Love Matchmaking,

Love Matchmaking,
Part 2


__ADS_3

*Chaca Shin*



Perkenalkan Nama Ku Chaca Shin, Aku Berumur 19 Tahun, Aku Pelajar SMA Hobi Ku Melukis, Penampilan Ku Sederhana, Aku Dari Keluarga Menengah.



"Sayang Kamu Akan Menikah Lalu Kau Cobalah Memakai Make Up Sedikit". Ujar Ibu Shin Sambil Memegang Lipstik Yang Ada Di Tangan Nya.



"Apa? Aku Akan Menikah? Dengan Siapa, Ibuu Aku Masih Ingin Sekolah, Ibu Aku Tidak Mau Menikah, Aku Berjanji Aku Akan Mendapatkan Jodoh Ku Sendiri, Jika Kelak Aku Sudah Bekerja, Aku Akan Menjadi Orang Sukses Membahagiakan Ibu Ayah Dan Adik". Kata Ku Meyakinkan Ibu Sambil Merengek.



"Tidak Chaca Meski Ibu Bangga Dengan Perkataan Mu, Namun Ibu Tidak Setuju Dengan Keputusan Mu Untuk Tidak Menikah Dengan Keluarga Lee , Kau Akan Menjadi Istro Seorang Pangeran Di Sana, Kau Adalah Wanita Paling Beruntung Di Dunia Ini, Kita Tidak Boleh Melanggar Nazar Kakek Mu". Sambil Menepuk Pundak Ku



"Apa! Ibu Aku Menikah Dengan Keluarga Lee? Hhhhha Ibu Jangan Bermimpi, Kita Ini Orang Miskin Sedangkan Mereka Mempunyai Kerajaan Yang Besar Dan Sangat Kaya Raya, Konon Di Sana Orang Nya Sangat Kaku Dan Kasar, Iiih Ibu Aku Tidak Mau". Ujarku Sambil Memeluk Boneka Kesayangan Ku.



Tok Tok Tok (Bunyi Pintu)


__ADS_1


"Kau Di Sini Dulu Biar Ibu Membukakan Pintu". Kata Ibu Sambil Beranjak Dari Tempat Tidurku.



Beberapa Menit Kemudian Ibu Memanggil Di Depan Pintu Kamar


"Chaca Sayang Kemarilah". Sambil Tersenyum


"Iyha Ibu Ada Apa".


"Yang Mulia Putri Kami Dari Kerajaan Saya Mentri Ling, Anda Bisa Memanggil Saya LingChaou , Kami Kemari Untuk Menjemput Anda , Menemui Bunda Ratu Beliau Ingin Sekali Bertemu Dengan Calon Istri Pangeran ". Kata Mentri Ling Sambil Menunduk.



"Ah Maaf Aku Belum Siap, Bisakah Besok Saja, Aku Harus Memoersiapkan Semua Nya, Tolonglah Pak" . Kata Ku


Mentri Dan Kerumunan Bodyguard Itu Pun Pergi Dari Rumahku Yang Sempit Hingga Aku Lega



"Ayah Sangat Bangga Sekali Nak Kepadamu, Kau Adalah Putri Ku Yang Paling Cantik". Kata Ayah Yang Baru Keluar Dari Kamar Sambil Mencubit Gigi Ku.



"Ayah Aku Tidak Mau Menikah, Tolong Aku, Bagaimana Kalau Aku Menikah Dengan Pria Mesum Dan Tua, Apa Kau Tega Anakmu Tidak Bahagia? ". Aku Merengek.


"Sebenernya Aku Tidak Ingin Putri Ku Tidak Bahagia, Namun Bagaimana Lagi Memang Ini Sudah Takdir Mu , Ayah Tidak Bisa Berbuat Apa Apa Nak, Ini Pesan Dari Mendiang Kakek Mu Dulu, Kakek Mu Adalah Orang Terpercaya Di Kerajaan Lee Dulu, Namun Karena Ada Masalah Serius Kakek Mu Pergi Dari Kerajaan ". Kata Ayah.

__ADS_1


"Baiklah Ayah Aku Ke Kamar Dulu". Sambil Murung Aku Ke Kamar.



*Pukul .19:56 Malam*



Kami Sedang Menonton TV


TV (Pangeran Lee Yang Di Kabarkan Akan Menikah Kini Telah Pulang Dari Filipina Yang Bertahun Tahun Mengejar Pendidikan Nya, Pangeran Sangat Tampan Siapakah Jati Diri Wanita Sebenarnya Yang Akan Di Nikahi Nya)


"Waaah Chaca Kau Sangat Beruntung Calon Suami Mu Sungguh Tampan , Dan Berpendidikan" . Ibu Bangga Sekali Kepadamu.


"Apakah Mau Pangeran Setampan Itu Mau Dengan Kakak Ku Yang Galak Ini Hahahahaha". Kata Adik Ku, Miracle


"Apa Kata Mu" . Ucap Ku Marah Dan Mencubit Miracle


"Sudah-Sudah Jangan Bertengkar, Ngomong² Pangeran Mu Sungguh Tampan, Bukan Pria Tua Yang Seperti Kau Bilang, Jadi Ayah Tidak Perlu Khawatir". Sambung Ayah .


"Tidak Biasa Saja". Cela Ku




__ADS_1


__ADS_2