
Pencarian mama tidak berhenti walaupun badai yang sangat ekstrem
Kesedihan daddy tidak pernah pudar dia melihat sendiri bagai mana isterinya tiada..
Saat kalian pulang dari pejalan kapal itu daddy tidak mengizinkan siapa pun yang tau akan hal ini untuk memberitahu siapa pun kalo penyebab kematian mama adalah Ulah dirimu sendiri.. Daddy menutupi nya dengan kehilangan bukan ke matian mama
Sebenarnya kau juga tidak tau akan kematian mama..
Karena yang melakukan nya bukan diri mu yang kau kenal
Melainkan diri kedua mu yang penuh dengan kegelapan dan ke Irian yang iya pendam
Seiring waktu berjalan semua juga ikut percaya kalo mama hanya menghilang.. Masih ada harapan untuk dia di temukan
" Dialah penyebab kematian nyonya~ " Membicarakan mu
" Ya aku dengar itu karena dia nyonya tidak bisa di temu kan "
Kau mendengar semua yang mereka katakan tentang mu
Kau juga mulai mengakuinya..
Penyebab sebenarnya kematian mama karena ulah mu
Walaupun kau masih tidak bisa mengingat nya
Kau melihat rio yang di penuhi kabut gelap
" Kakak.. Aku tidak percaya ini " Menatap mu sedih
" Maaf kan aku.. " sangat sedih
" Sudahlah bagai mana lagi.. Aku juga sudah mengikhlaskan semua nya.. Aku tidak tau lagi harus apa sekarang " Jawab rio tersenyum palsu
" Kau tidak usah berpura-pura baik baik saja kakak tau apa yang kau rasa " Menatap rio
carlos yang melihat kalian berdua menyadari kalo kau mulai berubah dia langsung menghampiri kalian
" Apa yang kalian lakukan di sini " Seakan tidak tau apa apa
" Tidak.. " rio yang berusaha tidak merasakan apa apa
Kau memeluk rio
" Maaf kan kakak.. " Menangis di pelukan nya
rio hanya diam dan tidak membalas pelukan mu
" Jika bukan karena aku.. Semua ini tidak akan pernah terjadi " Kau tidak bisa mengendalikan emosi mu
".... "rio Tidak bisa menahan air mata nya
" Karena kakak.. Kau harus menahan semua ini, karena kakak juga kau kehilangan mama.. Maaf kan aku.. Aku tau kau akan membenci ku.. " Kau tidak bisa menahan nya
V menarik mu dan mengendong mu
" rio... Kau bisa tinggalkan dia" Menggendong mu
Kau hanya bisa menerima ini
Kau sangat yakin adik mu akan membencimu mulai sekarang
Sangat berat menceritakan sesuatu hal sulit kau katakan apa lagi kau yakin ini akan menghancurkan perasaannya
V menenangkan mu
" Apa masih sakit " Tanya nya membawa mu menjauh
" Ya aku sangat takut... " Memeluk v kuat
" Aku di sini tidak apa~ " Memeluk mu lembut
__ADS_1
Kau melihat kesedihan yang sangat mendalam di mata rio
Dia sangat sedih sampai tidak tau bagai mana perasaan nya sekarang
Kau melihat rio yang menatap mu dan pergi menjauh
Kau tidak mau melihat kesedihan itu.. Sangat mengiris hati
V membawa mu ke kamar
" Sudah jangan menangis lagi " Menghapus air mata mu
Kau berusaha tidak menangis lagi..
