
...Sangat gelap aku tidak bisa merasakan apa apa.....
...Dingin dan basah...
...Aku tidak bisa bernafas terasa sangat sesak...
...Siapa pun tolong aku~...
...Seseorang manarik tangan ku...
"Huk~ " Terbangun
"Kau tidak apa?"
...Suara itu begitu lembut dan hangat...
...Apa di menolong ku?...
...Aku perlahan membuka mata ku dan melihat nya...
...Seorang wanita yang duduk melihat ku...
...Apa dia penyelamatan ku?...
"Apa kau tidak apa apa?"
"Ya.. " Duduk
"Di sana sangat dalam.. Kau harus lebih hati hati.. " Senyum nya yang begitu indah
...Dia ternyata memang menolong ku...
"Aku harus pergi👋" Dia berdiri
"Tunggu siapa nama mu? "
"Aku? Em~ kita bertemu lagi besok aku harus pergi aku janji " Berlari
````
"Tuan kau tidak apa apa? "
suara bisikan itu.. tunggu apa itu hanya mimpi?
"Apa itu mimpi! " Wajahnya yang begitu panik
"Ada apa? " Kau duduk di samping nya
"Aku menginginkan nya lagi.. " Dia terlihat gelisah
...Kau tau seperti nya mimpi yang v alami itu tidak begitu baik...
...Kau mencoba menenangkan nya...
...Dia sudah sedikit baik sekarang...
...Dia memeluk mu dan tidak ingin melepaskan pelukan nya...
"Tuan~ kau bilang akan pergi kerumah tuan luis hari ini~ apa aku perlu menyiapkan sesuatu? " Mengelus Lembut kepala v
"Tidak~ aku akan membatalkan janji ku"dia tidak ingin melepaskan pelukan nya
" Kau sudah berjanji pada nya.. Kau harus menepati nya~" Menatap v
".... Aku ingin bersamamu saat ini" Tatapan nya membuat mu tersentuh
"Aku akan selalu bersama mu.. " Kau tersenyum
"Baik aku akan pergi" Bagun dari pelukan
"Baik.. "Menyiapkan perlengkapan nya
...Setelah selesai menyiapkan diri nya v pergi untuk menepati janjinya pada sahabat nya itu...
...~~~~...
...Kau sedang menulis di ruang tamu di temani pelayanan yang di perintahkan v untuk menjagamu...
...Kau menulis beberapa perasaan mu...
...Kau memang suka menulis...
...Sesuatu...
...Hingga~...
" Lihat lah sekarang~ dia sudah terlihat seperti ratu sekarang~ " Kata ariela mengejek mu
...Kau hanya diam karena tau...
...Jika kau mengatakan sesuatu itu akan membuat keributan saja...
"Kau bukan siapa siapa di sini! Kakak ku hanya menganggap seperti sebuah sampahnya saja " ariela
__ADS_1
tidak berhenti menghina mu
"Kita pergi saja " Kau membereskan buku buku mu
"Baik.. " Pelayanan itu menantu mu
"Yah! Berani sekali kau!! Aku sedang bicara sekarang!! Dan kau bisa bisanya pergi begitu saja! " ariela sangat marah
".... Aku tidak ingin mendengar apa apa lagi.. " Menatapariela
...ariela sangat marah pada mu dia menpar mu sangat keras...
"Nyonya! " Pelayanan itu sangat panik
"Aku inginkan pada mu! Kau tidak bisa seenaknya di sini~ " Kata ariela dengan amarah nya
...Pelayanan itu menantu mu kau meminta nya untuk cepat pergi dari sana...
...Kali pergi menghindar dari amarah ariela
...
...........
"Nyonya kenapa kau hanya diam saja.. " Mengobati memar di pipi mu
"Kau tau sendiri.. ariela akan lebih marah" Jawab mu menahan rasa sakit di pipi mu
"Tapi Nyonya.. Kau berhak melakukan itu.. " Kata pelayan itu meyakinkan mu
"Jangan katakan ini pada v kaloariela sudah menapar ku" Kau menatap pelayanan itu
"Aku sangat takut tuan sangat marah nanti.. Karena dia menyuruh ku untuk menjaga mu.. Bagai mana jika dia melihat bekas tamparan ini dia akan sangat marah" Terlihat jelas ketakutan di mata pelayanan itu
"Serah kan pada ku kau tidak akan apa apa " Menyakinkan pelayanan itu
"Baik" Dia sudah sedikit tenang
...~~~~...
...Sore hari kau berusaha menutup memar di pipi mu...
...Jangan sampai v pulang dan melihat ini...
...Pintu kamar terbuka...
...Kau bersembunyi di balik selimut...
" kemari lah peluk aku" V masuk dan menutup pintu
"Apa yang kau katakan! Jangan membuat ku kesal sekarang! " Mendekati mu
"Tidak~ aku hanya mengantuk" Berusahalah tidak membuat nya curiga
"Apa maksud mu! " Menarik selimut
...Kau sontak langsung memeluk nya...
