
Di ruang yg gelap
" Kalian mau apa!!! " Teriak seseorang
"Kau berisik sekali! " Teriak Rio
"Lepaskan aku, Kenapa kalian menahan ku! " Mencoba melepas diri dari ikatan nya
V hanya menatapnya dingin
" Lepaskan Rio! Kenapa kau berpihak pada nya kita harus membawa nya kembali! Apa kau terpengaruh oleh perkataan nya!! "
"Bukan urusan mu!! Kenapa kau Sangat peduli " Kesal Rio
"Tenang lh " luis menahanrio
" Mereka tidak baik, kakak mu harus pulang rio! Dengar kan aku"
Suara tembakan terdengar v menembak tepat di kepala nya
" Apa yang kau lakukan!! " luis kaget
"Aku muak melihat nya" Tatapan datar
.........
V pulang
Dia melihatmu yang sedang melamun
V mendekatimu dan duduk di sampingmu
"Kau masih sedih.. " Tanya v
"Tidak " Jawabmu menatap nya
"Kemari" Menyuruhmu lebih dekat dengan nya
Kau duduk di pangkuan nya dan memeluk nya
" Kenapa kau masih memikirkan nya" Memeluk mu
".... " Kau mencoba tidak menangis
Kau merasa sangat berasal sudah 3 hari kejadian itu kau masih tidak bisa melupakan nya...
Kau masih tidak percaya
Kau sudah membunuh anakmu sendiri bahkan dia
Belum lahir kedunia
" Apa kau tidak sedih~" Tanyamu menantap nya
" Aku lebih sedih karena kau menyalahkan dirimu sendiri "menghapus air mata mu
" maaf kan aku " tidak bisa menghentikan air matamu
" Tidak apa~ "memeluk mu
Rasa bersalahmu sangat besar kau sangat tau v juga sangat sedih
Dia berkali kali kehilangan
V selalu mencoba menghibur mu
Dia terlihat lebih perhatian
Dan sangat peduli akan kesehatanmu dia berusaha mengembalikan semanga mu
Dengan waktu yang terus berjalan luka di hati mu mulai sembuh berkata v selalu bersama mu
" Makan lah" Menyuapimu
Kau mencoba makan sendiri
"Biarkan aku " Menyuruhmu membuka mulut mu
Dia semakin hangat
__ADS_1
Kau sangat nyaman berada di dekat nya
" Apa masih sakit? Obat nya kau sudah meminum nya? " Tanya nya
"Ya.. Sudah tidak apa.. " Jawab mu
"Kemari apa sayang kedinginan? " Menyuruh mu memeluk ny
"Tidak" Memeluk nya
" Jangan pikiran itu lagi~ " Menepuk pelan punggungmu
"Tidak apa... Aku sudah merasa lebih baik" Jawab mu
"Bagus lah~ aku tidak suka melihat air matamu terus jatuh.. Kau seperti tidak hidup.. Karena larut dalam kesedihan mu terus " Mencium pipimu
Kau semakin membaik kondisimu juga semakin kuat
V pergi berkerja
Kau sedang bersama yorin
Kalian berkeliling
"Em~ " ariela mendekati kalian
Kau hanya diam dan menatap yorin
"Ada yang sudah sembuh ni.. 5 hari sebelum nya kau di mana~ apa kau melupakan pekerjaan mu di sini nyonya besar" Menatap mu
" dia.. " Yorin mencoba membela mu
".. Maaf aku sakit" Menahan yorin
"Oh ya~ aku tau karena sekarang kau sudah kelihatan BAIK BAIK SAJA lakukan tugas mu~ petik bungga mawar di taman belakang~ oya sebagai pekerjaan tambah karena kau tidak bekerja sebelum nya petik bunga itu sesebanyak 1 rb bungga dan ya ingin harus tetap segar tidak layu" ariela mengatakan dengan tegas
"Tapi... " Yorin Mencoba membela mu
Kau langsung menarik tangan Yorin
"Akan aku lakukan.. " Pergi
"Apa yang kau lakukan! " Yorin sedikit kesal
"Kau tau sendiri masalah akan semakin panjang nanti.. " Jawab mu
"Tapi kau tau!! Kau belum sembuh... Kau bisa menolak permintaan nya!! " Yorin menghawatirmu
"Aku sudah tidak apa.. " Jawab mu tersenyum kearah nya
"Ya sudah duduk di sana biar aku saja yang melakukan nya " Menyuruh mu istirahat
"Tidak.. Aku tidak bisa Hanya diam dan melihat aku membantu mu juga.. " Jawab mu menolak
" Ah~ yasudah" Pasrah
"Yorin menurut mu aku ini bagai mana" Tanya mu serius
"Kau? Kau sangat polos bahkan kau mau saja di bodohi, kau juga sangat baik dan lembut" Jawab Yorin Sambi memetik bunga
"Apa menurut mu aku ini pembunuh.. " Tanya mu sedih
"Apa yang kau katakan kau tidak seperti itu" Yorin menatap mu
