Love Matchmaking,

Love Matchmaking,
Part 14


__ADS_3

"Dulu Saat Ayah Ku Meninggal, Aku Dan Ibu Pergi Ke Amerika Bertujuan Untuk Refreshing, Dulu Ayahku Adalah Seorang Raja, Namun Karena Sakit Keras Ayah Ku Tiada, Jika Ayahku Masih Hidup Mungkin Kau Akan Menjadi Istriku". Jelas Nya.



"Ahh Maaf, Aku Bertanya Tentang Ini".



"Tidak Apa-Apa, Ngomong-ngomong Apa Kau Tidak Pernah Di Ajak Ke Taman Di Atas Pohon Oleh Pangeran Lee Shohan? ".



"Taman Di Atas Pohon? Apa Itu".



"Tempatnya Sangat Jauh Dari Sini Berada Di Tengah, Hutan Di Sana Adalah Tempat Kami Dulu Bermain, Saat Ayahku Berburu".


"Wah Pasti Tempat Nya Sangat Bagus".




Sore Hari.


"Nenek Aku Pulang".


"Ha? Kau Mau Pulang? Tidak Seru Sekali, Ujarku".


"Iyha Nak Kau Pulang Terlalu Cepat, lebih Baik Menginaplah Dan Bawa Ibumu Kemari". Kata Ibu Ratu Nenek.


"Baiklah Nenek Kapan-kapan Aku Akan Kemari Membawa Ibu, Saya Kali Ini Harus Pulang Terlebih Dahulu".



Tin Tin (Suara Bel Mobil Pangeran Stendly)


"Bay Bay Semoga Selamat Di Jalan ".



Pangeran Stendly Sudah Jauh, Aku Pun Menuju Kamar Ku, Tiba Tiba Lee Shohan Marah Dan Memojokan Ku Ke Tembok.


"Hey Kenapa Kau? ".


Lee Shohan Mencium Bibir Ku, Aku Memberontak.


"Apa Kau Kurang Dengan Satu Lelaki? Nampaknya Kau Sudah Akrab Dengan Pangeran Stendly".

__ADS_1


"Apa Masalah Mu , Dia Hanya Teman Ku, Dia Baik Tidak Sepertimu".



Kriing Kriing (Suara Telepon Lee Shohan Berdering)


"Iyha Halo Ini Siapa".


Aku Menguping Pembicaraan Nya , Namun Dia Tidak Sadar.


"Aku Adalah Angeline". Suara Seorang Perempuan.


"Iyha Kau , Ada Apa Menelpon Ku". Kata Lee Shohan Yang Tiba-tiba Muram Dan Kelihatan Sedih.


"Aku Sudah Pulang Dari, Filipina Besok Adalah Ulang Tahun Ku Kau Datanglah Dengan Membawa Istrimu, Babay Lee Shohan Aku Menyayangimu Muah".


Lee Shohan Menutup Telepon Nya.



"Pelayan , Pelayan". Lee Shohan Memanggil Pelayan.


"Iyha Pangeran".


"Kau Siap Kan Gaun, Yang Cantik Untuk Putri Besok".



"Apa Aku Tidak Mau, Pergi Ke Acara Ulang Tahun Mantan Mu".


Lee Shohan Tidak Menghiraukan Ku, Terus Bermain Handphone Nya.


"Dasar! Aku Mau Tidur Saja".


Lee Shohan Memeluku


Sambil Berbisik. "Kau Jangan Terlalu Dekat Dengan Pangeran Stendly". Kata Lee Shohan


"Hmm". Kata Ku Langsung Tidur.




Ke Esokan Harinya.


"Kau Sudah Siap? ".


"Sudah" .

__ADS_1


"Kau Cantik Sekali". Kata Lee Shohan Agak Malu.


"Terimakasih ".


"Stendly Ayo Kita Berangkat".


"Ayo". Kata Stendly


"Pangeran Juga Datang Ke Acara? Kapan Kau Datang? ".


"Aku Datang Sejak Tadi Pagi".


"Sudah Ayo Jangan Banyak Bicara". Sela Lee Shohan Sambil Menggandeng Tangan Ku.



Setelah Sampai Di Acara.


"Waahh Banyak Makanan".


"Makanlah Sepuasmu, Aku Akan Menemui Tamu". Kata Lee Shohan.


"Ayo Kita Makan Di Sana". Sambung Pangeran Stendly Sambil Menunjuk Ke Arah Paviliun.


"Baiklah".


Beberapa Saat Kemudian Acara Di Mulai , Namun Entah Yang Ulang Tahun Tidak Kelihatan.


"Ha? Mati Lampu". Di Sela-Sela Acara Tiba-Tiba Mati Lampu.


Aku Melihat Ada Wanita Yang Menghampiri Lee Shohan, Memeluk Dan Mencium Nya , Lee Shohan Hanya Terdiam Dan Tercengang.



Aku Melihat Ke Semua Arah , Mereka Mempermalukan Ku.



Jeprett (Suara Kamera)


Sentak Aku Sengaja Memcahkan Gelas Dan Pura-Pura Mengenai Kaki Ku Agar Lee Shohan Menunduk Dan Tidak Terkena Jepret An Kamera.


"Hey Kau Ceroboh Sekali, Ayo Kita Pergi ".Kata Lee Shohan Sambil Menggendongku, Namun Mantan Nya Menghalanginya.


Lee Shohan Melihatku, Dengan Tatapan Belas Kasih.


Lee Shohan Mengangkat Ku Pergi Pulang , Kami Sudah Di Permalukan Di Sana Tidak Mungkin Akan Meneruskan Acara Di Sana Sampai Selesai.


__ADS_1


__ADS_2