
Kau terbangun dari tidur mu
Kau melihat v yang tidur pulas memeluk mu
"Kurasa ini sudah takdir ku.. " Mengelus Lembut kepala v
"Aku mencintaimu v" Mencium pipi nya
V terbangun dari tidurnya
"Kau sudah bangun sayang" Meregangkan tubuh nya
"Ya~ " Kau tersenyum melihat tingkahnya
"Apa tidur mu nyenyak~ apa kita bangun sekarang" Mengelus kepala mu
"Iya ayo bangun~ aku sangat ingin keluar" Kau sangat bersemangat
"Ah~ aku rasa di sini jauh lebih nyaman" V Tidak mau bangun
"Ayolah bangun~ kemari aku tidak keluar sama sekali" Menarik v
V tersenyum melihat tingkah kekanak-kanakan mu
"Apa yang ingin kau lakukan di luar em~ " Tidur lagi
" Aku bosan di sini~ " Kau mencoba mebujuk nya
"Cium aku dulu baru aku akan bangun" Memberi persyaratan
Kau langu mencium nya
"Aku sudah melakukan nya ayo~ " Menarik tangan v
"Ah~ ah tunggu baik baik.. Kau berani sekarang ya " V tidak bisa berhenti tersenyum
"Ayo~ aku sudah memenuhi syarat nya" Pinta mu
"Aku harus kebersihan diri ku dulu~ " Bangun
.....
......
Kau dan v duduk di ruang tamu
Kalian tidak hanya berdua di sana
Juga ada julio dan ariela
"Kakak kenapa kau mengabaikan ku belakang ini! " ariela sedikit kesal
"ariela bicara lah pelan pelan" julio menasehati nya
"Tidak bisa!! Kakak tau dia tidak bicara pada ku belakangan ini!! Dia lebih memilih wanita itu ketimbang aku! Kita harus membuat nya sadar dia sudah terpengaruh oleh wanita itu " Kekesalan ariela yang meluap luap
" ariela.. Jaga ucapan mu" Tatapan dingin v
"Yah kakak sungguh kau sangat menyebalkan kenapa kau memperlakukan wanita ini dengan baik" ariela sangat marah
"Aku pergi saja" Kau sangat tidak enak
"Tidak tetap lah di sini"v Menyuruh mu duduk kembali
"ariela tenanglah.. Bicara dengan baik~ "julio mencoba menenangkan situasi
" TIDAK AKU SUDAH MUAK DENGAN SEMUA INI!! " ariela mencoba menamparmu
Tapi v lebih dulu menampar nya
Kau sangat Kaget dan tidak bisa berkata kata
"Kau menapar ku kakak.. Kau bahkan tidak pernah membentak ku dulu.. " Menatap v dengan kesedihan
__ADS_1
"Kau sudah keterlaluan" Jawab v dengan datar
"Oh~ ya kau akan membunuh ku sekarang demi dia.. Ya.. Kau sudah tidak menganggap ku adik mu lagi.. Aku mebenci mu" ariela pergi dengan air mata nya
"Apa yang kau lakukan! Kau tau sendiri dia bagaimana" julio berusaha mengejar jennie
"Kenapa.. Kau menampar nya" Kau merasa bersalah
"Dia sungguh keterlaluan" Duduk dengan emosi
"... Tapi kau tidak boleh melakukan itu" Duduk di sampai v
"Aku terlalu memanjakan nya" Jawab v
"Kau tau.. Hati nya sedang sangat terluka sekarang.. Kau harus bicara padanya" Membujuk v
"Sayang! Bagaimana mungkin kau memikirkan perasaan seseorang yang bahkan ingin perasaan mu hancur!! Dan aku tidak bisa melupakan dia penyebab keguguran mu" Kesala
" Ini masalah kami berdua.. Dia belum bisa menerima ku.. V dia adik mu.. Dia hanya ingin perhatian mu.. Dan kehamilan ku.. Dia tidak salah dia tidak mengetahui akan kehamilan ku kita tidak bisa menyalahkan nya atas kejadian itu " Kau mencoba menenangkan v
"Kau tau.. Dia tidak ingin kakak nya di rebut oleh orang lain.. Dia ingin perhatian mu.. Dia mungkin berpikiran kalo aku sudah mengambil kakak nya saat ini" Kau berusaha membujuk v
"Dia sudah besar sekarang! Dia bisa membedakan mana yang salah" V menatap mu
"Kau tau.. Wanita terlalu mengunakan hati nya tanpa berpikir itu salah atau benar~ ariela sangat menyayagimu karena itu dia berpikir seperti itu" Jawab mu
"Pikirkan.. Hal yang sudah dia lakukan untuk mu.. Hari hari kalian yang begitu menyenangkan.. Apa kau ingin kehilangan itu semua karena ini.. Hubungan persaudaraan kalian tidak boleh hancur.. Apa pun alasan nya.. Kalian saudara " Mencoba menyakinkan v
"Kau benar.. Aku tidak boleh egois~ aku akan bicara pada nya" V merasa bersalah
V mencari ariela
V meliha tariela yang menangis sendiri
"Apa kenapa kau kemari" ariela Tidak ingin melihat v
