
Kau sedang membersihkan kamar v
"Akhirnya dia mengizinkan ku untuk menyentuh barang Barangnya ini sangat berantakan" Memberikan dengan teliti
Kau melihat sesuatu
Bingkai foto
"Apa ini? Istri tuan? Kenapa tuan di sini tampak murung? " Kau memperhatikan foto itu
"Dia.. Kenapa kami mirip ya... Apa yang ku katakan bagai mana mungkin!! " Kau sedikit Kaget dengan kemiripan kalian
Suara pintu terbuka
V masuk
"Aku akan pergi" V mengambil tas nya
"Baik~" Mendekati v
"Aku akan pulang larut tunggu di sini jangan kemana mana~" Mencium pipi mu
"Baik~ apa aku boleh membawa yorin kemarin" Tanya mu
"Ya~ jangan keluar" Pergi
Kau melanjutkan pencarian mu kau masih penasaran mungkin saja kau bisa menemukan sesuatu yang belum kau ketahuilah sebelum nya
" Ini kesempatan ku.. Mungkin saja aku menemukan jawaban yang kucari selama ini" Mengacak ngacak
Kau menemukan lagi foto lain nya
"Ini aku!!! Ya aku tidak salah! Ini foto ku bagai mana mungkin" Kau kaget menemukan foto mu..
Kau membalik foto itu dan terdapat tulisan di sana
Aku sudah menemukan mu!
"Apa maksud nya ini?? " Kau masih mencari petunjuk lain
Surat terdakwa
Pemalsuan, penipuan, perampokan, penculikan, pembunuhan, dan keonaran
Kau menemukan surat surat polisi
"Apa ini tuan mendapat banyak tuntutan kejahatan?? " Kau berusaha membaca dengan teliti
"Apa bagaimana mungkin dia bisa! Tidak bersalah atas apa yang sudah dia lakukan.. Dia sudah membunuh!!! " Kau tidak percaya
"Tunggu.. Isteri nya.. Jangan jangan..! Dia benar melakukan nya apa dia pembunuh istri nya sendiri!! Eh apa!! " Kau tidak percaya dengan apa yang kau baca
"Dia.. Benar melakukan nya tapi kenapa dia menangis waktu itu... " Kau sangat bingung
Kau mencari lebih banyak bukti
Kau menemukan beberapa bukti kejahatan yang sudah di lakukan
Dan tuntutan pembunuhannya semua itu benar dia sendirilah yang telah membunuh istrinya
"Apa dia akan membunuh ku juga.. Tapi kenapa dia.. " Kau sangat tegang
!!!!
Suara tembakan dan ledakan terdengar sangat jelas
Sesuatu terjadi di luar
Kekacawan terdengar jelas
__ADS_1
Yorin masuk dengan tergesa-gesa
"
Penyusup!! Mereka masuk!! " Yorin sangat panik
"Apa!! Bagai mana sekarang" Kau masih sook
"Aku tidak tau tuan sedang tidak ada!! " Yorin sangat bingung
"Kemarin tetap di sini! Kita harus bersembunyi sampai v kembali " Mengambil senjata v
Kalian bersembunyi
Suara langkah kami terdengar mendekat suara tembakan terus terdengar
Suara Pintu yang terbuka
Perlahan memberikan ketegangan tersendiri
Seseorang masuk
Kau menutup mulut yorin supaya dia tidak bersuara
"Itu pasti suga.. " Kau sangat yakin
"Kau di mana tikus kecil~ " Suara suga terdengar
"Apa kau ingin bermain main sekarang em~ merepotkan~ apa kau tidak ingin keluar adik kecil! Aku akan membakar rumah ini dan semua isi nya juga akan terbakar " Ejek nya
"Benar kau ingin melihat Seisi rumah ini mati baik ini yang kau inginkan" Tantang nya
V datang di saat yang tepat
"Apa yang kau lakukan di rumah ku!! " V Menodongkan senjatanya
"Dia tidak di sini! " Jawab v dengan tatapan dingin
"Aku dengar dia bersama ku.. Berikan dia pada ku" Senyuman licik nya
" Apa kau lupa.. Aku bisa saja menghancurkan mu.. Kau ingin pergi atau semua rahasia itu terbongkar sekarang" V mengancam suga
"Baik aku akan pergi.. Aku akan kembali dan membawa nya bersama ku~ " Pergi tanpa rasa bersalah
V mengelah nafas nya
" kau di mana! " V mencari mu
V tidak melihat mu di mana pun dia mulai menunjukan kekhawatiran nya
" jangan main main!! Kau di mana " Teriak nya
Kau keluar
"Syukurlah kau tidak apa " Memeluk mu
"Ya" Jawab mu
"Ada apa? " V bingung dengan sikap mu
"Katakan pada ku.. Kau harus mengakui nya.. Kau orang yang selama ini aku cari.. Apa itu benar" Tanya mu
"Kau menyadarinya" Tatapan nya sedikit gelisah
