Love Of Mafia

Love Of Mafia
kebenaran apa lagi!


__ADS_3

Yorin menyisir rambut mu


" Ada apa dengan mu.. Kau sangat berbeda-beda belakang ini " Menyisir rambut mu dengan hati hati


" Aku tidak tau.. Aku rasa dia kembali... " Tatapan kosong


" Dia? Siapa yang kau maksud " Tanya yorin bingung


" Diri buruk ku.. " Menatap ke cermin


" Diri buruk mu? Apa maksud mu " Tanya yorin yang selesai menyisir  rambut mu..


" Yorin.. Apa kau akan percaya dengan perkataan ku " Menatap nya serius


" Tentu saja! Kau teman ku " Jawab yori dengan yakin


Kau menuju ke cermin


" Dia ada di sini "  Menunjuk diri mu


" Dia? Siapa dia " Tanya yorin


" Diri ku yang lain.. Dia kembali " Ketakutan mu


" Ha? Diri mu? " Berusaha memahami


" Kau tidak percaya kan" Menatap nya


" Aku tidak mengerti? " Yorin yang kebingungan


" Kau tidak akan mengerti " Membentak nya


" !!!  " Kaget dengan perubahan mu yang sangat berbeda


" Kau tidak akan mengerti ini!! " Menarik baju nya


"  tenang lah! " Ketakutan


V yang baru pulang dan melihat mu yang kambuh menarik mu menjauh dari yorin


" Apa kau ingin membunuh nya! " Bentak v kearah mu


" Dia tidak percaya pada ku! " Bentak mu


" ..." Ketakutan


" Sadarlah apa karena itu kau ingin membunuh nya " V yang marah karena emosi mu tidak terkendali


" Aku tidak tau.. " Sedih


" Ah! Ini membuat ku gila " Marah


Yorin pergi dari kamar


dia sangat takut


v sangat prustasi dengan perubahan mu yang semakin menjadi jadi


" dengar kan aku... " Menatap mu


" .... "  Kau hanya diam


" Aku tidak suka kau seperti ini " V bicara serius


" ... " Kau hanya diam dan tidak menatap nya


" Dengan kan aku! Aku akan marah jika kau tidak bisa mengendalikan emosi mu! Kau dengar " Bentak nya


" Kau.. " Menangis

__ADS_1


" Maaf~ " Memeluk mu


V tidak tega untuk membuat mu sadar dengan cara begini tapi dia harus melakukannya nya agar diri mu kembali


" Kendalikan diri mu.. Aku sangat tidak suka melihat mu begini " V terus berusaha membuatmu sadar


" Baik... " Takut


" Maaf kan aku.. Kau membuat ku sangat terluka seperti ini.. Kembalilah aku di sini " Batin nya


V memeluk mu dan membuat mu lebih tenang


Kau tertidur di pelukan nya


V menidurkan mu di kasur


" Aku akan menemukan caranya.. " Mencium pipi mu


" Kau tidak perlu khawatir aku di samping mu" Mengelus kepala mu


.....


.......


....


V pergi untuk menemui kakak mu


Dan membicarakan tentang Keperibadian ganda mu ini


" Kau menyadari nya sekarang.. " Jawab hwasa sedikit takut


" Ya.. " Jawab v


" Kau tau.. Aku bahkan tidak percaya dengan ini.. Tapi ini benar terjadi pada nya.. Aku bahkan tidak tau harus melakukan apa lagi " Jawab hwasa dengan sedih


" Apa saja yang kau ketahui tentang diri nya yang lain " Tanya v


" Apa kalian berpikir kalo dia gila" Tanya v


" Ya.. Kami pernah berpikir begitu! Hanya..  bagai mana mungkin dia gila! Itu tidak benar dia bahkan masih bisa berpikir dengan waras! Dia juga bisa membedah kan mana yang benar dan yang salah... Hanya saja ketika diri nya tidak terkendali dia akan sangat berubah " Jawab hwasa


" Kau tau.. Kapan dia akan berubah " Tanya v


" Ketika dia terlalu kesal ketika dia terlalu memikirkan sesuatu ketika pikiran kosong dan ketika dia sangat sedih di saat mentalnya terganggu dia akan berubah " Jawab hwasa