"Maaf kan kakak" Memeluk ariela
"Untuk apa.. Kita cuman sepupu.. Aku terlalu berharap bisa menjadi adik mu~ aku sangat ingin kau menjadi kakak ku dan sekarang kau hanya akan membenci ku" Tidak bisa menghentikan air matanya
"Kakak.. Maaf kan aku.." Menangis di pelukan v
"Maaf kan kakak juga" Menenangkan ariela
Kau dan Yorin melihat dari kejauhan
"Sukurlah mereka baikan~" Kau lega
"Kenapa~ bukan nya lebih bagus jika mereka bertengkar ariela sangat jahat pada mu" Yorin bingung dengan pemikiran mu
"Kau tau~ hubungan persaudaraan mereka tidak boleh hancur hanya karena masalah ku dan adik nya~ akan sangat menyakitkan jika kau kehilangan hubungan itu..., aku sangat tau bagai mana rasanya kehilangan ikatan persaudaraan itu...aku dan kakak ku kami belum juga berbaikan sampai sekarang..anda waktu itu aku tidak egois dan mau menerima nya lagi aku yakin kami sudah baikan sekarang..tapi aku aku belum bisa memaafkan nya..aku masih egois dan menyanyikan kesempatan ku.." Kau hanya bisa menerimanya
"Apa kau dan kakak mu bertengkar" Tanya Yorin
"Ya~ kami bertengkar sangat besar hingga sekarang.. Aku sangat Ingin berbaikan dengan nya" Kau menyesalinya
"Aku yakin kalian akan baikan" Yorin menang kan mu
"Kau benar"
....
..........
Kau dan Yorin habis dari keliling
Banyak hal yang kau cerita kepada yorin begitu menyenangkan
!!!!!!
Seseorang yang tidak asing bagi mu
Rio kau sangat yakin itu adik mu yang kau lihat
__ADS_1
Dia memasuki satu ruangan
"Ada apa? " Yorin bingung dengan tingkah mu
"Tunggu di sini aku tidak salah lihat itu adik ku!! " Mencoba mengejar nya
Kau tidak salah itu memang rio kau berusahalah mengejarnya
" Rio" Teriak mu
Teriakan mu membuat semua orang melihat kearah mu
Kau tidak sadar kalo kau sedang masuk ke ruang v yang sedang berkumpul
"Kenapa kau di sini!! " Kaget dengan teriakan mu
"Itu... Aku tidak salah lihat Rio Ya itu rio apa kau menyembunyikan nya!! " Kau berusaha menemukan rio dari banyak nya orang di ruangan itu
"Apa yang kau katakan!! Tidak ada dia di sini!! " Bingung dengan tingkah mu
"Tidak! Aku melihat nya" Kau sangat yakin
" Tenanglah kau membuat semua orang menatap mu!! Jangan kacaukan pertemuan ini!! " Berusaha membuatmu Sadar
"!! Ah maaf kan aku.. Aku tidak bermaksud mengacaukan acara mu... Aku akan pergi " Kau melihat rio yang berjalan ke pojok ruangan
Kau berlari mengejar nya
" !!! " Kaget karena kau tidak keluar
Kau sangat yakin itu rio kau tidak akan salah kau sangat berusaha menemukan nya
"rio Beheni" Teriak mu memanggil nya
Laki laki itu berbalik kearah mu
"Kakak.. " Menatap mu
Kau langsung memeluk nya
"Kemana saja kau selama ini!! Kakak sangat menghawatirkan mu!!! Kakak sudah berusaha mencari mu " Kau tidak bisa menahan kerinduan mu
"Maaf kan aku.. Aku kabur tanpa memberitahu mu" Membalas pelukan mu
"Kenapa kau lakukan itu!!! Kenapa kau melarikan diri!! Kakak takut.. Sesuatu terjadi pada mu " Kau sedikit kesal
"Kakak kita bicara di tempat lain.. Ikut aku" Menarik tangan mu
Kalian berhenti di halaman belakang
Kau melihat mata rio yang penuh kecemasan
"Kau baik baik saja kan? " Mencoba menenangkanrio
"Ya aku sedikit legah melihat kakak baik baik saja~ kau terlihat sangat baik sekarang" Tersenyum
"Kau menghawatirkan ku.. " Sedih
"Tentu saja kau kakak ku" Memeluk mu
"Kenapa kau kabur rio. " Tanya mu
"Kau tau.. Aku tidak tahan melihatmu di siksa selalu, aku berusaha membuatmu bebas dari siksaan itu.. " Jawab rio
"Kau tau kakak mencari mu.. " Kau manatap nya
"Ya aku tau kakak akan mencari ku dan ikut pergi dari rumah itu.. Itu tujuan ku kakak, kau pergi dari sana.. " Jawab nya dengan santai
"Kau! Kau tidak tau betapa takut nya aku waktu itu!! Saat aku dengar kau tidak ada di rumah!! Kau membuatku takut " Kau sangat sedih
"Maaf kan aku kakak.. " Menenangkan mu
"Apa yang kalian lakukan" V datang
__ADS_1
Bersambung....