
Ada 3 Pelayan Masuk Membawa Buku Sangat Banyak Dan Tebal.
"Haa Apa? Sebanyak Ini? ".
Ke Tiga Pelayan Hanya Bisa Tersenyum Dan Berkata
"Semangat".
Setiap 10 Menit Aku Istirahat Sejenak
"Bolehkah Aku Berjalan-Jalan Sebentar, Kumohon ".
"Tidak Putri Kau Harus Menyelesaikan Ini Semua".
Aku Baru Membaca 3 Buku Dalam 1 Jam, Meski Percuma Aku Membaca Dengan Teliti , Walau Akhirnya Aku Lupa Juga.
"Sudah Larut Malam, Apakah Aku Boleh Pulang Sekarang Hoaaamzzt, Ngantuk Sekali, Aku Pamit Ya, Terimakasih Sudah Menemaniku Bay Bay". Sambil Terhuyung Letih Aku Keluar Menuju Pintu.
"Tunggu Nona". Kata Seorang Pelayan Sambil Menahan Ku.
"Ada Apa Lagi, Aku Sudah Membaca Semua Buku Itu, Apa Kalian Akan Menyuruhku Membacanya Lagi? ".
"Tidak Putri Sebenarnya , Pernikahan Akan Di Adakan 3 Hari Lagi, Maka Mempelai Wanita Tidak Di Perbolehkan Pulang Sampai Menikah , Dan Selamanya Akan Menjadi Bagian Dari Keluarga Lee".
"Apa? Apakah Aku Tidak Di Perbolehkan Bertemu Dengan Ayah Dan Ibu Ku? ".
Mereka Bertiga Hanya Diam, Dan Menenangkan Ku.
__ADS_1
"Baiklah Putri Kami Pergi Dulu, Jika Anda Membutuhkan Sesuatu Bisa Memanggil Kami".
"Tidak Aku Lelah Ingin Tidur".
"Baiklah Putri, Kami Pamit".
Mereka Pun Sudah Pergi.
"Aku Tidak Bisa Menemui Ibuku, Seharusnya Aku Menolak Untuk Menikah, Rasanya Seperti Di Dalam Penjara".
"Kau Mau Membatalkan Pernikahan Ini? ". Kata Seseorang Di Depan Pintu, Aku Terkejut Seketika Menoleh Ternyata Lee Shohan Pangeran Gila Itu.
"Ada Apa Kau Kemari Ha? Masuk Ruangan Tidak Ketuk Pintu ".
"Memangnya Kenapa? Kau Adalah Calon Istriku Kau Adalah Hak Ku". Ujarnya Sambil Berjalan Mendekat.
"Mau Apa Kau , Pergi Sana Jauh-Jauh Aku Mau Tidur".
"Baiklah Aku Pergi".
"Tunggu". Sambil Memgang Tangan Ku.
"Ada Apa Lagi? ".
"Ini Sudah Menjadi Tradisi Keluarga Kami Sejak Turun Menurun, Calon Istri Dan Calon Suami Di Ijinkan Tidur Bersama , Lalu Hari Ini Kau Tidur Bersamaku". Sambil Menarik Ku Ke Pangkuanya.
"Ha? Tidak Tidak, Aku Tidak Mau Tidur Dengan Mu".
"Terserah Kau Saja, Tidur Saja Di Lantai".
Tidak Ada Pilihan Lain, Aku Terpaksa Tidur Bersamanya, Dengan Berbentengkan Bantal Bantal, Sampai Dia Tidur Tidak Menggunakan Selimut Atau Bantal.
__ADS_1
Keesokan Pagi Nya, Aku Merasa Sangat Nyaman, Aku Mendekap Guling Tetapi Keras Sekali Saat Aku Membuka Mata Ternyata Aku Memeluk Lee Shohan.
(Di Dalam Hatiku) "Apakah Semalam Aku Yang Melomoati Benteng, Auhh Memalukan Sekali ". Sambil Menutup Mata Ku.
Aku Tidak Berani Berteriak, Atau Aku Akan Mendapat Masalah.
"Hey Apakah Kau Nyaman? Memeluku Atau Kau Mencari Kesempatan? ".
"GR Sekali, Kau Yang Memeluku, Bukan Aku Yang Memeluku ".
Lee Shohan Melihat Ke Bawah, Ke Arah Tangan Ku Yang Memang Benar Benar Memeluknya.
Aku Tersipu Malu Langsung Tunduk, Dia Gantian Memeluku.
Aku Mendengar Detak Jantungnya.
"Apa Kau Suka Ku Peluk Seperti Ini Putri? ".
"Tidak Sama Sekali Sana, Minggir Aku Mau Mandi ". Sambil Mendorongnya , Dan Lari Menuju Kamar Mandi.
Setelah Aku Mandi, Aku Keluar Dari Kamar Mandi. Dia Sudah Tidak Ada Di Sana.
"Kemana Pergi Nya Pangeran Gila Mesum Itu , Sukurlah". Sambil Mengehela Nafas.
"Syukurlah Apa". Kata Lee Shohan Yang Entah Dari Mana Datang Nya.
__ADS_1