"Tapi aku sudah membunuh bayi nya" Kau kembali sedih
"Kau tau sesuatu yang datang yang belum kau harapan itu tidak akan bertahan kalian masih belum memiliki Cinta karena itu dia belum sempat hadir di hidupmu" Jawab Yorin
"Tapi aku.. " Kau sangat terpukul
"Ini bukan kesempatan terakhir mu kau masih memiliki kesempatan yang lain.. " Menenangkan mu
"Kau tau Yorin kau orang pertama yang bisa ku percayai di sini" Menatap Yorin
"Sungguh apa kau ingin menceritakan kisah mu pada ku~ aku sangat ingin mengenal mu" Yorin menatap mu
" Aku seorang putri dari kluarga yang kayak kau tau.. Semua yang ku lakukan harus di atur oleh keluargaku, aku tidak boleh melakukan sesuatu yang aku inginkan dengan bebas~ aku memiliki kakak dan adik laki laki yang sangat aku sayangi.. Sejak meninggal nya mama aku menjadi pelampiasan kemarahan papa.. Dia akan menghukum ku atas apa yang tidak ku perbuatan karena dia kesal dia tidak akan sungkan untuk melukai ku.. Tidak hanya itu dia bahkan melarang ku Keluar dari kamar ku dan tidak mengizinkan ku bicara pada siapa pun.. Hari yang begitu kelam dalam hidup ku, berkali kali aku melarikan diri tapi tetap saja mereka berhasil menangkap ku.. Aku sungguh ingin bebas.. Aku sangat lelah menjadi tahanan pelampiasan kemarahan.. Hingga aku bertemu seseorang yang mengubah hidup ku.. Laki laki yang kutemui di pantai itu.. Dia membawa harapan untuk ku mencari alasan bertahan.. Kami akan saling berjanji untuk datang sore hari di pantai untuk melarikan diri besar.. Tapi saat itu dia tidak datang.. Aku bahkan tidak melihat nya lagi.. Aku mencari nya dan berharap dia akan menepati janji nya pada ku.. " Kau tidak bisa menghentikan air mata mu
"Apa kau masih mengingat wajah nya? " Tanya yorin
__ADS_1
"Tidak.. Aku sudah melupakan wajahnya.. " Senyum mu
"Aku yakin kalian akan bertemu.. " Menyakin kan mu
"Ya aku juga yakin akan hal itu" Memeluk mu dan memenangkan mu
Yorin sangat membuat mu tenang ketikan kau menceritakan semua nya kepada nya semua menjadi ringan bagi mu.. Semua masalah yang kau pendam sendiri terasa lebih ringan sekarang Yorin sangat baik kepada mu hingga detik ini
....
Di kamar kau sedang menunggu v
Dia belum juga pulang
Waktu menujukan pukul 00.00
Kau sedikit kahwatir karena dia tidak biasanya seperti ini
30menit kemudian
Kau melihat baju v penuh dengan darah
"Apa yang dia lakukan" Batin mu, kau hanya diam membeku
"Apa yang kau lihat" Menatap mu dingin
".. Apa kau tidak apa apa " Kau sedikit takut
"Tidak tidur lah aku akan menyusul mu setelah aku selesai mandi ahh~ Kepala ku hampir meledak" Pergi
Kau berusaha tidur Walaupun pikiran mu di penuhi banyak pertanyaan
V tidur di samping mu dan memeluk mu
Kau berbalik dan menghadap ke arah nya
"Sayang~ kepala ku sedang tidak baik" Kata v sedikit merengek
"Apa kau tidak apa apa? " Mengelus kepala nya
"Seperti nya tidak" Memeluk mu manja
"Apa kau mau minum obat? " Tanya mu
"Tidak~" Menolak
Kau memijit Lembu kepala nya
"Sayang apa kau mencintai ku" Menatap mu
"Eh apa! Kenapa tiba tiba menanyakan itu " Kau sangat kaget dengan pertanyaan v
"Apa aku tidak menyukai ku? " Tanya nya sedikit kecewa
"Tidak bukan begitu!!! " Kau bingung harus menjawab apa
"Kau memang tidak menyukai ku" Kecewa
"Aku menyukai mu.. " Kau sangat gugup
"Aku mencintaimu " Tersenyum kearah mu
"Apa!! Apa aku tidak salah dengar!! " Kau tidak percaya
"Ya~ aku sangat mencintaimu" Jawaban nya tanpa keraguan
"Sungguh.. " Tidak percaya
"Ya aku akan memberikan ciuman untuk mu" Mencium jidat mu
"Sekarang pipi mu" Mencium pipi mu
"Dan terakhir" Mencium bibir mu
" Apa aku benar tidak salah dengar "kau memeluk nya
" Ya~ kau mendengarnya dengan jelas " Jawab v
Kalian tertidur
__ADS_1
Bersambung....