
Kau tidak ingin melepaskan pelukan mu dari nya
" Tidur lah.. Aku di sini " Mengelus lembut kepala mu
Kau berusahalah tidur
V membuat mu sangat nyaman
Dia mencium mu lembut
" Apa sulit tidur.. Tutup mata mu aku tidak akan pergi.. "Memeluk mu
Kau tersenyum karena v sangat baik
Tiba tiba sakitmu kembali kambuh
Perutmu sangat sakit
" Apa sakit? Di sini.. " Menenangkan mu
"carlos " Kau tidak bisa menahan nya
" Angkat baju mu.. "Mengoleskan minyak dengan perlahan dan memijit nya lembut
Setelah perutmu terasa lebih baik di memeluk mu dengan lembut dan berusaha membuat mu tertidur
" Perut jangan sakit~ " Mengelus perutmu lembut
"Kau sangat baik~ " Memeluk v
Beberapa menit kemudian kau tertidur di pelukan nya
.......
Di saat kau terbangun dari tidur mu
Kau tidak melihat nya di mana pun
" Apa dia sudah pergi.. Dia tidak ada "jawab mu dengan kecewa
Tiba tiba pintu terbuka
Dan kau melihat v yang masuk dengan membawa makan untuk mu
" Kau sudah bangun " Mendekati mu
" Kau tidak pergi? " Tanya mu
" Aku sudah bilang akan menemani mu~ bangun lah kau harus makan dan minum obat mu " Duduk di sampai mu
Kau tersenyum karena v benar benar menemanjaimu
" Ayo makan " Menyuapi mu
" Tidak.. Adik ku~ "kau masih menghawatir kan rio
" Dia sudah bersama luis sekarang~ sayang tidak perlu khawatir kau harus makan " Menyuapi mu
" Aku tidak bisa makan.. Adik ku bahkan belum makanan saat ini " Kau menatap nya sedih
V mengambil HP nya dan menghubungi seseorang
" rio kakak mu tidak mempercayai ku dia tidak mau makan sekarang " Memberikan HP nya
" Hallo kakak? Aku baik baik saja sekarang aku di rumah luis? Katanya v kakak sakit? Kenapa tidak mau makan!!! Makan sana! " Marah nya
" Baik~ sukurlah kau baik baik saja.. " Kau lega mendengar suara rio
" Iya.. Makan ya~ rio masih ada pekerjaan yang harus di selesai nanti lagi " mematin telpon
" Udah percaya sekarang "mengambil HP nya
" Iya dia sudah tidak apa.. " Senyum mu
" Sekarang makan lah " Menyuapi mu
" Aku bisa sendiri " Mencoba mengambil nya
" Tidak! Kau mau menumpahkan ini ke kasur ku! Biarkan aku yang menyuapi mu" Menyuapi mu
__ADS_1
Kau memakan nya
" luis. Terimakasih " Menatap nya
" Aku sering mendengar nya.. Apa hanya terimakasih? " Menatap mu
" Aku tidak mau mencium mu.. Aku takut kau ikutan sakit nanti" Mengingatkan nya
" Apa kau tidak sadar aku terus menciu mu di saat kau tertidur~ " Senyum nakal nya
" Apa!! Kenapa bagai mana kalau kau tertular sakit! " Kau khawatir
" Kan ada sayang yang akan merawat ku " Senyum nya
" Tapi kau tidak boleh sakit.. " Sedih mu
" Ini suapan terakhir... Kerja bagus sekarang minum obat nya " Menyuapi mu
V memberi mu air dan obat mu
Kau langsung meminumnya dengan cepat
" Pahit!! " Kau sangat tidak menyukai obat
V mencium mu
" !!! " Kau membalas ciuman lembut nya
" Apa sudah manis sekarang " Menatap mu
Wajah mu seketika sangat merah
Karena pertanyaan nya membuat mu sangat malu
" Apa ini kenapa kau sangat malu begini " Menggoda mu
" Tidak lupa kan " Kau menyembunyikan wajah mu yang sangat merah
V mengecek suhu tubuh mu
" Sudah sangat membaik~ apa perut nya masih sakit? " Tanya nya
" Tidak~ " Jawab mu
.......