"Ya aku menemukan sesuatu.. " Memberikan sesuatu pada v
"Kau masih menyimpan nya.. Ini yang ku berikan waktu itu.. Kenapa kau tidak mengatakan nya! Kenapa kau menyembunyikan identitas mu! Pada ku.. Apa kau tau aku mencari mu" Kau tidak bisa menahan air mata mu
"... Aku takut mengakuinya" V merasa bersalah
__ADS_1
"Apa kenapa! Apa karena kau telah membunuh isteri mu sendiri karena kau mengira dia adalah aku! Ha! " Kau sangat kesal
" YAH!! AKU MELAKUKAN NYA... Aku melakukan nya... Dia telah menipu ku demi kepuasan nya.. Baik aku tidak masalah dengan tipuan itu tapi aku tidak bisa menerima dia juga menipu akan anak ku.. Dia bukan puteri ku.. Dia menipuku.. dan selingkuhannya dia juga mengambil puteri yang sudah ku anggap bagian dari hidup ku sendiri.. " Menangis
"V.. " Kau melihat dendam yang begitu dalam di mata nya
" Aku sudah lupa dengan diri ku!! Aku tidak bisa berpura pura Dalam topeng kebahagiaan ku selalu!! Aku lelah sangat lelah..Aku tidak bisa " Dia tidak bisa menghentikan emosinya
"Kau bertanya kan.. Kenapa aku tidak memberitahu kalo aku adalah dia.. Aku terlalu takut mengakuinya.. Kau akan membenci ku.. Kau akan meninggalkan ku lagi.. Dan aku tidak akan bisa melihat mu lagi " Dia tidak bisa menahan air mata nya
Kau memeluk nya
"Maaf kan aku.. Aku tidak akan meninggalkan mu lagi" Kau tidak bisa menghentikan air mata mu
"Kau tidak membenci ku.. "Memeluk mu kuat
" Tidak~ aku tidak membenci mu" Menenangkan nya
"Aku sungguh mencintai mu" Suara v terdengar sangat tulus
Kalian menangkan diri kalian sekarang
V merasa lebih baik
Kau menyuruh v berbaring karena dia kelihatan sangat lelah
V memeluk dan tidak ingin melepaskan pelukan nya dari mu
Dia tertidur
"Kau tau.. Sangat menyakitkan mengetahui semua ini... Penculik ku.. Adalah seseorang yang ku cari selama ini" Mengelus rambut v
"Aku serasa menemukanmu tapi aku tidak melihat mu... Kau Sangat jauh berbeda dari yang ku kenal.. Sikap mu.. Membuat ku tidak percaya akan ini... " Mengelus kapala v
" Tapi senyuman itu.. Kau memang dia.. Hangat dan begitu lembut " Air mata terus jatuh di pipi mu
"Kau tidak membenci ku.. " Menghapus air mata mu
"Aku benci ke Egoismu " Kau tidak bisa menghentikan air mata mu.
"......" Tidak tega melihat mu
"Kau tidak seharusnya melakukan itu.. Kau tau.. Membunuh seseorang bukan lah keputusan yang benar aku selalu mengatakan nya padamu waktu itu apa kau tidak bisa mendengar ku " Kau tidak bisa mengendalikan emosi mu
"Kenapa.. Apa kau takut jika aku melakukan nya pada adik ku~ " Menatap mu
"!! Apa maksud mu" Kau kaget dengan perkataan v
"Aku sudah tau semua dia penyebab keguguran mu.. Dan dia tetap menghukum mu di saat kau belum sembuh " Tatapan dingin nya
"Itu bukan kesalahan nya.. Dia juga tidak tau akan kehamilan ku... Dan dia juga tidak bermaksud untuk menyakiti ku.. Dia hanya membenci ku" Jawab mu
"Aku akan tetap menghukum nya atas apa yang telah dia lakukan.. Aku tidak peduli dia adik ku sekali pun" Jawab v sedikit kesal
"!! Tidak kau tidak boleh melakukan nya... Kau tidak boleh ikut campur ini urusan aku dan dia.. " Kau mengatakan nya dengan tegas
"Jangan membela nya" V menatap mu dingin
"V.. Kau ingin membuat nya tambah membenci ku.. Kau tidak boleh melakukan itu.. Aku tidak ingin hubungan kalian rusak karena aku.. Aku akan berusaha membuat nya menerima ku.. Tidak menghancurkan persaudaraan kalian... Sungguh dia tidak bermaksud menyakiti ku.. " Kau meyakinkan v
"Ah~ menyebalkan kau selalu membuat ku khawatir dan takut.. " v Menutup mata nya
"Aku akan mendengarkan mu kali ini.. Tapi jika dia menyakiti mu lagi aku tidak bisa hanya diam.. " Membaringkan tubuh nya
"Percaya pada ku.. Aku akan baik baik saja" Memeluk v
"Ya aku akan mempercayainya" V membalas pelukan mu
Bersambung..
__ADS_1