Di satu sisi kau menghawatirkan adik mu... Dan di satu sisi kau tau mungkin adik mu tidak akan mau lagi bertemu dengan mu
" Apa yang ku lakukan " Memukul kepala mu berkali kali
" Aku tidak tau.. " Menahan tangan mu supaya tidak melukai diri mu sendiri
" Kenapa.. Kenapa aku bisa melakukan itu " Menatap v
V duduk di samping mu dan mengelus kepala mu
" Kita akan menemukan cara menghilangkan nya " Mencium pipi mu
Kau mengambil sesuatu
V bingung dengan tingkah mu
" Bukan nya cara menghilangkan nya adalah membunuh tempat nya! " Menaruh pisau di dada mu
V dengan cepat mengambil pisau itu
" Apa yang kau lakukan!! " Tidak sengaja terkena ujung pisau nya dan Melukai tangan nya
" !!! " Kau melihat banyak Darah yang ter tetes di lantai
" Apa kau ingin membunuh ku!! " Menatap mu tajam
" Aku sudah gila! " Kau bergetar
V sangat sabar menghadapi mu
Dia menutup luka nya dan memeluk mu
" Jangan berpikir begitu.. " Menenangkan mu
Kau sedikit tenang kau tertidur di kasur mu
V sangat prustasi dengan diri mu yang semakin memburuk dia bahkan tidak tau mana diri mu yang sesungguhnya
Dan mana diri mu yang sudah tiada
" Ada apa dengan mu.. " Menatap mu
" Apa yang membuat mu begitu takut.. Kenapa dia terus bisa menguasai mu... Aku sangat takut kau melukai diri mu sendiri " Mengelus kepala mu
V pergi meninggalkan mu
Di tempat luis
" Hentikan!!! " luis yang berusahalah menenangkan rio
" Untuk apa lagi aku hidup kakak ku bukan kakak ku mama ku sudah tiada!!! Tidak ada lagi gunanya diri ku!!! " Sangat kesal
" hentikan.. Aku berulang ulang mengingat mu.. Kendalikan diri mu.. Apa kau tidak mendengar ku" V yang baru sampai
" Aku tidak ada guna nya " Menangis
" Hidupmu adalah milik mu.. Apa kau akan mengakhiri semua nya Karena takdir yang tidak kau inginkan " luis
__ADS_1
yang berusaha membujuk nya
" Kenapa aku harus peduli akan hal itu.. Siapa yang mau hidup seperti ini.. " rio Menangis
" Kau tidak boleh begini " V yang memeluk rio
"..... " Hanya menangis
" kita bisa menghadapi ini bersama.. Aku mengerti perasan mu.. " Menenangkan yeonjun
Kau terbangun dari tidur mu
Dan menangis
" Apa kau tidak mau membiarkan ku bahagia.. " Menangis
" Apa.. Tentu saja aku ingin kau bahagia kau adalah aku" Jawab nya
" Kenapa kau lakukan ini.. Apa kau tidak tau betapa banyaknya orang yang terpukul karena perbuatan mu.. " Bertanya pada nya
" Ya aku tau.. Apa mereka juga mengerti perasan mu? Aku rasa tidak " Jawab nya
" Apa yang kau katakan.. Terus saja merek tau.. " Jawab mu
" Kau sangat bodoh dan polos semua orang melihat mu hina dan hanya beban nya saja apa kau tidak sadar kau hanya di manfaat kan di sini " Jawab nya
" Apa yang kau katakan!! Ini tidak seperti yang kau pikirkan, adik ku v merek sangat baik.. " Jawab mu
" Ha? Kau yakin.. rio? Dia hanya kesepian dan membutuhkan seseorang untuk diri nya kau hanya tempat pelarian nya saja.. V kau hanya tempat nafsunya saja di tidak benar benar mencintai mu" Jawab nya
" Apa.. Aku tidak berpikir begitu.. Mereka tulus dan sangat baik " Jawab mu dengan yakin
" Sungguh! Apa kau tidak menyadari v itu siapa dia mafia.. Dan kau lihat sendiri dia bahkan membunuh isteri nya sendiri! Bagai mana mungkin dia tulus " Jawab nya
" Tidak.. Dia memiliki alasan nya sendiri.. Itu memang salah.. Dan dia mengakui nya.. Dia mau berubah " Jawab mu
" Semua orang itu munafik sadar lah dia bahkan memiliki wanita lain " Jawab nya tersenyum licik
V masuk
" !! V kau sudah pulang.. " Menundukkan Kepala mu
" Ya " Duduk di samping mu
" Kau bicara dengan siapa? " Tanya nya melihat sekeliling nya
" Itu.. " Kau Bingung harus berkata apa
" Kemari " Menyuruh mu menatap mata nya
Kau menatap mata nya
" Apa kau meragukan ku? Jawab aku dengan jujur " Tanya nya
" Ya.. " Jawabmu sedikit ragu
" Apa yang membuatmu ragu pada ku.. " Tanya nya dalam
" Itu.. Apa kau sungguh mencintai ku" Tanya mu
" Tentu saja... Bagi mana aku harus menunjukan nya? " Tanya nya
" Aku tidak tau.. " Kau mengalihkan penglihatan mu
" Kau ingin kita menikah? " Tanya nya
" Tidak.. " Jawab mu tanpa ragu
" Kenapa? " Bukan nya hubungan kita akan terlihat jelas jika kita menikah
" V.. Aku sudah menikah "jawab mu menatap nya
__ADS_1
" Apa!!!! " Kaget v dengan perkataan mu
Bersambung...