"Kau lelah~ aku menunggu mu" Berusaha menutupi pipi mu
"Aku mohon jangan lihat pipi ku" Batin
...V membalas pelukan mu...
"Aku sedikit lelah Kemari aku ingin melihat wajah mu" Katanya mencoba melihat mu
"!! Em~ aku ingin memeluk mu" Tidak mau melepaskan pelukan mu
"Aku harus membersihkan diri ku dulu peluk aku setelah itu" Melepaskan pelukan mu
...Mau tidak mau kau harus melepaskan pelukan nya...
...V menatap mu...
...Dan mata nya mulai terlihat mengarah ke pipi mu...
"Aku tidak apa~ haha" Kau mengalihkan
"Kemari~ " Menarik dagu mu
V benar benar mengamati pipi mu
...Seperti nya dia sadar itu bukan memar yang kau buat tapi memar yang di sebabkan oleh seseorang...
" Katakan pada ku siapa yang melakukan ini" Dia menunjukan muka yang sangat serius
"Aku terjatuh~ " Kau berusaha menutupinya
"Jangan bodohi aku" Dia mulai kesal
"Aku mengatakan.. Sebenarnya" Kau sedikit takut
"Di mana pelayan yang aku suruh menjaga mu " V berteriak memanggil nya
__ADS_1
...Pelayanan itu dengan cepat datang ke hadapan v...
"Tuan maaf kan aku " Dia sangat takut
"Katakan yang sebenarnya jangan membohongi ku seperti nya" Tatapan dingin nya kembali
" Sebenarnya nya.. Nyonya ariela yang sudah melakukan nya"pelayanan itu tidak berani menatap v
"Apa maksud nya bagai mana mungkin kau menyalakan ku di saat hanya kau yang bersama dengan nya~ kau melemparkan masalah mu pada ku aku saja baru pulang dari latihan ku" ariela datang dan mendekati pelayanan itu
...Kau sudah tau ariela akan mengatakan itu karena itu kau melarang pelayanan itu mengatakan kalo ariela lah yang melakukan nya tapi pelayanan itu sudah mengatakan nya dan kau sangat tau apa yang akan terjadi selanjutnya nya...
...V menampar pelayanan itu sangat keras...
...Kau sangat kaget...
...V sangat marah dan emosi nya Sedang tidak stabil saat ini...
"Kakak sudah lah~ penjara saja dia" Kataariela menatap mu
"V jangan lakukan itu!!! " Kau mencoba menahan v
"RELIN!!! bawah dia aku tidak ingin melihat wajah nya di sini!! " Menyuruh relin untuk membawa nya pergi
"V aku mohon~ ini bukan ke salah nya" Kau sangat takut
"Diam! Jangan coba membela nya jika kau tetap ingin dia hidup" Memarahi mu
...ariela tersenyum licik kearah mu...
...Kau hanya bisa menahan emosi mu saat ini...
...Kau yakin v tidak akan percaya pada mu...
...\~\~\~\~\~...
...Hanya ada kau dan v dia sedang berbaring di kasur di kelihatan lelah...
"Kemari lah" Memangil
...Kau duduk di samping nya...
"Apa masih sakit? " Membelai pipi mu
...Kau menahan sakit nya...
...Masih terasa sangat sakit jika di sentuh...
...Kau melihat kecemasan di mata v...
...Mata nya tidak bisa di bohongi...
"Apa kau percaya pada ku" Tanya mu
"Ya" Jawab nya mengobati memar di pipi mu
"Apa kau juga akan percaya jika aku mengatakan dia bukan yang menampar ku" Tanya mu
" Tidak untuk itu" Menatap mata mu dalam
"Kenapa kau membela nya.. Sedangkan di menyakiti mu" Wajar datar nya terlihat lagi
"Karena hanya dia yang dekat dengan ku saat ini.. Dia teman ku" Jawab mu
" Tidak ada teman yang menyakiti teman nya, bagai mana bisa kau menyebutnya teman di saat di menganggap mu hanya bayangan" Mengelus kepala mu
" Dan kau.. Kau apa, aku menganggap mu apa? " Tanya mu
".... " V hanya diam dan menatap mu
"Terkadang kau seperti malaikat bagiku.. Terkadang juga kau menjadi iblis... Jadi sebutan yang cocok untuk mu apa.. Aku harus memangil mu dengan apa" Kau menatap nya
"Kau sangat lelah kita tidur sekarang" Jawab v mengelak pertanyaan mu
...Kau diam dan tidak mengatakan apa apa lagi kau tau kau hanya akan membuat kemarahan saja...
...V memeluk mu...
"Tidur la" Menutup mata nya
" Tuan.. Apa kau ingin mengabulkan permintaan ku" Kau menghadap ke arah v
"Aku akan menuruti semua keinginan mu dengan syarat" Tersenyum licik kearah mu
"Apa? " Tanya mu
"Buat aku sepesial akan aku lakukan apa pun yang kau mau" Jawab nya menatap mu
"Ini kesempatan ku untuk membebaskan nya" Batin mu
"Baik akan aku lakukan" Jawab mu
^^^Bersambung....^^^
__ADS_1
````