Sudah beberapa hari berlalu kau sudah lumayan membaik
" Sukurlah kau baik baik saja! " Yorin yang menghampiri mu
" Ya aku sudah tidak apa~ hanya kaki ku.. Aku sedikit sulit berjalan " Senyum mu
" Aku sangat panik mendengar kabar mu di culik!! Kau tidak apa kan "tanya nya menghawatir kan mu
" Iya lihat aku sudah tidak apa, apa kau melihat carlos " Tanya mu
" Dia di ruang kerja nya" Jawab Yorin
ariela datang dan menatap penuh kebencian ke arah
" Kenapa kau kembali.. Seharusnya kau tidak usah ada lagi.. Kau hanya beban kakak ku saja " Menatap mu sinis
".... " Kau hanya diam
" Ayo kita bicara di Sana saja " Yorin tau kau tidak nyaman
" Kau jangan tidak sopan kau hanya pembantu di sini " Menatap yorin sinis
" Kau tidak boleh begitu.. " Menatap ariela
" Apa? Jangan coba coba menasehatiku hidup mu saja belum lurus " Menatap mu sinis
Kau dan Yorin pergi menjauh
Kalian berjalan Sambi bercerita
Kau tidak sengaja melihat seseorang yang tidak asing kau lihat
" Wanita itu!! Dia kan.. Tidak salah lagi "menghentikan langkah mu
__ADS_1
" Ada apa? " Binggung yorin
" Kita harus mengikuti nya" Kau menarik tangan yori
" Ha kenapa? " Tanya yorin
" Aku harus memastikan sesuatu! " Jawab mu
Kalian mengikuti wanita itu diam diam
Kau tidak akan salah itu memang wanita yang bersama v waktu itu
" Kenapa dia masuk keruangan tuan!! Tuan kan sangat tidak suka kalo di ganggu ketika dia sedang bekerja " Bersembunyi
" Dugan ku benar " Kau sangat curiga
" Kau bisa ambil kan gelas " Menyuruh yorin mengambil kan gelas
" Untuk apa? " Tanya nya
" Sudah ambil saja akan ku jelaskan nanti " Jawab mu
" Baik aku akan mengambil kan nya" Pergi
Kau berjalan menuju pintu ruangan itu, kau berusaha menguping dan mengintip apa yang sebenarnya nya terjadi di sana
Gonggongan anjing terdengar
momo menggonggong ke arah mu
" ada apa!! " Panik mu mengambilnya
tidak mau berhenti menggonggong
" Tani aku mohon diam lah.. Aku bisa ketahuan " Mencoba menenangkan nya
Kau sangat berusahalah membuatnya diam tapi dia tidak mau berhenti menggonggong
Suara pintu terbuka
V keluar dari ruangan itu dan melihat mu yang berdiri menggendong momo
" Sayang kenapa kau di sini ?" Tanya nya binggung
" Aku.. Aku hanya lewat! " Jawab mu gugup
" Ada apa kenapa kau terus menggonggong " Mengambilny dari mu
V kembali ke ruang begitu saja tanpa mengatakan apa pun
" Apa ini!! Dia bahkan tidak menjelaskan apa pun" Kesal mu
" Ini gelas nya~ " Memberikan mu gelas
" Sudah tidak jadi " Kesal mu pergi
" Ha? Tidak jadi yah! Jangan tinggal aku " Mengejar mu
Kau pergi ke taman belakang dengan rasa yang sangat kesal
Yorin mengerti perasan mu
" Ada apa kenapa kau sangat kesal" Menenangkan mu
" Aku tidak tau aku sangat jengkel sekarang " Melemparkan batu ke sungai
" Apa karena tadi? Apa kau sudah jatuh cinta pada tuan sekarang " Tersenyum kearah mu
" Ya.. Aku sudah kembali mencintai nya, hati ku mudah rapuh sekarang.. " Jawab mu sedih
" Mungkin kau salah paham kepada tuan.. Dia tidak mungkin melakukan itu pada u kan " Meyakinkan mu
" Ini sudah yang ke 2kali nya dia seperti ini.. Aku sangat kesal pada nya " Jawabmu sedikit marah
" Kenapa kau tidak tanya saja pada tuan siapa tau dia akan menjawab nya " Pendapat yorin
" Tidak.. Aku Terlalu takut untuk bertanya pada nya.. " Jawab mu
" Mungkin ini hanya kesalahpahaman saja.. Aku yakin tuan tidak akan melakukan itu pada mu " Menenangkan mu
__ADS_1
" Kau benar aku tidak bisa menuduhnya begitu saja tanpa alasannya yang jelas " Kau sedikit legah
Bersambung...