihkan Taman Sendirian.


"Hai Nenek, Apakah Kau Sendirian , Sini Biar Ku Bantu, Di Kerajaan Sebesar Ini Hanya Kau Saja Yang Mebersihkan Taman? ".


Aku Membantu Nenek Tua Itu Membersihkan Taman.


"Sayang Kau Pasti Lelah, Istirahat Lah".


"Tidak Nenek Aku Akan Membantumu Sampai Selesai, Setelah Itu Aku Akan Membicarakan Soal Ini Kepada Pengurus Kerajaan Ini, Agar Tidak Mengerjakan, Pekerjaan Taman Ini Sendirian Kau Sudah Tua".


"Hhhha Kau Sungguh Baik Nak, Ngomong-Ngomong Siapa Namamu".


"Nama Ku Chaca Shin".

__ADS_1


"Ohhh Kau Adalah Calon Istri Pangeran Shohan? ".



__ADS_2