" Aku mengerti " Jawab v


" Tunggu!! Apa kau akan pergi.. Kenapa kau tidak mengembalikan adik ku! Kau tau dia sangat berbahaya " Hwasa mencoba menyakinkan v


" Aku tidak peduli dia hanya milik ku aku tidak akan mengembalikan nya pada kalian " Pergi


V kembali ke rumah dan memastikan mu baik baik saja


" Kau tidak apa " Memeluk mu yang sudah terbangun


" Ya? Ada apa kau baru pulang " Tanya mu


" Ya~ aku membeli kan mu ini " Memasangkan kalung yang indah di leher mu


" Sungguh! Ini untuk ku " Kaget mu


" Tentu saja untuk siapa lagi~ " Mencium pipi mu


" Terimakasih "mencium bibir v


" Ya~ apa tidur mu sudah puas " Tanya nya


" Iya.. Tapi entah kenapa rasa nya kepala ku sakit " Tanya mu

__ADS_1


" Kenapa? " Tanya v


" Mungkin karena aku tidur tadi.. " Jawab mu


V menatap mu dalam


" Kenapa kau menatap ku begitu? " Tanya mu


" Aku ingin menanyakan sesuatu pada mu " Tidur di pangkuan mu


" Ada apa? " Tanya mu bingung


" Kenapa daddy mu sering menyakiti mu " Menatap mu


" Itu.. Apa kau akan percaya apa yang akan ku katakan ini " Tanya mu


" Tentu saja~ " Jawab v menyakinkan mu


" Aku.. Memiliki sesuatu di tubuh ku.. " Jawab mu


" Sesuatu? " Tanya ya


" Ya sosok lain di diri ku~ dia bersama ku di dalam diri ku " Jawab mu


" Apa kau tidak takut~ " Tanya nya


" Tentu aku sangat takut.. Dia bisa melukai seseorang tanpa kesadaran ku.. Aku tidak bisa mengetahui apa yang dia lakukan saat dia menguasai ku " Jawab mu


" Apa sayang tidak akan sadar " Tanya v


" Ya~ aku bahkan tidak menyadari kapan dia akan menguasai diri ku dan kapan dia tidak menguasainya " Jawab mu


" Hubungan nya dengan daddy mu? " Bingung nya


" Di saat aku kambuh.. Aku tidak bisa menguasainya diri ku sepenuhnya dia menguasai nya dan itu membuat keributan di rumah... Daddy akan mengurung ku jika aku sudah ke terlalu dia akan mengikat ku dan memukul ku supaya membuat ku sadar " Jawab mu


" Bagai mana kau tau kau kan tidak sadar " Jawab v


" Kau tau.. Saat dia pergi aku akan merasakan apa yang terjadi pada diri ku.. Mereka tidak ingin mendengar ku kalo sebenarnya dia sudah pergi dan yang mereka pukul adalah diri ku karena itu aku bisa merasakan nya.. " Jawab mu dengan sedih


" !!! Sungguh " Kaget


" Ya.. Aku bisa merasakan apa yang mereka lakukan pada ku.. Itu sangat menyakitkan.. Andai mereka mempercayai perkataan ku... Lupakan kenapa aku meningkatnya lagi " Menampar pipi mu


" !! Apa yang kau lakukan " Kaget karena kau menampar pipi mu sendiri


" Ha? Ah~ sakit "baru menyadari nya


" Kenapa kau menampar pipi mu sendiri!! " Mengelus pipi mu


" Tangan ku yang melakukan nya! " Jawab mu


V mendekatkan diri nya sangat dekat dengan


" Selain menyakiti mu~ apa yang bisa ku lakukan agar kau bisa sadar " Tatap nya


" !!! " Mendorong nya


" Kenapa? " Binggung


" Jangan tatap aku begitu aku takut.. " Jawab mu


" Takut? Kenapa.. " Tanya binggung


" Aku tidak tau.. " Memeluk nya


V membalas pelukan mu


V memikirkan bagai mana cara nya menyadarkan mu tanpa harus memperlakukan mu kasar

__ADS_1


Dia terus memikirkan mu


Bersambung...


__ADS_2